Close Menu
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Kuliner Gresik
  • Wisata Gresik
  • Daftar Isi
    • Bibliography
    • Boso Gresikan
    • Budaya Gresik
  • Profil Media
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
    • ABSEN
      • TIMER
      • SERTIFIKAT
  • PESAN

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Raih 419 Medali di IKMC 2026, SDIT Al Ibrah Gresik Ukir Prestasi Gemilang di Ajang Matematika Internasional

Juni 3, 2026

USG Edukasi 264 Siswa SMAN 1 Dukun soal AI dan Machine Learning, Pemahaman Meningkat hingga 29,85 Persen

Juni 2, 2026

Dari Limbah Jadi Peluang Usaha, USG Latih Warga Karangcangkring Membuat Briket Biomassa

Mei 28, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Raih 419 Medali di IKMC 2026, SDIT Al Ibrah Gresik Ukir Prestasi Gemilang di Ajang Matematika Internasional
  • USG Edukasi 264 Siswa SMAN 1 Dukun soal AI dan Machine Learning, Pemahaman Meningkat hingga 29,85 Persen
  • Dari Limbah Jadi Peluang Usaha, USG Latih Warga Karangcangkring Membuat Briket Biomassa
  • Universitas Sunan Gresik Dorong Kemandirian Pupuk Petani Desa Lasem Lewat Inovasi Biofertilizer Daun Sirsak
  • Dosen Universitas Sunan Gresik Edukasi Warga Desa Lasem soal Biopori, 84 Persen Siap Terapkan di Rumah
  • Universitas Sunan Gresik Dorong Pertanian Ramah Lingkungan, Karang Taruna Desa Lasem Dilatih Buat Biopestisida Alami
  • Dari Pekarangan ke Produk Bernilai Jual, Universitas Sunan Gresik Gelar Pelatihan Teh Herbal SIRANI di Desa Lasem
  • Lawan Bau dan Asap! Warga Desa Lasem Sidayu Sulap Sampah Dapur dan Daun Kering Jadi “Emas Hitam”
Facebook X (Twitter) Instagram
inigresik.cominigresik.com
  • Home
  • Berita
  • Artikel

    Raih 419 Medali di IKMC 2026, SDIT Al Ibrah Gresik Ukir Prestasi Gemilang di Ajang Matematika Internasional

    Juni 3, 2026

    USG Edukasi 264 Siswa SMAN 1 Dukun soal AI dan Machine Learning, Pemahaman Meningkat hingga 29,85 Persen

    Juni 2, 2026

    Dari Limbah Jadi Peluang Usaha, USG Latih Warga Karangcangkring Membuat Briket Biomassa

    Mei 28, 2026

    Universitas Sunan Gresik Dorong Kemandirian Pupuk Petani Desa Lasem Lewat Inovasi Biofertilizer Daun Sirsak

    Mei 24, 2026

    Dosen Universitas Sunan Gresik Edukasi Warga Desa Lasem soal Biopori, 84 Persen Siap Terapkan di Rumah

    Mei 23, 2026
  • Kuliner Gresik

    Dimsum Mentai: Perpaduan Lezat Oriental dan Jepang yang Bikin Nagih!

    November 29, 2025

    Gulai Ubus, Kuliner Langka Khas Gresik yang Terinspirasi dari Masakan Arab

    Oktober 31, 2025

    Menikmati Soto Terenak di Gresik: Sensasi Kuliner yang Wajib Dicoba

    Februari 14, 2025

    10 Kuliner Khas Gresik yang Wajib Dicoba, Dijamin Lezat!

    Februari 13, 2025

    Bongko Kopyor: Takjil Legendaris Khas Gresik di Bulan Ramadan

    Januari 28, 2025
  • Wisata Gresik

    Wagos Masuk Kandidat Penghargaan Nasional: Wisata Gresik Terbaru Ini Gaet 485 Ribu Pengunjung dan Rp694 Juta Pendapatan

