Sejumlah tenaga asing yang akan bekerja di Indonesia terbukti  menggunkan visa wisata, fakta ini didapat dari kantor imigrasi kelas 1 yang melakukan operasi Bumi Putra Wira II yang berlangsung 20-22 Oktober 2015 
“Saat
menggerebek, kami menemukan bahwa ijin yang digunakan WNA tersebut
adalah visa kunjungan, bukan untuk bekerja” ujar Saffar Mohamad Godam
Kepala Imigrasi kelas 1 Tenjung Perak seperti dikutip dari Radar
Surabaya Sabtu (24/10) 
Warga Negara Asing (WNA) tersebut berasal dari negara China sejumlah 18 pekerja, Filipina 13 pekerja, Taiwan 1 pekerja, India 6 pekerja, dan Korea Selatan sebanyak 1 pekerja
Dari info grafis yang diambil dari Jawa Pos terdapat 9 tenaga teknis dengan tujuan kabupaten Gresik, dari total 39 WNA yang tertangkap oleg pihak imigrasi
Sumber : Radar | Jawapos