INIGRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat pelayanan bagi jemaah calon haji tahun 2026 dengan menyediakan paket obat dan fasilitas kursi roda, khususnya untuk jemaah lanjut usia.
Program tersebut disosialisasikan pada Rabu, 22 April 2026 di Kantor Bupati Gresik sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan dan mobilitas selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa bantuan bagi jemaah tahun ini difokuskan pada kebutuhan riil yang langsung dirasakan manfaatnya, terutama terkait kesehatan dan kenyamanan selama menjalankan ibadah.
Baca Juga : TMMD ke-128 Gresik Resmi Dibuka 22 April 2026, Libatkan Ratusan Personel untuk Percepat Pembangunan Desa
Menurutnya, pola bantuan yang sebelumnya berbentuk uang kini dialihkan menjadi dukungan fasilitas dan perlengkapan kesehatan agar lebih tepat sasaran, terutama bagi jemaah lansia yang membutuhkan perhatian khusus.
Pemkab Gresik menyiapkan paket obat yang berisi vitamin harian, obat flu dan batuk, vitamin B kompleks, serta obat pereda nyeri. Paket tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kondisi fisik jemaah selama menjalani rangkaian ibadah haji yang dikenal cukup menguras tenaga.
Selain bantuan kesehatan, pemerintah daerah juga menyediakan fasilitas kursi roda dengan sistem pinjam pakai. Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya 101 jemaah asal Gresik membutuhkan alat bantu mobilitas tersebut.
Baca Juga : 468 ASN Terima SK di Gresik, Bupati Fandi Akhmad Yani Tekankan 3 Pesan Penting Soal Disiplin dan Integritas
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Gresik menyebut mayoritas jemaah calon haji tahun ini merupakan kelompok lansia. Karena itu, dukungan kesehatan dan fasilitas mobilitas menjadi hal penting untuk memastikan para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Program pelayanan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Sosial dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Sinergi lintas sektor dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan jemaah dapat terlayani secara maksimal sejak persiapan keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.
Pemerintah Kabupaten Gresik juga menyatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap pelayanan haji setiap tahun. Langkah tersebut dilakukan agar kualitas pelayanan bagi jemaah terus meningkat, terutama dalam menghadapi tantangan tingginya jumlah jemaah lansia.
Melalui program ini, Pemkab Gresik berharap seluruh jemaah calon haji dapat menjalankan ibadah dengan kondisi yang lebih sehat, aman, dan nyaman. Dukungan fasilitas kesehatan serta mobilitas dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji yang lebih humanis dan tepat sasaran.

