Walaupun belum optimal pelaksanaan Bus Rapid Transit (BRT) di Sidoarjo tidak membuat patah arang Dishub LLAJ Jatim, mereka sekarang sudah mengkaji pengoperasian BRT di daerah kawasan penyangga seperti Gresik dan Bangkalan
Bus Rapid Transit (BRT)
Bahkan di bangkalan sudah disiapkan 10 shelter untuk perhentian bus hibah dari Kementrian Perhubungan “mereka mengajukan langsung ke Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan Ditjen Perhubungan Darat” jelas Kepala Seksi Akreditasi Sarana dan Prasarana Bidang Lalu Lintas Dishub LLAJ JAtim Gatot Soebroto seperti dikutip dari jawapos (11/12)
sumber : jawapos, wikipedia