INIGRESIK.COM – Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Betoyokauman, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta memperkuat proses pembelajaran di lingkungan desa.
Fokus utama program pengabdian tersebut diarahkan pada kegiatan pengajaran di sejumlah lembaga pendidikan, yakni TK Muslimat Betoyokauman, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) Al Hidayah. Para mahasiswa UTM menghadirkan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan serta kebutuhan peserta didik.
Kegiatan pengajaran di TK Muslimat Betoyokauman dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026. Pada sesi ini, mahasiswa memberikan pembelajaran yang berfokus pada latihan sensorik dan motorik anak usia dini. Melalui permainan edukatif dan aktivitas interaktif, anak-anak diajak melatih koordinasi tubuh, meningkatkan kepekaan indra, serta mendorong perkembangan fisik dan kognitif secara menyenangkan.

Sementara itu, di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), mahasiswa UTM menyampaikan materi etika bermedia sosial dengan penekanan pada pencegahan bullying. Materi ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini agar siswa mampu menggunakan media sosial secara bijak, santun, dan bertanggung jawab.
Di Madrasah Aliyah (MA) Al Hidayah, mahasiswa memberikan pembekalan mengenai teknik penyusunan makalah yang efektif. Materi tersebut membantu siswa memahami struktur karya ilmiah, penggunaan bahasa akademik yang tepat, serta meningkatkan kemampuan menulis sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Tak hanya itu, mahasiswa UTM juga mengadakan pelatihan public speaking di MTs dan MA Al Hidayah. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan rasa percaya diri siswa, melatih kemampuan berbicara di depan umum, serta meningkatkan keterampilan menyampaikan gagasan secara efektif dan komunikatif.
Seluruh rangkaian kegiatan pengabdian ini mendapat respon positif dari pihak sekolah, guru, dan para siswa. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut karena memberikan manfaat langsung serta menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda dan inspiratif.
Melalui program pengabdian desa ini, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura berharap mampu memberikan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat Desa Betoyokauman, khususnya dalam bidang pendidikan, sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

