INIGRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik tengah membangun gedung permanen Sekolah Rakyat di Desa Racitengah, Kecamatan Sidayu. Berdiri di atas lahan seluas lebih dari 6 hektare, sekolah ini ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 siswa dari keluarga kurang mampu mulai jenjang SD, SMP hingga SMA.
Pembangunan Sekolah Rakyat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera. Kehadiran fasilitas pendidikan ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan akses belajar sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Gresik.
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam proyek pembangunan, Sekolah Rakyat Jawa Timur 1 di Kabupaten Gresik dirancang sebagai lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak. Dengan kapasitas mencapai 1.000 siswa, sekolah ini menjadi salah satu proyek pendidikan strategis yang sedang dikembangkan di wilayah tersebut.
Berdiri di Atas Lahan Lebih dari 6 Hektare
Lokasi pembangunan sekolah berada di Desa Racitengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Luas lahan yang mencapai lebih dari 6 hektare memungkinkan pengembangan berbagai fasilitas penunjang pendidikan, mulai dari ruang belajar, sarana olahraga, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Skala pembangunan yang besar menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyediakan lingkungan belajar yang representatif bagi para peserta didik. Selain itu, keberadaan gedung permanen diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal dalam jangka panjang.
Fokus untuk Siswa dari Keluarga Kurang Mampu
Program Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan. Sasaran utama sekolah ini adalah siswa dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan dukungan agar dapat menyelesaikan pendidikan hingga tingkat menengah atas.
Dengan sistem pendidikan yang terintegrasi dari SD hingga SMA, sekolah ini diharapkan mampu menciptakan kesinambungan pembelajaran serta memberikan peluang lebih besar bagi siswa untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Dorong Peningkatan Kualitas SDM Daerah
Pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran sekolah baru dapat membuka peluang kerja, menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Gresik dan sekitarnya.
Pemerintah juga menargetkan agar fasilitas pendidikan tersebut dapat menjadi salah satu pusat pengembangan talenta generasi muda yang berasal dari keluarga prasejahtera. Dengan dukungan sarana yang memadai, siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan akademik maupun keterampilan lainnya.
Baca Juga : Forkopimda Gresik Musnahkan Barang Bukti Pidana Senilai Rp3 Miliar Lebih
Menjadi Investasi Jangka Panjang di Bidang Pendidikan
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Gresik mencerminkan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah. Dengan kapasitas hingga 1.000 siswa dan lokasi yang luas, proyek ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang yang mampu mencetak generasi unggul serta memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat yang membutuhkan.
Keberadaan Sekolah Rakyat di Gresik menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan terus menjadi prioritas. Jika berjalan sesuai rencana, fasilitas ini dapat menjadi salah satu model pengembangan pendidikan inklusif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kurang mampu di masa mendatang.

