Setelah Liestiadi secara resmi berhenti sebagai pelatih tim joko samudra sejak Selasa (30/8/2016) , Tim kebanggaan Gresik ini segera mencari alternatif penggantinya, salah satunya yaitu  Jacksen Ferreira Tiago yang melihat secara langsung skuad Persegres Gresik United latihan di Stadion Petrokimia, Gresik, Jumat (2/9/2016). 


“Ini masih dalam tahap penjajakan awal. Saya sudah menawarkan kepada dia (Jacksen), untuk melatih Persegres pada putaran kedua,” tutur manajer Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono, Jumat (2/9/2016) seperti dikutip dari kompas


“Dia bersedia menyanggupi tantangan ini, hanya saja dia mau melihat dulu materi pemain yang kami miliki. Makanya dia datang hari ini,” katanya.

Bersama dengan Bagoes, pria yang sempat memperkuat klub Petrokimia Putra saat masih aktif bermain tersebut, coba mengamati kualitas skuad. Selain Bagoes, Jacksen juga ditemani oleh mantan manajernya di tim Petrokimia Putra, Imam Supardi. 


“Kedatangan dia, murni karena inisiatifnya sendiri. Tentu kami dengan senang hati menyambutnya, serta berharap dia akan berkenan menjadi pelatih Persegres pada putaran kedua,” ucap Bagoes.

Dalam kesempatan ini, Jacksen juga sempat bereuni dengan para mantan koleganya di tim Petrokimia Putra saat masih aktif bermain dulu, seperti, Sasi Kirono yang kini didapuk sebagai pelatih caretaker Gresik United, serta M Hadi yang menjabat sebagai pelatih kiper. 


“Bagi saya, Gresik sudah seperti kota sendiri. Sebab, saat pertama kali masuk Indonesia, saya langsung tinggal di Gresik. Karena itu, sebagian sejarah hidup saya ada di kota ini,” ujar Jacksen.

Meski demikian, Jacksen belum menyiratkan pernyataan jika dirinya menerima tawaran yang diberikan oleh manajemen. Ia hanya mengaku, masih akan memikirkan tawaran secara matang menjadi pelatih pada putaran kedua.

“Lihat saja nanti. Yang pasti, saya sudah tahu tentang skuad Persegres saat ini. Soal jawaban, akan saya berikan dalam waktu dekat,” ucap Jacksen.


Pascamenangani Timnas Indonesia tahun 2013, pria kelahiran Rio de Janeiro 48 tahun yang lalu ini, kemudian memutuskan melanjutkan kiprahnya di negeri tetangga, Malaysia. Dia menjadi arsitek tim Penang FA.

Namun kini Jacksen tengah jobless alias menganggur, setelah manajemen Penang FA tidak memperpanjang kontraknya


sumber : Persegres | Kompas