Categories
Artikel

Salimah Gresik Bekali Anggotanya Agar Siap Terjun di Masyarakat

Pengurus Daerah Salimah (Persaudaraan Muslimah) Gresik menggelar acara “melejitkan potensi, siap berbagi”, Sabtu (9/12), bertempat di Hotel Pesonna Gresik. Selain pembekalan untuk para kaum hawa acara tersebut juga sebagai ajang untuk memperingati hari Ibu.
Dihadiri juga utusan dari Muslimat, Aisyiyah, Wanita Islam Gresik, Fospig, serta IPG. Acara setengah hari tersebut juga memberikan pengetahuan tambahan mengenai persiapan menjadi seorang motivator atau penggerak kebaikan di masyarakat Gresik pada era digital. Sehingga siap untuk terjun menginspirasi di masyarakat.

Salimah Gresik yang dikomandani oleh Lintang Sulistyowati ini juga memiliki berbagai program pemberdayaan untuk masyarakat Gresik, baik ekonomi, pendidikan , sosial, maupun penguatan keluarga.

“Workshop diikuti oleh utusan-utusan dari belasan majlis taklim yang tersebar di Gresik, Menganti, Ccerme, Manyar dan sekitarnya” ujar Rosidah selaku humas Salimah.

“Salimah hadir berupaya membawa harapan untuk dapat menjadi salah satu komponen bangsa yang berkontribusi dalam mencari jalan keluar bagi berbagai problematika tersebut dengan program-program yang mendorong pemberdayaan perempuan, pengokohkan institusi keluarga serta perlindungan memadai bagi anak” pungkasnya..

Categories
Artikel

Gerakan Nasional UMKM Go Online

Visi ekonomi Indonesia 2020 ialah menjadi “The Digital Energy of Asia” dengan target pertumbuhan transaksi e-Commerce sebesar USD 130 milyar. Dalam mengejar visi ini, kita menghadapi dua tantangan utama yang harus diselesaikan secara seimbang dan serentak yaitu globalisasi dan sistem ekonomi yang adil dan produktif, yang berpihak pada rakyat serta terjaminnya sistem insentif ekonomi yang adil dan mandiri. 
Dalam mendukung visi bersama, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, pemerintah daerah dan pelaku bisnis e-Commerce antara lain: BLANJA.com, MatahariMall.com, Lazada, Shopee, Blibli, Tokopedia dan Bukalapak bersama – sama melakukan Gerakan Nasional digitalisasi UMKM untuk mendorong kekuatan ekonomi nasional yang berbasis UMKM. Gerakan Nasional ini juga didukung oleh 2 program pemerintah yaitu 8 Juta UMKM dan Ekonomi Kerakyatan. 
UMKM dipilih sebagai representasi ekonomi rakyat dikarenakan dapat menyerap tenaga kerja ± 90 % serta memberikan kontribusi sebesar 58% pada Produk Domestik Bruto Nasional. Terlebih lagi dari hasil survey UMKM yang telah online, dapat disimpulkan bahwa berjualan online dapat meningkatkan pendapatan UMKM hingga 26% dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja yang berimbas pada peningkatan ekonomi nasional secara berkala dan bertahap.

Roadshow hari ini merupakan roadshow pembuka dari Gerakan UMKM Go Online. Roadshow dilaksanakan serentak di 13 kota yaitu: Medan, Jambi, Palembang, Bekasi, Bogor, Balikpapan, Denpasar, Semarang, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Purwakarta, Sidoarjo dan Surabaya. 

Peresmian oleh semua stakeholder Gerakan Nasional UMKM Go Online akan diadakan pada tanggal 15 November di Jakarta.

Diharapkan Gerakan Nasional ini dapat menjadi Gerakan yang berkesinambungan dan mencapai visi kita bersama yaitu menjadikan Indonesia sebagai “Digital Energy of Asia” pada 2020.

Categories
Artikel

Inilah Sikap Resmi FSPMI Terkait Aksi Mogok Kerja

SERIKAT PEKERJA FSPMI PT SMELTING LAKUKAN MOGOK KERJA

KARENA MANAJEMEN LANGGAR KESEPAKATAN PKB

Gresik, 5 Februari 2017

Ini bukan kali pertama serikat pekerja FSPMI PT Smelting Gresik melakukan mogok kerja. Mengawali tahun 2017 sejak 8 Januari 2017, serikat pekerja yang diketuai Zaenal Arifin telah menyampaikan surat mogok kerja yang ditujukan kepada Manajemen PT Smelting dengan tembusan kepada pihak terkait seperti Disnaker tembusan ke Bupati Gresik , Polsek Manyar, Koramil Manyar dan Polres Gresik, DPRD Gresik dan DPW FSPMI Jatim. Menurut pria yang sudah menjabat ketua serikat 5 tahun ini, mogok kerja dipilih sebagai langkah terakhir akibat gagalnya perundingan pembahasan PKB (Perjanjian Kerja Bersama) VIII yang seharusnya berlaku di tahun 2017 ini. Adapun sebenarnya perundingan kedua belah pihak sudah dilakukan sejak 28 November 2016 dan berakhir tanggal 6 Januari 2017 sesuai Tata Tertib Perundingan PKB pasal 4 ayat (1).

