INIGRESIK.COM – Penemuan jasad perempuan dalam kondisi mengenaskan, terbungkus kardus di semak-semak pinggir Jalan Raya Kedamean, Minggu pagi (27/7/2025), membuat geger warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik. Bau menyengat dari semak-semak menjadi petunjuk awal yang mengarahkan warga menemukan jasad tersebut sekitar pukul 08.00 WIB.
Menurut keterangan warga, jasad ditemukan oleh pengendara motor yang awalnya mencium bau busuk. Setelah didekati, terlihat kardus besar yang mencurigakan. Saat dibuka, ternyata berisi tubuh manusia tak bernyawa. Pihak Polsek Kedamean bersama tim Inafis Polres Gresik langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Kapolsek Kedamean, Iptu Ekwan Hudin, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Masih dalam tahap penyelidikan. Identitas korban berhasil kami identifikasi,” jelasnya.
Identitas Korban Terungkap
Setelah proses identifikasi, korban diketahui bernama Sevi Ayu Claudia (30), seorang perempuan asal Pecantingan, Sidoarjo, yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol). Berdasarkan keterangan dari teman dekatnya, Sevi terakhir kali terlihat pada Sabtu (26/7) sore sekitar pukul 15.30 WIB saat keluar dari rumah dengan pakaian santai.
BACA JUGA: Pria Asal Surabaya Berbaju Ojol Ditemukan Gant*ng D*ri, Dikira Salat di Masjid Roudotul Jannah GKB
“Jam 8 malam HP-nya sudah nggak aktif. Mulai jam 11 malam cuma centang satu. Padahal biasanya selalu aktif,” ujar Arini (45), teman korban sesama driver ojol dari Rangkah Kidul, Sidoarjo.
Sejak saat itu, Sevi tidak bisa dihubungi dan tidak diketahui keberadaannya hingga jasadnya ditemukan keesokan paginya dalam kondisi mengenaskan. Polisi menduga kuat Sevi menjadi korban pembunuhan, dan hingga kini masih terus mendalami motif serta mencari pelaku.
Polisi Imbau Warga Bantu Penyelidikan
Pihak kepolisian saat ini tengah melacak riwayat komunikasi dan aktivitas terakhir korban, termasuk pemeriksaan CCTV dan saksi di sekitar lokasi penemuan maupun titik keberangkatan korban. Kapolsek Kedamean juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor jika memiliki informasi yang berkaitan dengan kasus ini.
“Kami butuh kerja sama masyarakat. Siapa pun yang mengetahui keberadaan atau gerak-gerik mencurigakan sekitar waktu kejadian, mohon lapor ke pihak kepolisian,” ujar Iptu Ekwan Hudin.
Peristiwa ini menambah panjang daftar kasus kekerasan terhadap perempuan, terutama yang bekerja di sektor informal seperti driver ojol. Warga berharap pelaku segera tertangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.


