INIGRESIK.COM – Aksi dua pencuri spesialis pembobol sekolah di Gresik akhirnya berakhir di tangan polisi. Kedua pelaku berinisial ART (34), warga Bojonegoro, dan AS (35), asal Tangerang, ditangkap oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik setelah ketahuan telah membobol tujuh sekolah di wilayah Kabupaten Gresik.
“Mereka sudah beraksi di tujuh tempat berbeda. Setiap aksinya selalu menyasar sekolah dan mencuri barang-barang inventaris,” jelas Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni, Senin (2/6/2025).
Salah satu lokasi yang jadi sasaran adalah MI Al-Falah di Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas. Aksi mereka terungkap saat petugas kebersihan menemukan ruang guru dalam kondisi berantakan.
Tak berhenti di situ, tiga hari kemudian, aksi serupa terjadi di dua sekolah lainnya: SMP dan SMK Manbaul Ulum di Desa Kawisanyar. Para pelaku menggasak berbagai barang elektronik, termasuk alat perekam CCTV (DVR). Total kerugian ditaksir mencapai Rp 70 juta.
“Di lokasi itu, mereka diduga masuk dengan cara merusak atap sekolah,” tambah Abid.
Berdasarkan laporan dan olah TKP, polisi akhirnya menemukan jejak pelaku. Tersangka ART lebih dulu diamankan saat berada di Bojonegoro. Belakangan diketahui bahwa keduanya merupakan bagian dari komplotan spesialis pembobol sekolah.