Namun hingga tanggal berakhirnya perundingan tersebut, dari semua pasal atas draft yang diajukan Manajemen, banyak sekali pasal yg merugikan pihak pekerja dan serikat, sehingga sampai dg waktu yg ditentukan perundingan berakhir deadlock. Sehingga pihak serikat pekerja FSPMI PT Smelting memutuskan melakukan mogok kerja selama 1 bulan sesuai surat yang ditulis ke pihak2 terkait sejak tanggal 19 Januari 2017.

Menurut pria kelahiran Kediri  45 tahun yang lalu, “Langkah mogok kerja ini harus kami ambil karena Manajemen sudah keempat kalinya melakukan pelanggaran isi PKB. Salah satu contoh pelanggaran PKB misalnya diskriminasi gaji dan tunjangan antara level I s/d level IV (yaitu operator s/d Senior Engineer) dengan level V dan VI (yaitu level Asmen dan Manager) yang timpang dan tidak sesuai rumusan gaji yang tertera di PKB sebelumnya.  Dimana level I s/IV kenaikannya di angka ratusan ribu sementara level V dan VI kenaikannya menyentuh puluhan juta. Manajemen perusahaan asal Jepang yang mengolah tembaga asal Freeport ini juga pernah melakukan tindakan diskriminasi dengan menambah gaji pekerja di seksi security sebesar Rp. 2.000.000,sedangkan penambahan gaji tersebut tidak di atur di dalam Perjanjian Kerja Bersama 6 (PKB-6) tahun 2013 lalu.

“Kami melihat ada upaya-upaya Manajemen melakukan union busting (pemberangusan serikat) dan aksi “bersih2” dengan melakukan PHK kepada seluruh anggota serikat yang ikut mogok kerja  sebanyak 309 orang dan menganggap mogok yang kami lakukan tidak sah padahal sah tidaknya kegiatan tersebut ada di keputusan pengadilan hubungan industrial”. Zaenal menambahkan,” Bahkan ada beberapa anggota kami yang sedang cuti umroh atau yang sedang dirawat di rumah sakit juga mendapatkan surat PHK. Ini kan sudah keterlaluan”. Parahnya lagi karyawan yang ikut aksi mogok juga “diblacklist” oleh sejumlah Rumah Sakit yang ditunjuk perusahaan sehingga mereka tidak bisa berobat tanpa adanya surat pemberitahuan Manajemen kepada pengurus serikat atau karyawan yang bersangkutan bahwa fasilitas kesehatan mereka sudah dinonaktifkan.

“Bagi kami arogansi Manajemen PT Smelting sudah keterlaluan. Sehingga kami tetap akan meneruskan aksi mogok ini bersama anggota-anggota yang lain mulai level operator sampai level Engineer hingga tercapai kesepakatan yang win win solution”, kata Zaenal mengakhiri pembicaraan” (AS)

KRONOLOGI MOGOK KERJA

Bahwa masa berlakunya Perjanjian Kerja Bersama 7 ( PKB-7 ) berakhir pada tanggal 08 Januari 2017.

Bahwa pada tanggal 12 Oktober 2016 Perusahaan mengirimkan surat Nomor : Sad-1079/OL-O/X/16 perihal Pemberitahuan Pelaksanaan Perundingan Pembaharuan atau perubahan PKB-7  ke PKB-8.

Bahwa pada tanggal 17 Oktober 2016 Pimpinan Unit Kerja Serikat pekerja Logam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia PT.Smelting ( PUK SPL FSPMI PT.SMELTING ) mengirimkan surat tanggapan ke Perusahaan terkait pelaksanaan  PKB  8  ( Surat No. 100-SM/PUK-SPL-FSPMI-2/X/2016 )

Bahwa perundingan Perjanjian Kerja Bersama 8 (PKB-8) dimulai pada tanggal 28 November 2016, dimana masing-masing pihak yang berunding Pengusaha dan Serikat Pekerja yang diwakili PUK SPL FSPMI PT. Smelting dan SKS.

