Catatan Ringan dari “Pak Guru” Membangun Empati…

September 19, 2016

Dari mana kita harus memulai memperbaiki akhlaq seorang anak, pertanyaan itu sempat terlintas ketika bertemu salah satu praktisi pendidikan yang juga guru saya waktu kecil, sebut saja “Pak Guru”
Setelah sekian lama kita berpisah dan mempertemukan kembali keruang pertemuan antara digital native dan digital immigrant, ketika dulu penuh kehangatan, nasehat mengalir ketika bertemu, kali ini lebih kepada hormat saya selaku murid untuk meminta nasehatnya. Karena kami tidak pernah menggunakan media komunikasi seperti Handphone untuk berkomunikasi (hehe…) 

“Suatu ketika saya pernah mengumpulkan seluruh siswa dan wali murid sesekolahan untuk melalukan edukasi dengan metode hipnotis” ujar pak guru bercerita. dan yang paling mengagetkan adalah ketika ternyata hampir sebagian besar siswa menjawab “pernah melihat video amoral” dengan pertanyaan terkait itu
dan jawaban pertanyaan selanjutnya adalah sebagian besar juga pernah melakukan aktifitas merokok. Tentu hal ini sangat mengagetkan apalagi sekolah tersebut masih tingkat SD Sekolah Dasar dan berada jauh di perkotaan 
Setelah banyak bercerita sayapun melontarkan pertanyaan selanjutnya, yang tidak jauh jauh dari isu pendidikan saat ini “bagaimana terkait dengan full day school”, menurut versi beliau wacana seperti ini sangat bagus bahkan sudah ada yang menerapkannya seperti Sokolah Islam Terpadu
Namun jangan lupa kondisi saat ini secara fisik mayoritas masih banyak yang belum terpenuhi seperti penyediaan 2 guru perkelas sebagai  representasi kebutuhan kelas, pemerintah juga berkewajiban menyediakan tempat istirahat bagi guru seperti ruang tidur, begitu salah satu sran dari pak Guru 
walaupun saya tidak berkecimpung langsung dalam dunia pendidikan formal, setidaknya ada sebuah pertanyaan diawal tadi yang ingin sekali mendapat jawabanya. Diakhir pembicaraan tadi ada salah satu kata kunci yang sempat dilomtarkan, dibalik sikap baik anak di dalam rumah tentu bukan jaminan anak akan baik di luar lingkungan, sehingga proses yang harus ditumbuhkan adalah bagaimana seorang anak bisa memiliki rasa “empati” yang tulus dalam melihat keadaan 
Setidaknya dengan rasa ini akan menjadi tameng dan dorongan positif seseorang untuk senantiasa merasakan, bagaimana orang tuanya memeras keringat banting tulang mencari rizki untuk sekolahnya, bagaimana seorang guru harus berkorban dan tulus membimbing hingga selesai masa sekolahnya, bagaimana orang miskin merasakan lapar, dan perasaan emosi lainnya perlu ditumbuhkan dalam rangka membangun karakter generasi Indonesia
Kurang dari satu jam pembicaraan yang jarang kami lakukan ini, coba saya ingat dan saya tuliskan agar tidak lupa, suatu saat saya atau pembaca akan membutuhkan.  

Divi Meetup 2019, San Francisco

Related Articles

Maling Motor di Randuagung Dihajar Warga

Maling Motor di Randuagung Dihajar Warga

Maling motor di Randuagung, Kebomas, Gresik, menjadi bulan-bulanan massa. Setelah sempat kabur, maling apes ini akhirnya ditemukan warga bersembunyi di toilet balai desa. Maling motor itu Elister Hasibuan asal Simokerto, Surabaya. Dia beraksi mencuri motor milik Asli...

Cara Mudah Upload Foto Instagram Melalui PC

Cara Mudah Upload Foto Instagram Melalui PC

Cara Mudah Upload Foto Instagram Melalui PC Saat ini instagram menjadi media sosial favorit khususnya anak muda, beberapa fasilitas sangat cocok dengan kebutuhan milenials saat ini yang suka fota dan video sebagai ajang narsis. Namun terkadang tidak sedikit juga yang...

Tutorial Cara Live Instagram Agar Efektif

Tutorial Cara Live Instagram Agar Efektif

Salah satu cara untuk mengisi waktu saat musim pandemi adalah dengan memanfaatkan media sosial untuk berteman dan berkomunikasi dengan banyak orang positif yang menyebarkan berbagai senyuman, virus ilmu dan kebaikan agar semakin menular. Khususnya platform media maka...

Stay Up to Date With The Latest News & Updates

Access Premium Content

Untuk akses materi premium bisa menjadi member kami 

Join Our Newsletter

Update setiap hari dengan menjadi pelanggan setia kami 

Ikuti Kami 

Dapatkan kabar ekslusive dari kami dengan mengikuti kanal kami