INIGRESIK.COM – Kabupaten Gresik kembali mencuri perhatian dunia internasional. Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) sukses menggelar The 9th International Conference on Political Science (ICPS) Kolaboraya di halaman Kantor Bupati Gresik, Rabu malam (17/9/2025).
Acara bergengsi ini menghadirkan 22 delegasi dari Asia, Timur Tengah, hingga Afrika, seperti Qatar, Arab Saudi, Oman, Palestina, Yordania, Kirgizstan, Tanzania, dan Kazakhstan. Kehadiran para delegasi menunjukkan tingginya atensi global terhadap potensi Gresik, khususnya dalam sektor investasi dan kerja sama geopolitik.
Gresik Jadi Pusat Perhatian Dunia
Mengusung tema “Geopolitik: Indonesia Aman, Investasi Gresik Mendunia”, konferensi internasional ini bukan sekadar forum akademik, melainkan momentum strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi dan sosial Gresik ke kancah internasional.
Data menunjukkan, nilai investasi di Kabupaten Gresik tahun 2024 tercatat mencapai Rp42,7 triliun (sumber: DPMPTSP Gresik). Angka ini menempatkan Gresik sebagai salah satu daerah dengan kontribusi investasi terbesar di Jawa Timur. Kehadiran forum global ini diyakini akan semakin memperkuat posisi Gresik sebagai magnet investasi asing.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa acara ini merupakan pintu emas bagi daerah untuk dikenal luas.
“Kami ingin mengenalkan Gresik sebagai daerah yang aman, terbuka, dan potensial bagi investasi. Konferensi ini adalah pintu untuk memperluas kerja sama dengan berbagai pihak dari mancanegara,” ujarnya.
Gresik Mendunia Lewat Kolaborasi
Selain dihadiri Bupati Gresik dan Wakil Bupati dr. Asluchul Alif, acara ini juga menghadirkan Direktur Sekolah Pascasarjana UNAIR, Achmad Chusnu Romdhoni, yang menekankan pentingnya kolaborasi akademisi, pemerintah, dan dunia usaha dalam menghadapi tantangan global.
Dengan positioning baru sebagai kota industri, perdagangan, dan pendidikan, Gresik kini menegaskan diri bukan hanya dikenal sebagai kota santri dan sejarah, tetapi juga sebagai daerah dengan daya tarik global.
Konferensi ICPS ini menjadi bukti nyata bahwa “Gresik Mendunia” bukan sekadar slogan, melainkan realitas yang kini mendapat pengakuan internasional.