Bahwa pada tanggal 29 November sampai dengan 1 Desember 2016, Perundingan Perjanjian Kerja Bersama 8 (PKB-8) dimulai dengan membahas Peraturan Tata Tertib tentang Perundingan Pembuatan Perjanjian Kerja Bersama.

Pasal 4 ayat 1 Tata tertib menyebutkan Bahwa waktu perundingan PKB telah disepakati dimulai pada tanggal 28 Nopember 2016 dan berakhir paling lambat pada tanggal 6 Januari 2017.

Bahwa pada tanggal 6 januari 2017 perundingan Perjanjian Kerja Bersama 8 (PKB-8) berakhir sebagaimana Pasal 4 ayat 1 Tata tertib Perundingan Pembuatan Perjanjian Kerja Bersama.

Bahwa Kesimpulan poin 16 pada Notulen Perundingan Perjanjian Kerja Bersama 8 (PKB-8) tertanggal 6 Januari 2017 menyebutkan bahwa perundingan PKB-8 sesuai tata tertib Perundingan Perjanjian Kerja Bersama 8 (PKB-8) Pasal 4 ayat 1 berakhir pada tanggal 6 Januari 2017 dan kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan untuk PKB-8.

Bahwa pada tanggal 8 Januari 2017, PUK SPL FSPMI PT. Smelting mengirimkan surat Pemberitahuan Mogok Kerja yang akan dilaksnakan oleh anggota Serikat Pekerja yang dimulai pada tanggal 19 Januari 2017.

Dasar/Alasan Mogok Kerja

PT. Smelting Gresik telah melakukan pelanggaran terhadap perjanjian bersama dan Perjanjian Kerja Bersama yang sudah disepakati dengan Serikat Pekerja (PUK SPL FSPMI PT. Smelting). Pelanggaran ini sudah dilakukan sebanyak 4 (empat) kali. Pelanggaran tersebut sangat merugikan pekerja/buruh dan mengakibatkan terciptanya hubungan industrial yang tidak harmonis.

PT. Smelting melakukan pelanggaran pertama terhadap Perjanjian Kerja Bersama 6 (PKB-6) pada tahun 2013. Pelanggaran tersebut berupa tindakan diskriminasi yakni dengan menambah gaji pekerja di seksi ISFB sebesar Rp. 2.000.000,-. Penambahan gaji tersebut tidak di atur di dalam Perjanjian Kerja Bersama 6 (PKB-6).

Pelanggaran ini menimbulkan konflik di antara pekerja akibat perlakuan diskriminasi. Konflik yang timbul berakhir dengan adanya Perjanjian Bersama antara PT. Smelting dengan Serikat Pekerja pada tanggal 12 Februari 2014.

PT. Smelting melakukan pelanggaran kedua terhadap Perjanjian Kerja Bersama Ke 7 (PKB-7) pada tahun 2014. Bermula pada kebijakan perusahaan yang  melakukan mutasi pekerja/buruh di seksi IS ke seksi GA dan FB.

PT. Smelting untuk yang kedua kalinya melakukan pelanggaran serupa yakni dengan memberikan tambahan gaji (kontribusi obyek vital) Rp. 2.000.000, kepad pekerja level I di seksi GA dan FB. Aturan di dalam Perjanjian Kerja Bersama dengan jelas menyebutkan bahwa kontribusi obyek vital hanya diberikan kepada pekerja level I di seksi IS.

Pelanggaran ini menimbulkan konflik di antara pekerja akibat perlakuan diskriminasi. Konflik yang timbul berakhir dengan adanya Perjanjian Bersama antara PT. Smelting dengan Serikat Pekerja pada tanggal 29 Juni 2016.

PT. Smelting melakukan pelanggaran ke tiga terhadap Perjanjian Kerja Bersama 7 (PKB-7) pada tahun 2016.

PT. Smelting untuk yang ketiga kalinya melakukan pelanggaran dengan tidak menaikkan gaji pekerja/buruh sesuai dengan isi Perjanjian Kerja Bersama 7 (PKB-7).

PT.Smelting memberikan kenaikan gaji pekerja/buruh level 1 sampai dengan IV sebesar Rp. 350.000,-.

Sedangkan kenaikan gaji pekerja/buruh lebih besar dan berbeda di level I sampai dengan IV berdasarkan formula yang ada di Perjanjian Kerja Bersama 7 (PKB-7).

Pelanggaran ini menimbulkan konfik dan hubungan industrial yang tidak harmonis antara pekerja/buruh dengan management PT. Smelting.

Konflik yang timbul berakhir dengan adanya Perjanjian Bersama antara PT. Smelting dengan Serikat Pekerja pada tanggal 29 Juni 2016.

