Salah saru gudang ban motor bekas yang berada di Dusun Jogodayoh, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto dilalap si jago merah, Jumat (22/4/2016). Kebakaran yang berlangsung malam ini menghanguskan sebuah truk dan menyambar 2 rumah warga di dekat gudang. 
Saksi mata Narsum (53) warga Dusun Jogodayoh mengatakan, api berasal dari accu truk milik Abdul Mukti yang terparkir di dalam gudang. Menurut dia, sekitar pukul 19.30 Wib, dia melihat terjadi korsleting pada accu tersebut sehingga memunculkan percikan api.

“Kondisi mesin truk mati, namun saya melihat terjadi korsleting pada accu truk sehingga muncul api. Api langsung menjalar mengenai tanki solar,” kata Narsum seperti dikutip detikcom 

Hanya dalam hitungan detik, lanjut Narsum, api yang membakar tanki solar truk membesar. Api menjalar ke seluruh bagian truk. Dalam sekejap api juga menjalar ke tumpukan ban sepeda motor bekas yang berada di dalam gudang tersebut.

“Isi gudang penuh dengan ban bekas, jadi api cepat membesar,” terangnya.

Pengamatan detikcom di lokasi, api menghanguskan seluruh bagian gudang berukuran sekitar 6×8 meter itu. Truk milik Abdul Mukti terlihat hangus.

Warga sekitar dengan alat seadanya berjibaku memadamkan api. Warga berburu dengan waktu. 

Pasalnya, si jago merah mulai menjalar ke rumah Jaenuri (58) yang berada di sebelah kanan gudang dan rumah Tri Wahyu (47) yang berada di sisi kiri gudang.

Pemilik rumah, Jaenuri mengatakan, dirinya terpaksa mengevakuasi barang-barang dari dalam rumahnya lantaran api sudah membakar bagian dapur.

“Dapur rumah saya sudah terbakar, saya takut api semakin membesar,” ujarnya.

Jaenuri mengaku sempat mendengar lima kali ledakan saat truk milik Abdul Mukti mulai terbakar. “Ledakan kemungkinan dari mesin truk yang terbakar,” cetusnya.

Tri Wahyu yang rumahnya tepat di sebelah kiri gudang juga mengevakuasi barang-barang miliknya ke luar rumah. Sekitar satu jam kemudian, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Hingga pukul 21.00 Wib, petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api. Api tak lagi terlihat membara. Hanya saja, petugas melakukan pembasahan agar api tak kembali muncul. Beruntung tak ada korban luka maupun korban jiwa dalam musibah ini.