Salah satu pejabat yang dibawa KPK ke Jakarta terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy adalah Kepala Kementerian Agama Gresik Muh Muafaq Wirahadi. Informasi itu didapat dari salah satu petugas Pomal di Posko Satgaspam TNI AL Bandara Janda, Hartono. 
Ia menyebut ada sekitar 13 orang di dalam rombongan yang dimungkinkan menaiki pesawat berbeda. Salah satunya adalah Muafaq. Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Gresik Moh Nasim mengatakan, hari ini ia tidak melihat atasannya masuk kantor hari ini. 
“Wau injing mboten ketingal wonten kantor (Muafaq), kulo nggeh ngeleresan wonten kegiatan wonten Ujung Pangkah. (Tadi pagi memang tidak terlihat ngantor, setelah itu saya sendiri ada kegiatan di Kecamatan Ujung Pangkah),” ujar Moh Nasim saat dihubungi wartawan, Jumat (15/3/2019) malam.

Nasim sendiri mengaku kaget mendengar kabar tersebut. Ia tidak menyangka bahwa pimpinannya termasuk dalam rombongan yang dibawa oleh KPK menuju Jakarta bersama dengan ketua umum PPP. “Sampun semerap. Kulo nggeh semerap ndugi media, wantun maos berita (sudah tahu, saya juga tahunya dari media, setelah baca berita),” ucap dia. 

Menurut penuturan Nasim, Muafaq baru menjabat sebagai kepala Kankemenag Gresik satu bulan yang lalu. Sementara Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin yang dikabarkan turut serta dalam rombongan tersebut, sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kepala Kemenag Gresik pada periode 2012-2016. 
Sumber : Kompas