INIGRESIK – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-32 Kabupaten Gresik tahun 2026 resmi ditutup pada Minggu, 19 April 2026, di Islamic Center Kecamatan Balongpanggang. Penutupan dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, sekaligus menegaskan Kecamatan Bungah sebagai juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Keberhasilan Bungah mencetak hat-trick juara umum tidak terlepas dari performa konsisten di berbagai cabang perlombaan. Kafilah Bungah tercatat mendominasi sejumlah kategori strategis, mulai dari tilawah, syarhil Qur’an, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), serta cabang seni islami lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ tahun ini. Ia menilai ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Gresik.
Baca Juga : Keluhan Warga Direspons, Dinas PUPR Gresik Terjunkan Tim Tinjau Jalan Rusak Hulaan–Randupadangan
“Seluruh rangkaian MTQ ke-32 telah berjalan dengan baik. Terima kasih atas dedikasi dewan hakim, panitia, kafilah, serta seluruh pihak yang terlibat,” ujar Yani.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan di tingkat kecamatan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, pondok pesantren, sekolah, dan madrasah menjadi kunci dalam mencetak kafilah unggul yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
Bupati Gresik turut mengingatkan para juara agar segera mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Tulungagung. Ia berharap prestasi di tingkat kabupaten dapat menjadi modal kuat untuk meraih hasil maksimal di tingkat provinsi.
Baca Juga : Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Dibuka hingga 31 Mei, Kemenag Tawarkan Program S1–S3 dan Double Degree
Sementara itu, Camat Bungah Muhammad Izul Muttaqin mengungkapkan rasa syukur atas capaian kafilahnya. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara peserta, pembina, dan dukungan masyarakat.
“Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh kafilah, pembina, serta dukungan masyarakat Bungah. Kami sangat bangga dengan capaian ini,” ujarnya.
Izul menambahkan, gelar juara umum tahun ini menjadi yang ketiga secara berturut-turut setelah sebelumnya diraih pada MTQ di Sangkapura dan saat Bungah menjadi tuan rumah. Ke depan, pihaknya akan memperkuat pembinaan melalui koordinasi dengan LPTQ dan para pelatih untuk menjaga konsistensi prestasi.
Selain itu, langkah verifikasi ulang peserta terbaik juga akan dilakukan guna memastikan kesiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi. Bungah menargetkan dapat kembali menyumbang prestasi bagi Kabupaten Gresik di ajang MTQ Jawa Timur.
Penutupan MTQ ke-32 ini tidak hanya menandai berakhirnya rangkaian perlombaan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan generasi Qur’ani yang berprestasi dan berdaya saing. Dengan capaian tersebut, Gresik optimistis mampu tampil lebih kompetitif di tingkat provinsi hingga nasional.

