INIGRESIK.COM – Peringatan Hari Disabilitas Sedunia di Kabupaten Gresik berlangsung meriah di halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 350 anak berkebutuhan khusus (ABK) turut ambil bagian dalam panggung ekspresi yang disiapkan khusus untuk menampilkan bakat dan potensi mereka.
Beragam penampilan ditunjukkan para ABK, mulai dari seni tari, musik, hingga vokal. Kegiatan ini menjadi ruang publik inklusif yang memberi kesempatan anak-anak disabilitas untuk tampil percaya diri di hadapan masyarakat luas.
Acara tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, sekaligus ditandai dengan deklarasi bersama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat komitmen mewujudkan Gresik Inklusif.
Dalam pernyataannya, Bupati Yani menegaskan pentingnya kesetaraan bagi seluruh anak.
“Gresik terus berbenah menuju daerah yang semakin inklusif, mendorong kesetaraan tanpa membedakan anak berkebutuhan khusus maupun anak lainnya,” ujarnya.
Pemkab Gresik juga terus meningkatkan layanan bagi penyandang disabilitas, salah satunya melalui program antar-jemput ABK yang dijalankan UPT Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (UPT LPABK). Program ini mendukung akses pendidikan inklusif dengan menyediakan armada khusus bagi peserta didik dan pendidik.
Selain sektor pendidikan, dukungan bagi ABK turut diperluas ke bidang perlindungan anak, ketenagakerjaan, serta bantuan sosial dan alat bantu. Peringatan Hari Disabilitas Sedunia ini menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah harus memberi ruang yang setara bagi semua.

