INIGRESIK.COM – Suara gemuruh angin menggebrak wilayah Melirang, Kecamatan Bungah, Jumat (14/11/2025) sore. Dalam waktu kurang dari dua jam, hujan deras yang semula turun pukul 16.00 WIB berubah menjadi teror angin puting beliung yang memorak-porandakan delapan dusun di kawasan tersebut.
Data awal mencatat ±62 rumah serta 1 gedung sekolah mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian atap. Dusun Melirang Kulon menjadi salah satu lokasi dengan kerusakan paling parah.
Kronologi Kejadian
Menurut laporan resmi, hujan deras mengguyur sejak pukul 16.00 WIB. Sekitar pukul 17.35 WIB, angin puting beliung muncul dan menghantam delapan dusun secara beruntun. Warga mengaku hanya memiliki waktu singkat untuk mengamankan barang-barang sebelum angin merobek atap rumah.
Meski kerusakan terbilang besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Respons Cepat BPBD Gresik
BPBD Gresik bersama unsur kecamatan dan kelurahan langsung turun ke lokasi sesaat setelah kejadian. Upaya yang dilakukan meliputi:
- Koordinasi dengan Kecamatan Bungah dan Kelurahan Melirang
- Assessment kerusakan di delapan dusun
- Distribusi bantuan darurat kepada warga terdampak
- Pelaporan cepat kepada pimpinan untuk langkah lanjutan
Petugas lapangan memastikan bantuan awal berupa terpal, logistik dasar, dan dukungan kebutuhan mendesak sudah diterima masyarakat.
Situasi Terkini
Meski atap rumah banyak yang hilang diterjang angin, kondisi warga dilaporkan stabil dan aman. Pemerintah desa dan kecamatan bekerja sama dengan warga untuk melakukan pembersihan puing serta menginventarisasi kebutuhan perbaikan rumah.
BPBD Gresik mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat intensitas hujan dan potensi angin ekstrem di wilayah pesisir utara Gresik masih tinggi memasuki akhir tahun.