PT. Smelting melakukan pelanggaran keempat terhadap Perjanjian Kerja Bersama 7 (PKB-7) dan Perjanjian Bersama tertanggal yang telah disepakati tanggal 29 Juni 2016.

PT. Smelting untuk yang ke empat kalinya melakukan pelanggaran serupa yakni dengan memberikan tambahan gaji pokok sebesar kurang lebih Rp. 10.000.000,-, kepada pekerja level V sampai VI managerial di semua seksi.

Penambahan gaji pokok ini diberlakukan hanya kepada level V sampai VI Managerial saja dan tidak berlaku kepada level I sampai dengan IV.

Pelanggaran ini menimbulkan konflik di antara pekerja akibat perlakuan diskriminasi.

Oleh karenanya pada Perundingan Perjanjian Kerja Bersama 8 (PKB-8) Serikat Pekerja menuntut perlakuan yang sama karena perlakuan diskriminasi tersebut.

Tuntutan Serikat Pekerja tersebut dituangkan ke dalam draft Perjanjian Kerja Bersama 8 (PKB 8).

Sebagaimana yang tertuang dalam Tata Tertib Perundingan Perjanjian Kerja Bersama 8 (PKB-8) Pasal 4 ayat 1 bahwa waktu perundingan PKB telah disepakati dimulai pada tanggal 28 Nopember 2016 dan berakhir paling lambat pada tanggal 6 Januari 2017. Adapun perundingan berakhir pada tanggal 6 Januari 2017 dimana Pihak Pengusaha dan Serikat Pekerja belum mencapai kesepakatan untuk PKB-8. Pada akhirnya, Serikat Pekerja PUK SPL FSPMI PT. Smelting memutuskan untuk menggunakan hak Mogok Kerja sebagai upaya menyelesaikan segala permasalahan yang ada.

Tertanda

Ketua PUK SPL FSPMI PT SMELTING

ZAENAL ARIFIN

Narahubung :

081230304118

Ibnu Shobir

Categories
Artikel

Tingkatkan Kualitas Yayasan Al Ibrah Gelar Pelatihan Komunikasi

Yayasan Al Ibrah yang menaungi bebrapa sekolahan di Gresik menggelar pelatihan komunikasi Sabtu (4/2) bertempat di aula aula TKIT Al Ibrah jalan Arif Rahman Hakim. Acara yang berlangsung sejak pagi ini mengambil tema Standar Komunikasi. 
Tidak tanggung- tanggung, pakar media dan komunikasi ternama, Shiddiq Baihaqi, diundang untuk mengisi pelatihan. Menurut Direktur Tim Pelaksana Harian (TPH) Al Ibrah, Supriyadi, acara ini merupakan upaya untuk  meningkatkan kualitas SDM di lingkungan Yayasan Al Ibrah. “Kami ingin seluruh SDM di yayasan ini semakin meningkat, baik dalam kesejahteraan maupun kualitasnya. Pelatihan komunikasi ini salah satu bentuk upgrading dalam memberikan pelayanan terhadap siswa dan orangtua.” Jelas laki-laki alumni IAIN Surabaya ini.
Categories
Artikel

15 Pasang Remaja Terbaik, Lolos Menjadi Duta GenRe Gresik 2016

Gresik – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Gresik menggelar pemilihan Duta GenRe tingkat kabupaten tahun 2016 guna menjadi figur teladan serta motivator di kalangan remaja. Duta mahasiswa diharapkan berbagi pengetahuan kepada remaja lain dalam mewujudkan Generasi Berencana.

Duta GenRe yang mengikuti ajang pemilihan tingkat kabupaten adalah mereka yang memenuhi seleksi administrasi serta beberapa rangkaian seleksi yang rencananya acara grand final dilangsungkan pada hari Jum’at , 29 Oktober 2016 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) . 

Para Duta GenRe dituntut untuk selalu berperan aktif dalam menyampaikan pesan-pesan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga. Salah satu cara efektif untuk menyosialisasikan program GenRe adalah dengan melibatkan remaja itu sendiri. Dalam rangka membidik sasaran remaja, BKKBN memilih program GenRe sebagai ikon yang “akrab” dengan d
​unia remaja.

Melalui program GenRe diharapkan dapat membantu remaja untuk mempersiapkan dan merencanakan masa depannya. Adapun sasaran dari program GenRe kata dia, adalah remaja yang berada di lingkungan sekolah, pesantren, perguruan tinggi, maupun masyarakat luas. Program ini memberikan pengetahuan kepada remaja terutama tentang pendewasaan usia perkawinan serta menghindari pergaulan bebas serta penyalagunaan napza. 

