INIGRESIK.COM – Ratusan warga dan pekerja berkolaborasi menata kawasan pemukiman lokal. Sebanyak 230 peserta memadati Dusun Banyutami, Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Minggu, 9 Agustus 2026. Aksi lintas elemen ini berlangsung sejak pukul 07.15 hingga 10.00 WIB.
Kegiatan kolaboratif tersebut mempertemukan warga lokal, perangkat desa, serta relawan karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI). Mereka memfokuskan aksi pada penataan lingkungan serta fasilitas publik.
Aksi bersih lingkungan ini digelar khusus untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kerja bakti dan aksi nyata keberlanjutan.
Para peserta membagi tugas untuk mengoptimalkan penataan seluruh sudut wilayah Dusun Banyutami. Lingkungan pemukiman hingga area bantaran sungai menjadi sasaran utama pembersihan.
Transformasi visual kawasan dimulai dari pengecatan dan perbaikan fasilitas umum. Gapura utama Desa Banyuwangi menjadi salah satu objek yang dipercantik secara bergotong royong.
Suasana kemerdekaan semakin terasa dengan pemasangan atribut hiasan. Umbul-umbul, Bendera Merah Putih, serta signage lingkungan dipasang mengular sepanjang jalan dusun.
Aspek keberlanjutan lingkungan juga menjadi pilar utama dalam aksi massal ini. Peserta melakukan penghijauan dengan memanfaatkan sarana ramah lingkungan.
Penanaman vegetasi memakai pupuk kompos hasil pengolahan sampah organik TPS3R binaan PTFI. Penggunaan pot dari bahan daur ulang turut memperkuat pesan edukasi ekologis.
Papan edukasi kebersihan juga dipasang di beberapa titik strategis. Langkah ini diambil untuk mendorong kebiasaan hidup bersih masyarakat secara jangka panjang.
Melalui tema #OneFreeport, kerja bakti ini menyoroti hubungan harmonis antara industri dan kawasan operasionalnya. Kolaborasi ini membuktikan pentingnya sinergi dalam membangun daerah.
Perwakilan penerima manfaat dari Dusun Banyutami mengungkapkan apresiasinya atas perubahan visual yang signifikan. Lingkungan kini tampak jauh lebih bersih, rapi, dan estetis.
Sinergi antara warga dan karyawan perusahaan menciptakan suasana kerja yang hangat. Interaksi natural terjalin tanpa sekat sepanjang kegiatan pembersihan berlangsung.
Usai menyelesaikan aksi fisik, seluruh peserta berkumpul untuk mengikuti sesi perayaan. Kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang diikuti antusias oleh warga.
Tradisi pemotongan tumpeng dan makan bersama menjadi penutup rangkaian acara pagi tersebut. Momen ini semakin mempererat rasa kekeluargaan antar elemen masyarakat.
Inisiatif lingkungan ini diharapkan terus memicu kesadaran kolektif warga Manyar. Gotong royong terbukti menjadi kunci utama mewujudkan lingkungan yang sehat, nyaman, dan berdaya.

