• Selasa (6/3), pukul 14.00, Suparno berburu bersama Mujianto dan Nur Machmud, tetangganya. Mereka datang ke Waduk Gedangkulut.
  • Pukul 17.00, Suparno menembak burung. Burung jatuh ke tengah waduk, dia meloncat untuk mengambilnya. Mujianto dan Nur MAchmud tidak tahu Suparno terjun ke waduk
  • Mereka hanya menemukan sarung dan senapan milik Suparno di tepi waduk.
  • Hingga pukul 17.30, Suparno belum ditemukan, Mujianto meminta bantuan.
  • Tim BPBD Gresik turun, pencarian dilakukan hingga pukul 21.00 
  • Rabu (7/3) pukul 10.00 tubuh Suparno baru ditemukan.
Kronologi Pemburu Tenggelam di Waduk Gedangkulut Cerme

Sumber: Jawa Pos
Foto Nur Nafiq