Dari 31 pendaftar putra dan 42 pendaftar putri, berikut 15 pasang Duta GenRe yang berhasil lolos ke babak grand final : 
PUTRI 
1. Riska Maulani ; Kecamatan Driyorejo 
2. Rizky Desi Wulansari (UNAIR) ; Kecamatan Gresik 
3. Iin Safaati Nurjanah (ITS) ;Keamatan Kebomas 
4. Claudia Bimantari (STIE PERBANAS) ; Kecamatan Manyar 
5. Dysta Agmelia Rinty (UNAIR) ; Kecamatan Gresik 
6. Putri Rizkiana Sari (UNAIR) ; Kecamatan Kebomas 
7. Nanda Hikmah (SMA NU 1 GRESIK) ; Kecamatan Manyar 
8. Irma Puji Cahyani (UNJOYO) ; Kecamatan Kebomas 
9. Ninik Choiridah (UNAIR) ; Kecamatan Cerme 
10. Ade Rahma Pribadi (AKPER GRESIK) ; Kecamatan Kebomas 
11. Mila Ariefiani (PPNS) ; Kecamatan Kebomas 
12. Annisa Wahyuningtiyas (UINSA) ; Kecamatan Kebomas 
13. Rizka Indiani Putri (STAI AL AZHAR) ; Kecamatan Menganti 
14. Mazidatus Sakina (UB) ; Kecamatan Manyar 
15. Savitri Kurnia (UMG) ; Kecamatan Kebomas 
PUTRA

1. M. Fakhri Assyauqi (UNIR) ; Kecamatan Kebomas 

2. Reza Arfiyan (SMAN 1 KEBOMAS) ; Kecamatan Manyar 
3. Anggi Prasetyo (UNESA) ; Kecamatan Driyorejo 
4. Dwi Vicario Prasetya (ITS) ; Kecamatan Kedamean 
5. Badik Choirudin (UPN) ; Kecamatan Wringinanom 
6. Moh. Kholif Barriohim (MA MSYHUDIAH GIRI) ; Kecamatan Kebomas 
7. Reno Maulana (UNAIR) ; Kecamatan Kebomas 
8. M. Arianto Afandi (UMG) Kecamatan Menganti 
9. Hendita Sukma Darmawan (SMK SG) ; Kecamatan Gresik 
10. Nushhal Abdullah Nafi (AKPER GRESIK) ; Kecamatan Duduk Sampeyan 
11. Wildan Febriansyah (UNISLA) ; Kecamatan Benjeng 
12. Moh. Zainul Afriansyah (STIE PERBANAS) ; Kecamatan Sangkapura 
13. Saldi Syahrul Gunawan (SMA NU 1 GRESIK) ;Kecamatan Gresik 
14. Hakam Pranatagama (UNAIR) ; Kecamatan Manyar 
15. Ma’arif (PENS) ; Kecamatan Cerme 
Komponen penilaiannya adalah sebagai berikut: 
1. Rekab CV dan Sertifikat

(juri @dewi.sari608 dan @angelasi_) 

2. Essay dan Pertanyaan (juri @bagusituadit , @cameliananda ,@siti_halimaa , @wahyufirsyah) 
3. Foto terlampir

(juri @angelasi_ @cameliananda @andrianovawan)
sebagai pembanding saat perdebatan kami juga melihat sosial media finalis dan meminta pendapat pada pihak Kantor Kbpp Kab.Gresik. 

Sumber : IG @genre_gresik

Redaktur : @wahyufirsyah

Categories
Artikel

Peringati Hari Ibu PKS Gelar Lomba “Selfie With Mom”

Berbagai elemen berkreasi agar tidak tertinggal dalam momentum hari ibu tgl 22 Desember 2015 , Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga  (BPKK) PKS Gresik menggelar lomba selfie bersama ibu lomba ini diselenggarakan untuk mengingatkan pada kita semua tentang semua kebaikan ibu dengan sejenak merekam memory bersama dengan Ibu.
Peserta Lomba Selfie Melalui Media Social 

Kegiatan ini ditujukan kepada pengguna sosial media dengan tag #iloveyoumom #bpkkdpdpksgresik #hariibu, Acara yang sudah di mulai tgl 9 Desember 2015 lalu ini mendapat sambutan yg sangat luar biasa dilihat hal ini bisa dilihat dari banyaknya peserta yg memposting photo selfie nya bersama ibu.

