INIGRESIK.COM – Kepanikan melanda penumpang Kereta Api (KA) Argo Semeru pada Senin, 7 September 2026. Kepulan asap putih mendadak memenuhi gerbong penumpang di tengah perjalanan akibat pengisi daya portabel atau powerbank yang mendadak meledak saat digunakan.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan detik-detik menegangkan saat kepulan asap membubung tinggi di dalam ruangan tertutup. Sejumlah penumpang yang berada di dekat lokasi kejadian langsung panik dan berusaha menjauh dari sumber asap untuk menyelamatkan diri.
Meski sempat memicu ketegangan hebat, kesigapan para pengguna jasa di lokasi berhasil mencegah timbulnya korban jiwa. Penumpang bergegas mengambil jarak aman sembari melaporkan kejadian tersebut kepada petugas staf operasional kereta api yang sedang berdinas di rangkaian tersebut.
Insiden ini dipicu oleh perangkat pengisi daya baterai portabel yang diduga mengalami overheating atau korsleting listrik internal. Ketika unit tersebut terus terhubung dengan arus atau digunakan secara terus-menerus, kegagalan fungsi sel baterai menyebabkan timbulnya percikan api dan kepulan asap pekat.
Ruang gerbong yang tertutup rapat serta dilengkapi pendingin udara membuat penyebaran asap berlangsung sangat cepat. Kondisi tersebut langsung menciptakan ancaman visibilitas serta potensi gangguan pernapasan bagi para penumpang yang berada di dalam satu area gerbong tersebut.
Kejadian yang menimpa armada kereta api kelas eksekutif ini langsung menjadi sorotan publik setelah cuplikan video CCTV tersebar luas di media sosial. Masyarakat kembali diingatkan akan risiko laten penyimpanan dan penggunaan baterai lithium-ion berisiko tinggi saat melakukan perjalanan jarak jauh.
Respons cepat dari para penumpang yang memilih langsung menjauh ketimbang mendekati sumber api terbukti efektif meminimalkan dampak fatal. Tindakan evakuasi mandiri berskala kecil ini memberikan waktu bagi petugas untuk segera mengamankan perangkat yang terbakar dengan peralatan pemadam portabel.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) merespons tegas peristiwa ini dengan mengeluarkan imbauan keselamatan menyeluruh bagi seluruh pengguna jasa angkutan rel. Badan usaha milik negara tersebut mengingatkan pentingnya mematuhi batas aman serta standar kelayakan perangkat elektronik yang dibawa masuk ke gerbong.
Fasilitas stopkontak listrik yang disediakan di dekat setiap kursi penumpang memiliki peruntukan khusus yang wajib dipatuhi. Stopkontak tersebut dirancang hanya untuk menopang beban perangkat berdaya rendah seperti telepon seluler, komputer tablet, laptop, atau perangkat medis portabel pribadi.
Banyak pengguna jasa belum memahami bahwa menyambungkan pengisi daya portabel berkapasitas besar atau kualitas rendah ke sumber listrik kereta secara terus-menerus berisiko tinggi. Pola pengisian daya yang tidak sesuai spesifikasi dapat memicu akumulasi panas berlebih yang berujung pada ledakan.
Kerusakan sel baterai lithium-ion akibat guncangan selama perjalanan atau penggunaan adaptor yang tidak orisinal juga menjadi faktor pendorong utama. Ketika komponen internal baterai bocor, reaksi kimia yang terjadi dapat menghasilkan gas bertekanan tinggi yang sangat mudah terbakar dalam hitungan detik.
Manajemen angkutan kereta api menegaskan bahwa aspek keselamatan operasional merupakan prioritas tertinggi yang tidak bisa ditoleransi. Setiap calon penumpang diimbau memeriksa kembali kondisi fisik powerbank sebelum melakukan perjalanan, termasuk memastikan tidak ada tanda-tanda baterai kembung atau kabel yang mengelupas.
Peristiwa di KA Argo Semeru ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengguna moda transportasi publik di Indonesia. Kecerobohan kecil dalam memilih serta menggunakan perangkat elektronik pribadi berpotensi membahayakan keselamatan ratusan jiwa lain yang berada dalam satu rangkaian perjalanan.
Langkah antisipasi mandiri serta kepatuhan terhadap aturan penggunaan fasilitas publik menjadi kunci utama pencegahan musibah serupa. Masyarakat diharapkan semakin bijak dan waspada dalam membawa serta mengoperasikan perangkat elektronik berdaya simpan energi tinggi demi kenyamanan dan keselamatan bersama di jalan.

