Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menambah jumlah program studi (prodi). Setelah prodi teknik perkapalan, kampus di Perumahan GKB itu akan mendirikan prodi kedokteran fakultas kedokteran (FK).

Kepala Biro Akreditasi UMG Sri Suryanti menyatakan, kebutuhan tenaga dokter belum tercukupi. Di Jawa Timur, jumlah dokter baru mencapai 37 persen dari jumlah penduduk. ”Jadi, banyak dokter yang jam kerjanya overload,” ujarnya kemarin (19/9).

Dia menambahkan, pendirian FK di UMG menjadi salah satu upaya memenuhi kebutuhan dokter. Meski membutuhkan biaya yang tinggi, hal tersebut merupakan bagian dari komitmen dan tanggung jawab perguruan tinggi.

Perempuan yang juga alumnus UMG itu mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kopertis wilayah VII di Surabaya. Beberapa kebutuhan berkas dan dokumen telah dilengkapi. Tinggal tenaga pengajar serta sarana dan prasarana yang masih diupayakan. ”Nanti dibangun 17 lantai. Masih proses,” katanya.

Untuk tenaga pengajar, UMG menggandeng sejumlah rumah sakit. Di antaranya, RS Muhammadiyah Gresik, RS Lavalette Malang, dan RSUD Bojonegoro. Khusus untuk RSUD Ibnu Sina, pihaknya menjalin kerja sama dalam bentuk yang lain.

Sumber: Jawa Pos

Pin It on Pinterest

Share This

Share This

Share this post with your friends!