    Juni 19, 2025

    10 Tempat Wisata Hits Gresik 2025: Destinasi Kekinian yang Wajib Dikunjungi

    Juni 17, 2025

    Wisata Baru di Gresik 2025: Destinasi Menarik yang Wajib Dikunjungi

    April 1, 2025

    Telaga Ngipik: Wisata Alam Eks Tambang yang Menyuguhkan Keindahan di Gresik

    Januari 28, 2025

    Rekomendasi Wisata Edukasi Lontar Sewu Gresik

    Januari 14, 2025
  • Daftar Isi
    • Bibliography
    • Boso Gresikan
    • Budaya Gresik
  • Profil Media
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
    • ABSEN
      • TIMER
      • SERTIFIKAT
  • PESAN
inigresik.cominigresik.com
Home » “Anjing Liar” Ancaman Serius bagi Satwa Endemik Pulau Bawean
Artikel

“Anjing Liar” Ancaman Serius bagi Satwa Endemik Pulau Bawean

INIGRESIK-Pulau Bawean dikenal akan keindahan alam serta tingginya tingkat endemisitas keanekaragaman hayati. Pulau kecil di Laut Jawa ini merupakan satu-satunya habitat alami Rusa Bawean (Axis kuhlii), satwa endemik yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia. Saat ini, Rusa Bawean berstatus Critically Endangered dalam Daftar Merah IUCN.
Balqis Anisa MaharaniBy Balqis Anisa MaharaniJanuari 7, 2026Tidak ada komentar
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
IMG 6782
Rusa Bawean di penagkaran rusa desa Pudakit Barat kecamatan sangkapura yang mulai kurang terawat dari pemberian makanan.Selama Januari ada dua ekor rusa yang mati dan kurus ridak terawat. (12/02/16) FOTO: Guslan Gumilang/Jawa Pos
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

INIGRESIK-Pulau Bawean dikenal akan keindahan alam serta tingginya tingkat endemisitas keanekaragaman hayati. Pulau kecil di Laut Jawa ini merupakan satu-satunya habitat alami Rusa Bawean (Axis kuhlii), satwa endemik yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia. Saat ini, Rusa Bawean berstatus Critically Endangered dalam Daftar Merah IUCN.

Populasi rusa Bawean terus menunjukkan tren penurunan dari tahun ke tahun. Hasil penelitian sebelumnya memperkirakan jumlah individu dewasa berkisar antara 120–277 ekor (Rahman et al., 2023). Namun, kajian terbaru pada tahun 2025 menunjukkan bahwa populasi individu dewasa kini kurang dari 250 ekor (Ariyanto et al., 2025). Kondisi ini diperparah oleh tingkat kelahiran yang sangat rendah, yakni hanya sekitar 17 anakan per 100 betina, sehingga proses pemulihan populasi berlangsung sangat lambat.

Selain rusa, Pulau Bawean juga menjadi habitat Babi Kutil Bawean (Sus verrucosus), satwa endemik Indonesia yang saat ini berstatus Endangered menurut IUCN. Dengan sebaran yang terbatas dan tekanan manusia yang tinggi, kedua satwa ini berada dalam kondisi yang sangat rentan terhadap kepunahan.

Sayangnya, penurunan populasi tersebut tidak terjadi secara alami. Berbagai tekanan terus mengancam keberlangsungan hidup satwa endemik Bawean, mulai dari fragmentasi habitat, gangguan aktivitas manusia, hingga ancaman yang semakin nyata dalam beberapa tahun terakhir, yaitu keberadaan anjing liar dengan populasi yang terus meningkat.

Anjing liar yang dimaksud merupakan anjing domestik (Canis familiaris) yang awalnya dipelihara dan dilatih untuk berburu, kemudian dilepaskan atau dibiarkan hidup bebas tanpa pengawasan. Anjing-anjing ini tidak hanya berkeliaran di sekitar permukiman, tetapi juga masuk ke kawasan hutan dan batas kawasan konservasi, yang merupakan habitat inti Rusa Bawean.