Sungguh amatlah berbahagia orang-orang yang masih diberikan kesempatan merawat dan menjaga ibu nya di dunia ini, jadi kan kesempatan itu menjadi sebuah kesempatan menuju surga Alloh Swt ujar Dr Uyik, SpM salah satu peserta lomba selfie bersama ibu dengan gambar beliau terlihat sedang menyuapi ibunya yang terlihat sudah tua dengan sabar.

Harapan kami dengan adanya lomba photo selfi ini sedikit kita mengingatkan keberadaan ibu kita yg seringkali karena kesibukan dan lain hal sering kita lupakan kebaikan2nya ujar sdr Anik selaku ketua panitia lomba photo selfie di media sosial. Lomba ini akan berakhir tgl 29 desember sekaligus akan diumumkan 15 pemenang dgn berbagai kriteria, pose paling menyentuh, pose paling heboh dan pose paling menarik lainnya.

 
Tenaga medis asal PKS melakukan pemeriksaan tensi darah gratis 23 Desember 2015 bertempat di Pasar PPS Suci Gresik

Categories
Artikel

Daftar Pengurus PKS Gresik 2015 – 2020

Gresik – Hajatan 5 tahunan Musyawarah Daerah (MUSDA) ke 4 DPD PKS Gresik berlangsung meriah Minggu 8 nopember 2015, selain sidang untuk menentukan arah kebijakan partai 5 tahun kedepan bertempat di Resto joyo hartono utara terminal bunder dihadiri sekitar 500 kader dan simpatisan tumplek menjadi satu selain bazar ada juga pameran foto. Setelah melalui mekanisme pemilu internal dalam momen tersebut diumumkan 9 nama BPH terpilih antara lain

Dalam acara Musda ini dibuka secara resmi oleh wakil PJ Bupati bagian politik Bu Indah, dihadiri pula perwakilan dari partai politik, serta calon bupati gresik Achmad Ruba’i dan Djunaidi 

Berdasarkan SK nomor 067/d/kep/pks/1437 yang ditandatangani Arif Heri Setiawan selaku Ketua DPW Jawa Timur menetapkan 
· Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Muhammad Rusli MMT 
· Sekretaris Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Adi Wisnugraha ST 
· Ketua Dewan Syariah Daerah (DSD) Kusno Hadi S.PdI 
· Sekretaris Dewan Syariah Daerah (DSD) Syarifudin A. Md 
· Ketua Umum DPD PKS Fahrizal Muhammad Kohar S.Psi
– Wakil Ketua Suharmaji S.Ag
· Sekretaris Edi Erma Suryani A.Md

· Bendahara Rahmawati S.PdI 

· Kaderisasi Muchlisin S.PdI 
Salah satu tujuan Musda kali ini yaitu menetapkan arah kebijakan dan arah politik PKS 5 tahun kedepan sesuai visi partai yaitu berkhidmah untuk rakyat sehingga pengurus yang baru bisa membumi dan mencapai tujuan yang sudah ditetapkan bisa pecah telor di 2019
Categories
Artikel

