INIGRESIK.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Gresik kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani insiden kebakaran kendaraan bermotor. Sebuah mobil penumpang jenis Ford Explorer tahun 2004 dengan nomor polisi D 1762 RY mengalami kebakaran di Jalan Harun Thohir, Kelurahan Pulopancikan, Kecamatan Gresik, pada Senin (6/7/2026) petang.
Berdasarkan laporan resmi petugas, informasi mengenai kebakaran diterima Posko Kota Damkar Gresik pada pukul 18.42 WIB. Hanya berselang dua menit setelah laporan masuk, personel langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa armada dan perlengkapan pemadaman.
Tim pemadam tiba di lokasi pada pukul 19.06 WIB dan langsung melakukan upaya lokalisasi api agar tidak merambat ke bagian kendaraan lainnya maupun membahayakan pengguna jalan yang melintas. Berkat penanganan yang cepat dan terkoordinasi, proses pemadaman berhasil diselesaikan pada pukul 19.11 WIB.
Berdasarkan keterangan di lokasi, peristiwa bermula ketika mobil Ford Explorer tersebut sedang melaju di jalan raya. Saat dikendarai, pengemudi tiba-tiba menyadari munculnya asap dari bagian kendaraan.
Menyadari adanya indikasi kebakaran, pengemudi segera menghentikan mobil di tepi jalan untuk menghindari risiko yang lebih besar. Kepanikan sempat terjadi, namun pengemudi bersama warga sekitar berusaha melakukan penanganan awal sambil meminta bantuan.
Salah seorang warga bernama Fawait Zhuri kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik agar segera dilakukan penanganan.
Menerima laporan tersebut, Posko Kota Damkar Gresik langsung mengerahkan dua unit kendaraan operasional menuju lokasi, yakni:
- 1 unit mobil truk tangki supply Hino Karba Kecil S-05.
- 1 unit mobil truk tangki supply Toyota Dyna S-1.
Sebanyak delapan personel diterjunkan dalam operasi pemadaman, terdiri dari:
- Bowo Wiyono
- Moh. Habibi, S.E.
- Hendri Cahyono
- Nur Syamsi
- Tri Adi Dana
- Adi SW
- Boby Achmad Javiar
- M. Ma’fuD
Operasi penanganan dipimpin oleh Perwira Piket Sugiono, S.H., M.H.
Setibanya di lokasi, petugas yang telah mengenakan perlengkapan pelindung diri langsung melakukan pemadaman dengan teknik lokalisasi untuk mencegah api meluas.
Selain menyemprotkan air ke titik api, petugas juga melakukan proses pembasahan pada bagian kendaraan yang masih menyimpan panas guna memastikan tidak terjadi penyalaan kembali.
Setelah seluruh proses selesai, petugas memastikan kondisi benar-benar aman sebelum mengemasi seluruh peralatan dan kembali ke posko.
Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Selain itu, petugas juga menyatakan tidak terdapat kendala selama proses penanganan berlangsung.
Kerugian akibat kebakaran juga dilaporkan nihil karena api berhasil dikendalikan dengan cepat sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
Keberhasilan penanganan kebakaran ini tidak terlepas dari kesigapan masyarakat yang segera memberikan informasi kepada petugas pemadam kebakaran. Respons cepat warga dalam melaporkan kejadian memungkinkan personel Damkar tiba di lokasi dalam waktu singkat sehingga api dapat segera dikendalikan.
Sinergi antara masyarakat dan petugas menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko kebakaran, terutama pada insiden yang terjadi di ruang publik maupun di jalur lalu lintas yang cukup padat.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, hingga awal Juli 2026 telah tercatat 6 kejadian kebakaran dan 20 operasi penyelamatan (rescue) yang berhasil ditangani oleh petugas.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya intensitas pelayanan yang dilakukan Damkar Gresik, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan lainnya yang membutuhkan respons cepat dan profesional.
Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraan, terutama sistem kelistrikan dan ruang mesin, guna mencegah potensi kebakaran saat berkendara. Apabila menemukan kondisi darurat, warga diharapkan segera menghubungi layanan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