Beberapa kasus telah menunjukkan bahwa rusa Bawean mati akibat dikejar anjing liar. Bahkan, terdapat kejadian rusa masuk ke permukiman warga dalam kondisi stres dan kelelahan setelah dikejar, sebelum akhirnya berhasil diselamatkan. Penulis sendiri pernah mengamati kelompok anjing liar berjumlah 5–7 ekor berkeliaran di perbatasan kawasan hutan—jumlah yang cukup untuk memburu satwa liar berukuran sedang seperti rusa.

Ancaman serupa juga dihadapi oleh Babi Kutil Bawean (Sus verrucosus). Satwa ini kerap dianggap sebagai hama pertanian karena merusak tanaman warga. Akibatnya, perburuan masih dilakukan oleh sebagian kelompok masyarakat dengan menggunakan anjing pemburu. Aktivitas ini sering kali masuk hingga ke kawasan konservasi, padahal perburuan di area perlindungan merupakan tindakan yang jelas dilarang. Selain berdampak langsung pada babi kutil, praktik ini turut memperbesar populasi anjing liar yang kemudian menjadi predator oportunistik bagi satwa lain, termasuk Rusa Bawean.

Setelah perburuan selesai, tidak sedikit anjing pemburu yang ditinggalkan, berkembang biak tanpa kontrol, dan akhirnya membentuk populasi anjing liar. Kondisi ini menciptakan tekanan ekologis baru di Pulau Bawean—sebuah pulau kecil dengan ekosistem yang rapuh dan satwa endemik yang jumlahnya sangat terbatas.

Apabila tidak segera ditangani, keberadaan anjing liar berpotensi menggagalkan berbagai upaya konservasi yang telah dilakukan, termasuk program penangkaran dan pelepasliaran Rusa Bawean. Kehilangan satu individu dewasa saja dapat berdampak besar terhadap dinamika populasi, mengingat jumlah individu yang sedikit dan tingkat kelahiran yang rendah.

Oleh karena itu, pengelolaan populasi anjing liar harus menjadi bagian penting dari strategi konservasi Pulau Bawean. Upaya ini dapat dilakukan melalui pengendalian populasi anjing, peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, pengelolaan perburuan yang lebih bijak, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan konservasi, peneliti, dan masyarakat lokal.

Melindungi Rusa Bawean dan Babi Kutil Bawean bukan semata-mata menyelamatkan dua spesies langka, tetapi juga menjaga identitas ekologis Pulau Bawean. Tanpa langkah nyata untuk mengatasi ancaman anjing liar, Bawean berisiko kehilangan dua satwa ikoniknya untuk selamanya.

gresik Gresik United Kabar Gresik Sejarah Gresik
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
Balqis Anisa Maharani

Related Posts

Raih 419 Medali di IKMC 2026, SDIT Al Ibrah Gresik Ukir Prestasi Gemilang di Ajang Matematika Internasional

Juni 3, 2026

USG Edukasi 264 Siswa SMAN 1 Dukun soal AI dan Machine Learning, Pemahaman Meningkat hingga 29,85 Persen

Juni 2, 2026

Dari Limbah Jadi Peluang Usaha, USG Latih Warga Karangcangkring Membuat Briket Biomassa