Kampus Pencetak Imam Masjid Profesional Resmi Berdiri di Surabaya

Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah, diresmikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, Sabtu 22/08/2015, di Perak, Surabaya. Acara peresmian antara lain dihadiri oleh oleh Ketua Dewan Pembina STIDKI Ar Rahmah Ust. Muhammad Shaleh Drehem, Ketua/Rektor Ust. Ahmad Mudzoffar Jufri, Lc, MA, Rektor Unesa Prof. Dr. Warsono, MS, Pengurus PWNU Jatim Prof. Dr. KH Ali Azis, Ketua Dewan Masjid Indonesia Jawa Timur, Roziqi, dan praktisi media, beserta 200 lebih undangan lainnya. 
Dalam sambutannya, Ust.Muhammad Shaleh Drehem mengatakan, pendirian STIDKI dilandasi cita-cita yang fokus untuk mencetak imam masjid pemimpin peradaban. “Alhamdulillah, sudah banyak kampus yang meluluskan ilmuwan, ahli tehnologi, profesional bisnis, politisi, guru, hingga selebriti. Tapi masih belum banyak, bahkan mungkin belum ada, kampus yang secara khusus ingin mencetak imam masjid yang profesional. Kami ingin STIDKI Ar Rahmah mengisi peluang dakwah ini”. 
Lebih lanjut, Ustadz Muhammad Shaleh menyampaikan bahwa lulusannya diharapkan memiliki tiga karakter mumpuni. Satu, menjadi menjadi manajer dan pemimpin panutan umat. Dua, seorang imam masjid dan da’i yang hafidz 30 juz Al Qur’an. Tiga, seorang pendidik yang cakap mendakwahkan Islam dengan penguasaan ilmu syar’i yang mumpuni. “Tiga karakter dasar yang diharapkan dimiliki para alumni ini, insyaAllah menjadi bekal bagi para imam masjid masa depan untuk membimbing masyarakat membangun peradaban berhias iman”, jelas ustadz lembut yang juga ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Jawa Timur. 
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf alis Gus Ipul, menyambut gembira kehadiran kampus yang berada di daerah sekitar Perak, Surabaya ini. “Kalau imam masjidnya profesional, punya bekal ilmu yang berkualitas, saya yakin masjid-masjid kita akan lebih semarak. Tidak lagi menjadi masjid yang banyak tutupnya daripada bukanya”, ujarnya. Bahkan, lanjut Gus Ipul, masjid akan bisa menjadi basis utama pemberdayaan masyarakat. “Saya pernah ke beberapa negara di Amerika, Eropa, hingga Timur Tengah. Masjidnya sudah dikelola dengan sangat baik. Bahkan ada masjid yang jadi sarana rekreasi ruhani yang memberi inspirasi”. 
STIDKI Ar Rahmah tahun ini telah menerima 30 mahasiswa angkatan pertama. Mereka berasal dari 12 propinsi se Indonesia. Karena target yang hendak dicapai termasuk berat, pengurus STIDKI Ar Rahmah mendidik mereka dengan model boarding (asrama). “Dengan target hafal 30 juz, punya ledership dan manajerial bagus, juga menguasai ilmu syariah yang baik, tentu lebih bagus bila ditempuh dengan model asrama”, jelas Ust. Ahmad Mudzoffar Jufri, Ketua STIDKI Ar Rahmah. 
Kampus yang menyatu dengan Masjid Ar Rahmah ini menanggung semua biaya kuliah dan biaya hidup seluruh mahasiswanya selama 4 tahun masa perkuliahan. “Dengan demikian kami harap mahasiswa fokus belajar. Orang tua di rumah fokus mendoakan. Dan kami para pendidik yang fokus mendidik mereka dengan baik. Semoga cita-cita mulia ini mendapat dukungan dari masyarakat dan dilimpahi kemudahan oleh Allah”, harapnya (*)
Categories
Artikel

“Rencana Impor Beras, Bukti Minim Terobosan Dari Pemerintah”

Rencana Importasi beras yang akan dilakukan Pemerintah
disesalkan oleh kalangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), mengingat
kebijakan tersebut semakin menegaskan bahwa Pemerintah minim terobosan
kreatif dalam memecahkan ketersediaan beras nasional dan juga
membuktikan kelambanan badan urusan logistik (bulog) dalam menyerap
gabah petani.

“Insentif HPP (Harga Pokok Pembelian) terbaru yang dikeluarkan pemerintah
pada awal tahun ternyata tidak memilki pengaruh terhadap serapan Bulog
di musim panen ini. Hingga saat ini serapan Bulog jauh dari target yang
ditetapkan, sehingga menyebabkan pemerintah berinisiatif untuk membuka
kran impor beras” ungka Anggota DPR RI Komisi IV dari (FPKS) Rofi Munawar dalam keterangan persnya pada
hari Kamis, (14/5).
Bulog
di tahun ini mendapatkan target penyerapan gabah petani sebesar 2,7 juta
ton, berdasarkan pengamatan dilapangan kemungkinan lembaga tersebut
hanya mampu mencapai 470.000 ton atau 20 persen. Situasi ini akan
menyebabkan anjloknya daya beli petani / NTP, ditambah lemahnya
pemantauan pembeliaan gabah petani sesuai HPP oleh Bulog. Bahkan, dalam
beberapa kasus, Bulog malah beli beras petani dari tengkulak.

Legislator asal Jawa Timur ini menambahkan, kebijakan pemerintah untuk
meningkatkan kesejahteraan petani dinilai belum berhasil, pasalnya saat
ini daya beli petani malah anjlok saat panen raya. Berarti kebijakan
pemerintah yang kemarin menaikkan HPP belum berpengaruh dan tidak
memberikan kesejahteraan buat petani. Situasi ini menjadi salah satu
indiklator bahwa mekanisme Bulog dalam menyerap gabah petani tidak
maksimal.

“Impor saat ini dianggap menjadi jalan pintas (short
cut) paling mudah bagi Pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan
permintaan beras nasional menjelang puasa dan lebaran. Padahal beragam
insentif, subsidi dan regulasi telah dirumuskan sedari awal untuk
mencegah mekanisme impor terjadi, namun usaha pemerintah tersebut
nampaknya tidak terlalu efektif dalam mendorong produksi beras nasional
dan mengatur tata niaga yang ada. Karena perencanaan yang tidak sinergis
antar lembaga dan kementerian, pun demikian dengan rencana kerja pangan
secara umum,”sesal Rofi.

