INIGRESIK.COM – Sebuah video yang diunggah warga di media sosial mendadak viral usai memperlihatkan kondisi kebakaran hutan dan lahan yang sangat membahayakan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Senin malam pukul 22.00 WIB. Peristiwa ini mengungkap fenomena underground fire atau kebakaran bawah tanah, di mana bara api tersembunyi di dalam lapisan tanah gambut dan terus merembet hingga membentuk rongga-rongga membara yang tak kasat mata dari permukaan.
Rekaman visual tersebut menangkap momen dramatis ketika para personel relawan rescue Rumah Zakat Kalbar berjuang keras di tengah kegelapan malam. Mereka menembus asap pekat demi memadamkan titik-titik api yang terus membesar. Tanpa kenal lelah, para relawan mengalirkan air ke dalam lubang-lubang tanah yang mengepulkan asap tebal guna mencegah kobaran api menyebar lebih luas ke area permukiman warga sekitar.
Penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor secara masif. Berbagai unsur gabungan mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, Kesatuan Pengelolaan Hutan, armada pemadam kebakaran, hingga para relawan lokal saling bahu-membahu menembus medan gambut yang sangat berat dan rentan ambles.
Ancaman terbesar dari kebakaran lahan gambut terletak pada sifat alaminya yang sangat sulit dipadamkan secara total. Meskipun permukaan tanah terlihat sudah padam dan hanya menyisakan abu, lapisan gambut kering di bagian bawah kerap menyimpan bara api aktif. Kondisi ini membuat api dapat kembali membumbung tinggi sewaktu-waktu saat tertiup angin kencang.
Proses pemadaman malam hari memberikan tantangan tersendiri bagi seluruh tim rescue di lapangan. Jarag pandang yang sangat terbatas akibat pekatnya asap beracun serta risiko terjerembet ke dalam lubang api bawah tanah menjadi ancaman nyata yang mempertaruhkan keselamatan jiwa para petugas dan relawan yang tengah bertugas.
Petugas Manggala Agni bersama jajaran TNI dan Polri harus ekstra hati-hati dalam melangkah saat menyisir area terdampak. Karakteristik lahan gambut yang berongga membuat struktur tanah menjadi sangat labil setelah terbakar dari dalam. Kesalahan kecil saat melangkah dapat membuat petugas terperosok langsung ke dalam rongga bara api yang sangat panas.
Kehadiran relawan seperti tim rescue Rumah Zakat Kalbar menjadi suntikan energi penting di tengah keterbatasan personel pemadam. Dengan peralatan pompa air portabel dan penerangan seadanya, mereka terus menyiramkan air bertekanan tinggi langsung ke dalam celah-celah tanah untuk menjangkau pusat bara api yang tersembunyi jauh di bawah tanah.
Bencana karhutla ini tidak hanya merusak ekosistem hutan tropis Kalimantan yang sangat berharga, tetapi juga memicu ancaman krisis kesehatan masyarakat secara meluas. Kepulan asap pekat yang dihasilkan dari pembakaran gambut mengandung partikel berbahaya yang dapat memicu infeksi saluran pernapasan akut, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Masyarakat di kawasan Palangka Raya dan sekitarnya kini diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta membatasi aktivitas di luar rumah. Penggunaan masker standar medis menjadi hal wajib saat berada di ruang terbuka guna mengurangi paparan langsung partikel debu halus dan asap sisa pembakaran lahan.
Dukungan moral dan doa dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan oleh para pejuang garis depan yang hingga kini masih terus berjihad melawan kobaran api di Kalimantan Tengah. Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga kemanusiaan, dan warga setempat menjadi kunci utama dalam mengendalikan ancaman bencana tahunan ini.
Fenomena kebakaran bawah tanah di Palangka Raya menjadi peringatan keras akan pentingnya menjaga kelestarian dan kelembapan lahan gambut Nusantara. Penanganan cepat dan pemantauan secara berkala di area rawan sangat krusial agar musibah karhutla tidak semakin meluas dan memunculkan dampak ekologis yang jauh lebih parah di masa mendatang.

