Categories
Artikel

Sejarah Desa Pekauman Gresik

Alun Alun di Depan Masjid Jami’ Pekauman

Bagi pembaca yang berada di luar Gresik tentu tidak asing dengan nama desa Pekauman, memang nama ini sering disematkan pada suatu daerah, karena kemudahan melafalkannya . Jadi tidak hanya di Gresik saja.

Nama Pekauman yang merupakan nama desa di Gresik ini, berasal dari kata kauman, yang berarti kaum beriman, jadi maksud dari penamaan Pekauman adalah pemukiman atau tempat tinggal orang beriman. Kalau dilihat sejarahnya daerah ini memang banyak tinggal para Ulama saat itu seperti KH Zubair, Habib Alwi Hasyim Assegaf, KH Danyalin, serta Buyut Doro
Bangunan bersejarah yang berada di daerah ini antara lain adalah Masjid Jami’ yang didirikan oleh para penyebar agama Islam saat itu, tepatnya sepeninggal Nyi Ageng Pinatih yang juga sebagai ibu angkat yang mengasuh dan membesarkan sekaligus mendidik Raden Paku atau yang lebih dikenal dengan Sunan Giri
Budaya yang sangat kuat sampai sekarang adalah lebaran kupatan yang tidak didapati di daerah lain di Gresik, yang pernah dibahas di blog ini “Tradisi Riyaya Kupat di Gresik”. Selain itu budaya ngopi juga sangat kental, selain berfungsi sebagai sarana bertukar informasi warung kopi disini biasa digunakan sebagai teman ronda untuk menjaga keamanan desa


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

sumber : Sang Gresik Bercerita