INIGRESIK.COM – Kebakaran melanda area pergudangan PT EPL Supply Chain di Blok D6/03, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, pada Senin, 31 Agustus 2026 pagi. Kobaran api yang bersumber dari percikan mesin tungku pengolahan arang sempat memicu kepanikan para pekerja di kawasan industri tersebut.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik menerima laporan darurat dari seorang karyawan bernama Oliem tepat pada pukul 08.41 WIB. Menanggapi panggilan tersebut, armada tanggap darurat langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Petugas tiba di lokasi hanya dalam waktu 20 menit setelah laporan masuk. Sebanyak tiga unit armada pemadam, termasuk unit Karba P08 dan kendaraan penyuplai air, dikerahkan untuk melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke pergudangan sekitar.
Insiden berawal ketika salah satu pekerja melihat kepulan asap tipis keluar dari celah mesin tungku arang. Dalam hitungan detik, kemunculan asap tersebut disusul percikan api yang langsung menyambar material arang di sekitarnya hingga membesar.
Menyadari bahaya yang mengintai seluruh kompleks pergudangan, Oliem mengambil inisiatif cepat dengan menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat. Respon mandiri pekerja ini krusial dalam memangkas waktu penanganan awal sebelum api membakar fasilitas lain.
Tim Damkarla Gresik yang dipimpin Perwira Piket Sulyono, S.E., M.M., langsung melakukan penetrasi taktis ke titik pusat kebakaran begitu tiba. Delapan personel terlatih diterjunkan untuk mengisolasi area tungku guna memutus pasokan bahan bakar api.
Proses pemadaman difokuskan pada pendinginan mesin tungku dan pembasahan tumpukan arang yang mudah terbakar. Pembasahan intensif ini bertujuan memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu timbulnya titik kebakaran susulan di dalam gudang.
Kerja keras delapan personel di lapangan membuahkan hasil dalam kurun waktu sekitar satu jam. Pada pukul 10.20 WIB, seluruh area terdampak dipastikan sudah aman, dingin, dan benar-benar bebas dari ancaman bahaya kebakaran.
Petugas mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa penanganan darurat ini. Seluruh pekerja gudang berhasil dievaluasi dengan selamat saat respons awal pemadaman dilakukan oleh armada pemadam di lokasi.
Meskipun nilai total kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang, langkah pencegahan yang cepat berhasil menyelamatkan aset bangunan gudang lain di Blok D6 dari potensi kerusakan fatal akibat rambatan api.
Keberhasilan penanganan di pergudangan Manyar ini menambah catatan panjang respons darurat penanggulangan bencana daerah. Insiden tersebut sekaligus mencerminkan tingginya intensitas peristiwa darurat yang ditangani oleh petugas pemadam sepanjang bulan ini.
Berdasarkan data resmi Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, insiden di PT EPL Supply Chain ini menjadi penutup dari total 109 kejadian kebakaran yang tercatat sepanjang bulan Agustus 2026.
Selain menangani kebakaran, personel Damkarla Kabupaten Gresik juga menyelesaikan 97 operasi penyelamatan non-kebakaran (rescue) pada periode bulan yang sama. Catatan statistik ini menunjukkan tingginya ketergantungan masyarakat pada layanan darurat daerah.
Kecamatan Manyar sendiri dikenal sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri dan logistik paling padat di Kabupaten Gresik. Keberadaan ratusan pergudangan aktif membuat kawasan ini memerlukan standar mitigasi risiko kebakaran yang sangat ketat.
Kebakaran pada pengolahan arang menyajikan tantangan khusus bagi petugas di lapangan. Karakteristik material arang yang menyimpan panas di bagian dalam memerlukan teknik pembasahan ekstra agar api benar-benar padam total.
Perwira Piket Damkarla Gresik, Sulyono, mengingatkan pentingnya perawatan berkala terhadap mesin-mesin produksi bernilai termal tinggi. Evaluasi kelayakan mesin tungku harus dilakukan rutin untuk mencegah korsleting maupun luapan panas berlebih.
Kesiapan peralatan pemadam internal perusahaan juga menjadi sorotan penting pasca-kejadian ini. Keberadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang berfungsi baik di setiap sudut gudang dapat meminimalkan penyebaran api sebelum petugas tiba.
Masyarakat dan pengelola kawasan industri diimbau untuk selalu mencatat nomor darurat pemadam kebakaran setempat. Pelaporan seawal mungkin seperti yang dilakukan pekerja PT EPL Supply Chain merupakan kunci utama penyelamatan aset serta jiwa.
Ketepatan waktu respons personel Damkarla Gresik yang mencapai lokasi dalam waktu kurang dari 30 menit membuktikan efektivitas sistem tanggap darurat daerah. Sinergi antara kepekaan warga dan kesiapsiagaan petugas berhasil meminimalkan dampak potensi bencana besar.
Ke depan, Pemkab Gresik melalui dinas terkait akan terus memperkuat sosialisasi keselamatan kerja di area industri. Langkah ini diambil guna memastikan pertumbuhan ekonomi kawasan pergudangan berjalan seiring dengan jaminan keselamatan operasional para pekerja.

