INIGRESIK.COM – Erling Haaland gagal mencetak gol saat Manchester City menang comeback 2-1 atas Bournemouth pada laga pembuka Liga Inggris di Stadion Etihad, Minggu, 23 Agustus 2026. Hasil ini resmi menghentikan rekor impresif striker asal Norwegia tersebut yang selalu membobol gawang lawan pada pekan pertama Premier League dalam empat musim berturut-turut.
Penampilan mesin gol Man City itu menyita perhatian publik sepak bola sejak sebelum laga dimulai. Pemain berusia 26 tahun tersebut mengejutkan fans dengan memangkas rambut gondrong khasnya menjadi gaya cepak hanya beberapa jam sebelum kick-off. Sayangnya, perubahan gaya rambut itu diwarnai catatan minor di atas lapangan.
Tampil penuh selama 90 menit, penyerang bernilai ratusan juta euro ini sejatinya tidak kehilangan determinasi. Haaland melepaskan lima kali percobaan dengan dua tembakan tepat sasaran. Namun, ia menyia-nyiakan satu peluang emas yang harusnya menjadi gol pembeda dalam laga ketat tersebut.
Kegagalan ini menjadi momen langka sepanjang karier Haaland di Inggris. Sejak debutnya pada musim 2022/2023, penyerang berpostur jangkung ini selalu tampil ganas pada laga pembuka musim. Ia secara konsisten mencatatkan namanya di papan skor dan menjadi ancaman utama bek lawan sejak menit pertama kompetisi bergulir.
Rekor impresif Haaland dimulai saat mencetak dua gol ke gawang West Ham pada musim 2022/2023 untuk membawa City menang 2-0. Ketajamannya berlanjut di musim 2023/2024 dengan dua gol ke gawang Burnley saat timnya menang 3-0. Musim 2024/2025, ia melesakkan satu gol ke gawang Chelsea dalam kemenangan 2-0.
Tren positif itu berlanjut pada musim 2025/2026 ketika Haaland memborong dua gol saat Manchester City menggilas Wolverhampton 4-0. Secara keseluruhan, Haaland telah membukukan total tujuh gol khusus di pertandingan pembuka Liga Inggris sebelum catatan emas itu terhenti di tangan lini pertahanan Bournemouth musim ini.
Pertandingan sendiri berjalan sengit bagi sang juara bertahan. Manchester City sempat tertinggal lebih dulu setelah pemain sayap Bournemouth, Marcus Tavernier, membobol gawang tim tuan rumah pada menit ke-26. Kejutan ini membuat publik Etihad sempat tegang hingga memasuki fase akhir babak kedua.
Drama kemenangan The Citizens baru tercipta pada tujuh menit terakhir waktu normal. Pemain anyar Rayan Cherki tampil menjadi pahlawan pembeda dengan mencetak dua assist krusial. Umpan matangnya berhasil diselesaikan oleh Marc Guehi dan Josko Gvardiol untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Manajer Manchester City, Enzo Maresca, memberikan pembelaan terkait performa bomber utamanya yang belum maksimal. Maresca menegaskan bahwa Haaland dan beberapa pilar penting lainnya masih dalam proses mengembalikan kebugaran fisik terbaik setelah menjalani masa liburan usai berlaga di ajang Piala Dunia 2026.
Maresca menjelaskan bahwa kondisi fisik skuadnya belum merata karena keterbatasan waktu persiapan. Selain Haaland, pemain baru seperti Marc Guehi, Rayan Cherki, Nico O’Reilly, dan Elliot Anderson menganggap laga awal musim ini sebagai bagian dari fase pramusim mereka. Perbedaan kondisi fisik antar pemain menjadi tantangan utama tim saat ini.
Meski demikian, manajer asal Italia itu optimistis penampilan timnya akan segera membaik seiring berjalannya kompetisi. Faktor ketahanan fisik disinyalir menjadi alasan utama mengapa koordinasi alur serangan City belum sepenuhnya tajam, termasuk penyelesaian akhir dari Haaland yang biasanya sangat mematikan di depan gawang.
Bagi para penggemar Premier League dan manajer Fantasy Premier League di seluruh dunia, tumpulnya Haaland di laga pertama menjadi sinyal menarik. Banyak penikmat sepak bola menantikan apakah perubahan gaya rambut cepak ini benar-benar membawa pengaruh pada ketajaman Haaland atau sekadar nasib sial di laga awal.
Persaingan papan atas Liga Inggris diprediksi makin memanas sejak pekan pertama. Kemenangan dramatis ini mengamankan tiga poin penting bagi pasukan Enzo Maresca untuk menjaga posisi di jalur perburuan gelar juara. Di sisi lain, Bournemouth membuktikan bahwa tim-tim papan tengah siap memberikan perlawanan sengit.
Evaluasi fisik dan ketajaman lini depan menjadi fokus utama staf pelatih Manchester City jelang laga berikutnya. Haaland diprediksi akan bekerja ekstra keras pada sesi latihan untuk membuktikan bahwa absennya gol di laga pembuka hanyalah anomali sementara dari seorang striker papan atas dunia.
Perjalanan musim 2026/2027 masih sangat panjang dan penuh dinamika. Mampukah Erling Haaland segera mencetak gol perdana dengan gaya rambut barunya pada laga mendatang, ataukah persaingan top skor musim ini akan berlangsung lebih terbuka bagi para striker rival? Publik tentu menantikan pembuktian sang bomber di lapangan hijau.