Mei 28, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Postingan Terbaru
  • Raih 419 Medali di IKMC 2026, SDIT Al Ibrah Gresik Ukir Prestasi Gemilang di Ajang Matematika Internasional
  • USG Edukasi 264 Siswa SMAN 1 Dukun soal AI dan Machine Learning, Pemahaman Meningkat hingga 29,85 Persen
  • Dari Limbah Jadi Peluang Usaha, USG Latih Warga Karangcangkring Membuat Briket Biomassa
  • Universitas Sunan Gresik Dorong Kemandirian Pupuk Petani Desa Lasem Lewat Inovasi Biofertilizer Daun Sirsak
  • Dosen Universitas Sunan Gresik Edukasi Warga Desa Lasem soal Biopori, 84 Persen Siap Terapkan di Rumah
  • Universitas Sunan Gresik Dorong Pertanian Ramah Lingkungan, Karang Taruna Desa Lasem Dilatih Buat Biopestisida Alami
  • Dari Pekarangan ke Produk Bernilai Jual, Universitas Sunan Gresik Gelar Pelatihan Teh Herbal SIRANI di Desa Lasem
  • Lawan Bau dan Asap! Warga Desa Lasem Sidayu Sulap Sampah Dapur dan Daun Kering Jadi “Emas Hitam”
  • BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Kementerian Koperasi, Perluas Perlindungan Jaminan Sosial untuk Anggota Koperasi di Seluruh Indonesia
RSS Berita
  • Jogging Track Stadion Gelora Joko Samudro Gresik Ambles Akibat Longsor, BPBD Pasang Garis Pembatas Januari 3, 2026
  • MUSDA MUI Kebomas, Kiai Rofiq Tekankan Pentingnya Kolaborasi Tua dan Muda dalam Organisasi Oktober 30, 2025
  • Perkuat Sinergi Desa dan Polisi, Kapolres Gresik Luncurkan “Lapor Cak Roma” untuk Wujudkan Gresik Aman dan Kondusif Oktober 11, 2025
  • Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan September 30, 2025
  • Film Komunitas Gresik Tembus Australia Barat, Gemintang dan Salah Melihat Jalan Surga Diputar di IWAFF 2025 September 30, 2025
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • Telegram
  • Pinterest
Don't Miss
Artikel

Raih 419 Medali di IKMC 2026, SDIT Al Ibrah Gresik Ukir Prestasi Gemilang di Ajang Matematika Internasional

By Nanim MaulidiyyahJuni 3, 2026

INIGRESIK – SDIT Al Ibrah Gresik kembali mengharumkan nama sekolah dan daerah melalui prestasi gemilang…

USG Edukasi 264 Siswa SMAN 1 Dukun soal AI dan Machine Learning, Pemahaman Meningkat hingga 29,85 Persen

Juni 2, 2026

Dari Limbah Jadi Peluang Usaha, USG Latih Warga Karangcangkring Membuat Briket Biomassa

Mei 28, 2026

Universitas Sunan Gresik Dorong Kemandirian Pupuk Petani Desa Lasem Lewat Inovasi Biofertilizer Daun Sirsak

Mei 24, 2026
Tentang Kami
Tentang Kami

iniGresik bertekad menjadi media yang suportif, explore potensi dan segala pernak pernik Gresik sebagai kota santri. Mulai wisata kuliner, budaya, industri, sampai kabar & lowongan terintegrasi dalam @inigresik

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp Telegram
Berita

Raih 419 Medali di IKMC 2026, SDIT Al Ibrah Gresik Ukir Prestasi Gemilang di Ajang Matematika Internasional

Juni 3, 2026

USG Edukasi 264 Siswa SMAN 1 Dukun soal AI dan Machine Learning, Pemahaman Meningkat hingga 29,85 Persen

Juni 2, 2026

Dari Limbah Jadi Peluang Usaha, USG Latih Warga Karangcangkring Membuat Briket Biomassa

Mei 28, 2026
New Comments
  • Danil Setiawan pada Kelompok 15 KKN Universitas Gresik Bersama MI Al Khoiriyah Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional dengan Beragam Lomba Kreatif
  • Amelia pada Kelompok 15 KKN Universitas Gresik Bersama MI Al Khoiriyah Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional dengan Beragam Lomba Kreatif
  • Eriko Fahmi pada Belajar Bahasa Isyarat di Tengah Festival Nasi Krawu: Komunitas RASA Gresik Hadirkan Ruang Inklusif untuk Teman Tuli
  • Riz f pada Buruan, Dinas Tenaga Kerja Gresik Buka Pelatihan Operator Forklift GRATIS, Ini Syaratnya!
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
  • Redaksi
  • Profil Media
  • Logo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Daftar Isi
    • Boso Gresik’an
  • Karir
  • Tentang Kami

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.