INIGRESIK.COM – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution secara mendadak memimpin mitigasi pelayanan publik bersama jajaran Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) di tiga kantor kepolisian sektor pada Senin, 24 Agustus 2026. Langkah krusial ini menyasar Polsek Duduksampeyan, Polsek Cerme, dan Polsek Menganti untuk memastikan seluruh fasilitas serta petugas kepolisian bebas dari praktik pungutan liar.
Sidak intensif tersebut difokuskan pada pengawasan fasilitas layanan warga dan evaluasi ketat terhadap mekanisme penegakan hukum oleh personel di lapangan. Pengawasan internal ini diluncurkan untuk menjamin seluruh prosedur penanganan perkara berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai hukum yang berlaku.
Langkah tegas ini diambil guna merespons tingginya ekspektasi masyarakat terhadap transparansi instansi kepolisian di tingkat lokal. Melalui pemeriksaan mendadak ini, jajaran pimpinan ingin memangkas potensi penyalahgunaan wewenang sejak dini pada unit layanan terdepan.
Dalam inspeksi mendadak tersebut, Kapolres Gresik menginstruksikan seluruh jajaran agar mengedepankan pendekatan yang humanis, responsif, serta berintegritas tinggi. Penegakan disiplin difokuskan agar masyarakat merasa aman dan terlayani dengan optimal tanpa rasa khawatir.
“Berikan pelayanan yang profesional, humanis, transparan, dan berintegritas. Jangan ada pungli dalam bentuk apa pun,” tegas AKBP Ramadhan Nasution saat memberikan arahan langsung kepada personel di Polsek Cerme.
Ia menekankan bahwa seluruh lapisan masyarakat berhak mendapatkan akses pelayanan yang cepat, mudah, transparan, serta sepenuhnya gratis sesuai peraturan yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi tindakan yang merugikan warga di area pelayanan.
Sipropam Polres Gresik turut melancarkan pengawasan ketat terhadap etika profesi, kedisiplinan, serta kepatuhan standar operasional prosedur para petugas. Penguatan ini menyasar seluruh area layanan publik mulai dari pengurusan dokumen administrasi hingga penerimaan laporan kepolisian.
Pengawasan internal yang berkesinambungan ini dirancang sebagai bentuk mitigasi dini dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi merusak citra institusi. Petugas yang melanggar dipastikan bakal menerima sanksi disiplin sesuai aturan yang berlaku.
Selain meninjau loket pelayanan publik, tim gabungan juga mengevaluasi berkas perkara serta tata cara penanganan hukum di unit reskrim tiap polsek. Evaluasi ini bertujuan memastikan tidak ada celah hukum yang dimanfaatkan oknum untuk keuntungan pribadi.
Tiga wilayah hukum polsek yang disambangi—Duduksampeyan, Cerme, dan Menganti—merupakan kawasan dengan mobilitas masyarakat serta tingkat aktivitas ekonomi yang terbilang cukup tinggi. Oleh sebab itu, kualitas pelayanan di wilayah ini menjadi prioritas utama penataan.
Inisiatif mitigasi ini membawa dampak langsung bagi warga yang sedang mengurus berbagai kebutuhan administrasi di tingkat polsek. Masyarakat kini mendapatkan jaminan kepastian hukum serta proses pelayanan yang lebih transparan dan bebas biaya tambahan.
Integritas pelayanan publik di tingkat kepolisian sektor sering kali menjadi tolok ukur utama penilaian masyarakat terhadap kepolisian secara keseluruhan. Kehadiran pimpinan secara langsung di lapangan menjadi sinyal kuat komitmen pembenahan internal yang berkelanjutan.
Langkah preventif ini sekaligus membuktikan komitmen Polres Gresik dalam mengikis stigma negatif mengenai kerumitan prosedur layanan di kepolisian. Efisiensi waktu dan kejelasan alur pengurusan menjadi fokus perbaikan yang terus didorong.
Upaya yang berfokus pada penguatan etika dan moralitas personel ini merupakan respon konkret atas arahan pimpinan Polri dalam mewujudkan transformasi pelayanan publik. Transformasi ini menyasar perbaikan aspek kultural serta struktural di ranah kepolisian.
Masyarakat mengapresiasi pengawasan mendadak yang dinilai mampu memberikan rasa nyaman saat mendatangi kantor polisi. Transparansi informasi biaya dan durasi pelayanan kini menjadi standar mutlak di setiap loket.
Melalui langkah mitigasi pelayanan publik di tiga polsek ini, Polres Gresik menegaskan komitmennya dalam memberikan jaminan kepolisian yang bersih, cepat, ramah, dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. Langkah ini menjadi fondasi penting memperkuat kepercayaan masyarakat.
Ke depan, Polres Gresik berkomitmen melanjutkan pemantauan berkala dan inspeksi serupa ke seluruh polsek jajaran lainnya di wilayah Gresik. Pembenahan sistem secara konsisten diharapkan mampu menciptakan iklim pelayanan publik yang ideal dan humanis.