Importasi akan sulit dihindari selama
pemerintah tidak memiliki terobosan dalam meningkatkan produksi beras
nasional, seperti perbaikan infrastruktur pertanian dalam waktu dekat,
disiplin dalam pelaksanaan waktu tanam, pencegahan alih fungsi lahan dan
inovasi teknologi pertanian tepat guna. Disisi lain, di sektor hilir
lemahnya dorongan diversifikasi pangan juga sangat lemah dari pemerintah
dan tata niaga yang tidak berpihak kepada petani. (*)

Categories
Artikel

SIARAN PERS KSPI MAY DAY 29 APRIL 2015

                                 
May Day,Buruh Indonesia Sampaikan 10 Tuntutan Kepada Pemerintahan Jokowi – JK

KSPI –  May Day,kini bukanlah hanya sekedar peringatan bagi kebebasan untuk kaum buruh semata. Baik di Internasional ataupun dalam negeri. Peringatan May Day kini menjadi dasar perhitungan tersendiri atas eksistensi kaum buruh oleh pemerintah dalam semua sektor kenegaraan.

Di Indonesia sendiri, pada peringatan May Day nanti hampir 1 juta buruh akan kembali bergerak untuk turun kejalan dengan mengambil tema besar yakni ” Akhiri Keserakahan Korporasi dan Wujudkan Negara Kesejahteraan,” dan akan menyampaikan 10 tuntutan kepada pemerintahan Jokowi – JK.

Nantinya, bersama Gerakan Buruh Indonesia ( GBI) aksi akan dilakukan dengan Long March dari HI menuju Istana Negara dan khusus massa KSPI, dengan jumlah hampir 100 ribu buruh nantinya  pada jam 13.00 setelah dari Istana Negara akan bergerak menuju ke stadion GBK, Senayan, untuk merayakan May Day Fiesta dari Pukul 13.30 WIB – 17.00 WIB. Kegiatan di Stadion GBK nantinya untuk menyuarakan tuntutan para Buruh. Antara lain :

1.Tolak politik upah murah dengan menuntut kenaikan UMP/K sebesar 32 persen ( juga menolak kenaikan upah 5 tahun sekali dan mendesak pemerintah untuk merubah KHL menjadi 84 item dari 60 Item KHL).

2.Mendesak pemerintah untuk menjalankan jaminan pensiun buruh wajib pada awal Juli 2015 dengan manfaat pensiun 60% hingga 75 % dari gaji terakhir (seperti PNS). Serta menolak pembangunan Rusun untuk Buruh yang menggunakan dana dari BPJS Ketenagakerjaan, karena tidak adanya aturan hukum khusus didalam UU BPJS yang mengatur pengunaan Dana untuk pembangunan Rumah dan penggunaan dana BPJS pun harus Transparan.

3. Mendesak pemerintah untuk menambah anggaran Jamkes Rp 30 T dari APBN.

4.Mendesak pemerintah untuk segera menghapus sistem kerja Outsourcing khususnya di BUMN.

5.Menolak kenaikan harga BBM,Elpiji,TDL sesuai harga pasar.

6.Mendesak pemerintah untuk menurunkan harga barang pokok.

7.End Coorporate Greed (Akhiri Keserakahan Korporasi).

8. Mendesak pemerintah untuk mencabut aturan tentang Objek Vital dan Stop tindakan Union Busting dan kekerasan  terhadap aktivis buruh

9. Angkat guru dan pegawai honorer menjadi PNS tanpa test lagi.

10. Syahkan RUU PRT,Revisi UU perlindungan TKI dan revisi total UU PPHI.

Dasar tuntutan ini jelas, yakni selama ini KSPI melihat selama perusahaan perusahaan besar atau korporasi besar tidak mau sharing profit secara fair dalam bentuk upah layak, jaminan sosial dan pajak untuk wujudkan kesejahteraan buruh dan  serta menanggulangi kemiskinan rakyat Indonesia, maka selamanya buruh dan rakyat tidak akan hidup sejahtera akibat rakusnya para pengusaha tersebut.

Nantinya, selain di Ibukota, aksi May Day juga akan dilakukan serentak di berbagai kota dengan mulai dari  di  Aceh, Sumut,  Kepri, Lampung, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulsel, Sulut, Gorontalo, Kaltim, Kalsel, Papua dan daerah lainnya. Massa aksi nantinya akan menuju pusat pemerintahan  seperti kantor Gubernur,Walikota dan Bupati masing – masing daerah.

Terima Kasih

Said Iqbal
Presiden KSPI


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});