INIGRESIK.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Sunan Gresik melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan produk teh celup herbal SIRANI (Sirsak, Serai, dan Nipis) di Balai Desa Desa Lasem pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh kelompok ibu-ibu dan masyarakat setempat sebagai upaya meningkatkan keterampilan pengolahan hasil pertanian lokal menjadi produk bernilai ekonomi.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Desa Lasem Melalui Inovasi Produk Teh Celup Herbal SIRANI (Sirsak, Serai, dan Nipis)”. Program tersebut dipimpin oleh Farah Rosyidah Diyana bersama anggota tim dosen Putri Elok Septiana Dewi dan Zenny Faridatus Sa’diyah, serta melibatkan mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan lapangan.
Dalam sambutannya, Farah Rosyidah Diyana menyampaikan bahwa Desa Lasem memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya tanaman herbal seperti daun sirsak, serai, dan jeruk nipis yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat agar tanaman pekarangan yang mudah ditemukan dapat diolah menjadi produk teh herbal yang sehat, higienis, menarik, dan memiliki nilai jual.” ujarnya.
Pelatihan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya penanganan hasil pertanian, kandungan dan manfaat tanaman herbal lokal bagi kesehatan. Kemudian cara pengolahan bahan mulai dari proses sortasi bahan baku, pencucian, pengeringan, penghalusan bahan, pencampuran formulasi, hingga teknik pengemasan produk teh celup menggunakan tea bag dan pouch kemasan.
Selain pelatihan teknis produksi, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya desain kemasan agar produk lebih menarik dan dapat bersaing di pasaran. Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung.
Program ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal serta meningkatkan kreativitas dan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Produk teh herbal SIRANI juga diharapkan dapat menjadi salah satu produk unggulan Desa Lasem yang memiliki daya saing dan manfaat kesehatan bagi masyarakat luas.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta dukungan terhadap program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat.

