INIGRESIK.COM – Wisata Alam Gosari (Wagos), destinasi wisata Gresik terbaru yang terletak di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, mencatat prestasi membanggakan. Wagos resmi masuk sebagai kandidat penerima penghargaan tertinggi (Gold) dalam ajang CSR dan Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2025, yang digelar oleh Kementerian Desa PDTT dan Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF).
Tak hanya kaya nilai sejarah—karena dulunya merupakan lokasi pabrik tembikar era Majapahit—Wagos kini menjelma menjadi pusat wisata berbasis alam dan edukasi yang sukses menarik perhatian nasional. Pada tahun 2024, jumlah kunjungan ke Wagos mencapai 485.767 wisatawan, menghasilkan pendapatan desa sebesar Rp694,3 juta.
“Wagos bukan hanya tempat wisata biasa. Ia simbol transformasi desa, dari situs sejarah menjadi penggerak ekonomi lokal melalui pariwisata berkelanjutan,” kata Sekda Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, saat mendampingi proses verifikasi lapangan oleh tim juri (18/6/2025).
Ia menambahkan, Wagos telah menunjukkan bagaimana program CSR yang tepat sasaran bisa mendorong kemandirian desa. Capaian lain termasuk penyerapan tenaga kerja lokal sebanyak 35 orang, serta peningkatan omzet UMKM hingga Rp15 juta per bulan.
Dari Majapahit ke Masa Kini: Sinergi CSR dan Wisata Desa
Program pengembangan Wagos merupakan hasil sinergi antara Pemkab Gresik, perusahaan BUMN seperti PLN UID Jatim, dan masyarakat lokal. Juri Kemendes PDTT, Grace Meyanti Putri, mengungkapkan bahwa Wagos menjadi contoh kuat bagaimana wisata desa bisa berperan dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kami ingin wisata seperti ini menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) jangka panjang, bukan sekadar program temporer,” ujarnya.
PLN sebagai mitra program CSR menyebut pengembangan Wagos masuk dalam skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, sekaligus mendukung agenda electrifying lifestyle untuk kawasan wisata.
Wagos: Wisata Gresik Terbaru Berbasis Data dan Dampak Nyata
Dengan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai 88,33 poin (kategori sangat baik), berdirinya BUMDes aktif, serta meningkatnya kualitas kelembagaan desa, Wagos bukan sekadar objek wisata. Ia adalah model ideal desa mandiri yang mengandalkan potensi lokal, budaya, dan kolaborasi lintas sektor.
“Target kami, Desa Gosari jadi desa mandiri pada 2027, lengkap dengan program tematik dan pengelolaan otonom,” tegas Washil.
Kesimpulan: Mengapa Wagos Layak Masuk Daftar Wisata Gresik Terbaru yang Harus Dikunjungi
- Berbasis sejarah dan alam unik dari era Majapahit
- Dikembangkan dengan pendekatan CSR dan pemberdayaan masyarakat
- Telah dikunjungi hampir 500 ribu orang dalam setahun
- Berpotensi menjadi PADes unggulan di Gresik
- Masuk kandidat penghargaan nasional kategori Gold

