INIGRESIK.COM – Diduga akibat korsleting hubungan pendek arus listrik, ratusan kios pedagang di Pasar Sidayu Gresik ludes terbakar, Minggu (30/01/2022). Kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Banyaknya kios yang terbakar itu juga diakibatkan karena banyaknya bahan yang mudah terbakar sehingga membuat ratusan kios tak luput dari amukan si jago merah. 3 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Gresik dikerahkan, sejumlah truk tangki air dari sekitar Sidayu juga tampak membantu memadamkan api.
Hingga pukul 07.00 WIB, api sudah berhasil dipadamkan dan sedang dilakukan proses pembasahan oleh PMK.
BACA JUGA
- Job Fair Gresik Dibuka Awal Juli 2026, Buka Ribuan Lowongan Kerja
- Nasib Investasi dan UMKM Gresik Ditentukan Mulai Besok: 1.095 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Disebar ke Lapangan, Ini Dampaknya bagi Warga
- Aksi Donor Darah Gressmall dan PMI Gresik Amankan Stok Darah di Tengah Tingginya Kebutuhan Medis
- SMP Plus Jauharul Maknuun IBS Juara TKA 2026 Gresik dengan Nilai 68,56, Ini Daftar Lengkap 10 SMP Terbaik
- Raih JDIH Terbaik II Jatim, Pemkab Gresik Luncurkan AI Hukum Berbasis WhatsApp untuk Layanan Publik
Mendengar kejadian itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bergegas menuju lokasi kejadian kebakaran. Ia didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Gunawan Purna Atmaja, Kepala Diskoperindag Agus Budiono dan Muspika setempat langsung mendatangi lokasi kebakaran dan melihat situasi terkini di sana.
Setibanya di lokasi, Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik langsung menjumpai para pedagang yang kiosnya terbakar. Dirinya mencoba untuk menenangkan para pedagang dan berjanji secepatnya memberikan solusi terbaik.
Gus Yani mengatakan bahwa sesuai laporan yang ia terima, bahwa ada sekitar 259 kios yang terbakar. “Sementara masih proses identifikasi oleh pihak berwajib. Namun menurut laporan, ada 259 kios yang terbakar. Kerugian materiil juga masih dalam identifikasi, untuk korban jiwa nihil,” kata Gus Yani.

