INIGRESIK.COM – Dalam upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 10 Universitas Gresik, yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik menggelar kegiatan sosialisasi anti narkoba.
Acara ini berlangsung di Balai Dusun Kejambon pada Sabtu malam, 27 Juli 2025 pukul 19.00 WIB, dan dihadiri oleh anggota Karang Taruna setempat sebagai peserta utama. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Basuki Risdiyanto, MM., yang merupakan Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kabupaten Gresik.
Dalam pemaparannya, Basuki mengajak para peserta untuk mengenali jenis-jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya yang kerap disalahgunakan, seperti sabu, ekstasi, pil koplo, hingga alkohol. Ia juga menekankan berbagai modus peredaran narkoba yang semakin beragam, mulai dari pengaruh lingkungan pergaulan, bujuk rayu, hingga penyamaran melalui makanan dan media sosial.
“Pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat. Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak menjadi kunci utama agar generasi muda tidak mudah terjerumus,” ujar Basuki.
Selain menjelaskan bahaya narkoba secara medis dan psikologis, Basuki juga menyoroti peran penting masyarakat dalam pelaporan dan pencegahan sesuai amanat UU No. 35 Tahun 2009. Ia mengajak para pemuda Karang Taruna untuk ikut menjadi pelopor dalam gerakan anti narkoba.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa KKN berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif, terutama di kalangan pemuda dusun, untuk lebih waspada dan peduli terhadap isu narkoba.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para anggota Karang Taruna menyampaikan antusiasme serta komitmen mereka untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Trending
- Job Fair Gresik Dibuka Awal Juli 2026, Buka Ribuan Lowongan Kerja
- Nasib Investasi dan UMKM Gresik Ditentukan Mulai Besok: 1.095 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Disebar ke Lapangan, Ini Dampaknya bagi Warga
- Aksi Donor Darah Gressmall dan PMI Gresik Amankan Stok Darah di Tengah Tingginya Kebutuhan Medis
- SMP Plus Jauharul Maknuun IBS Juara TKA 2026 Gresik dengan Nilai 68,56, Ini Daftar Lengkap 10 SMP Terbaik
- Raih JDIH Terbaik II Jatim, Pemkab Gresik Luncurkan AI Hukum Berbasis WhatsApp untuk Layanan Publik
- Atasi Masalah Bocor dan Banjir, Pemkab Gresik dan PT SMF Serahkan Rumah Layak Huni di Pulo Pancikan
- Kurangi Risiko Polusi, Bupati Gresik Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kelola Limbah secara Mandiri
- Sekolah Rakyat Gresik Dibangun di Lahan 6 Hektare, Siap Tampung 1.000 Siswa Kurang Mampu

