INIGRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik resmi memberangkatkan sebanyak 750 pemudik melalui program Mudik Gratis 2026 pada Rabu pagi. Sebanyak 15 unit bus disiapkan untuk mengantarkan warga menuju 7 kota tujuan di wilayah Jawa Timur, sebagai upaya memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan tanpa biaya.
Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi lonjakan mobilitas saat musim mudik. Pemberangkatan dilakukan dengan pengawalan petugas guna memastikan keamanan selama perjalanan berlangsung.
Baca Juga : 5 Aktivitas Favorit di Alun-Alun Gresik, Destinasi Publik Ramai dari Pagi hingga Malam
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa program mudik gratis ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga bertujuan mengurangi risiko kecelakaan akibat penggunaan kendaraan pribadi secara berlebihan.
“Program ini kami hadirkan agar masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya. Ini juga bagian dari upaya menekan potensi kecelakaan di jalan,” ujarnya.
Baca Juga : Keluhan Warga Direspons, Dinas PUPR Gresik Terjunkan Tim Tinjau Jalan Rusak Hulaan–Randupadangan
Antusiasme masyarakat terhadap program ini terlihat tinggi. Salah satu peserta, Syarifah, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas mudik gratis dari pemerintah daerah. Ia menyebut program ini memberikan kemudahan sekaligus rasa aman dalam perjalanan pulang kampung.
“Program ini sangat membantu, saya sangat bersyukur karena gratis dan lebih nyaman,” ungkapnya.
Selain menyediakan transportasi gratis, Pemkab Gresik juga memastikan kesiapan teknis armada dan kelengkapan administrasi penumpang. Proses pemberangkatan dilakukan secara tertib, termasuk pengecekan data peserta sebelum naik ke dalam bus.
Baca Juga : Bungah Hat-trick Juara MTQ ke-32 Gresik 2026, Dominasi Sejumlah Cabang Lomba
Program Mudik Gratis 2026 ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengatur arus mudik agar lebih terorganisir. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan kepadatan lalu lintas dapat berkurang serta keselamatan pemudik lebih terjamin.
Ke depan, Pemkab Gresik berkomitmen untuk terus menghadirkan program serupa dengan jangkauan yang lebih luas. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan solusi transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat.

