Seorang pelukis muda berbakat asal Gresik Ariel Ramadhan (20), menyumbangkan sebuah lukisan karyanya kepada RS Ibnu Sina Gresik. Ariel berharap lukisannya ini dapat memberikan spirit bagi para tenaga kesehatan yang tengah berjuang menyembuhkan pasien Covid-19.

Pada kesempatan ini Ariel oleh Wakil Direktur RSUD Ibnu Sina Maftukhan dan dr. Wiwik Kurnia Ilahi selaku dokter Covid-19 RSUD Ibnu Sina mengatakan bahwa dirinya ingin menjadi bagian masyarakat yang bisa berjuang melawan Covid-19 yang telah menyerang masyarakat dunia.

“Saya senang bisa memberikan lukisan saya ke RSUD Ibnu Sina. Ada kepuasan tersendiri ktika lukisan saya bisa dilihat oleh para dokter dan perawat yang setiap hari bekerja keras untuk menyelamatkan korban Covid-19,” kata Ariel, Selasa (2/3/2021).

Sementara Eko Sumargo, orang tua Ariel yang turut hadir bersama Arik S Wartono selaku kurator dan guru lukis Ariel di Sanggar Daun mengatakan jika anak bungsunya itu memang gemar melukis sejak kecil. Dan ketika pandemi ini terjadi ide-ide lukisan Ariel juga sedikit terpengaruh mengenai kondisi pandemi, salah satunya adalah lukisan yang berjudul Bersatu Melawan Pandemi berukuran 80 x 100 cm yang dibuat dengan menggunakan campuran cat air dan cat akrilik di atas kanvas.

“Untuk melawan Covid-19 kita tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan saja. Tapi kita harus bersama-sama dan saling menguatkan satu sama lain untuk melawan Covid-19, tentunya sesuai dengan peran masing-masing. Disini peran Ariel sebagai pelukis yang turut memberikan motivasi dan semangat bagi tenaga kesehatan yang setiap hari berjuang menyelamatkan korban Covid-19,” ucap Eko Sumargo.

Sedang Arik S Wartono, kurator lukisan sekaligus pendiri dan pembimbing utama Sanggar Daun menambahkan jika Ariel ini adalah salah satu anak didiknya yang gemar melukis kapal pinisi. Karena itu dalam karya yang dihadiahkan kepada RSUD Ibnu Sina ini tetap terdapat gambar kapal pinisi yang merupakan kapal tradisional asli Indonesia.

“Dalam lukisannya ini Ariel melukis perahu pinisi berbendera Indonesia dengan layar yang terdapat lambang palang merah. Sementara di atas kapal pinisi Ariel menggambarkan berbagai macam profesi masyarakat Indonesia mulai dari dokter, tentara, polisi, pedagang, mahasiswa, pemuka agama dan lain sebagainya yang semuanya mengenakan masker. Makna dari lukisan ini adalah kita harus bersama-sama berjuang untuk tetap sehat dan selamat dari Covid-19,” jelas Arik.

Sementara dr. Wiwik Kurnia Ilahi mewakili RSUD Ibnu Sina mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ariel Ramadhan yang telah memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan, terutama yang bertugas di RSUD Ibnu Sina. Semoga dengan adanya lukisan ini para tenaga kesehatan lebih bersemangat dalam menjalankan tugasnya.

“Kami berterima kasih banyak kepada Ariel Ramdhan yang sudah mengapresiasi kami sebagai tenaga kesehatan. Semoga dengan lukisan ini semakin menyadarkan kita bahwa tugas melawan Covid-19 bukan hanya tugas tenga kesehatan dan pemerintah saja, namun juga tugas kita bersama. Jadi nantinya meski sudah diberi vaksin tapi protokol keshtana juga harus dipatuhi agar pandemi ini bisa cepat berakhir,” ujar dr. Wiwik.

Pin It on Pinterest

Share This

Share This

Share this post with your friends!