INIGRESIK.COM – Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik merupakan salah satu sentra penghasil kerang terbesar. Kerang hasil tangkapan nelayan kemudian dijual ke pengepul yang sudah siap dijual ke pelelangan ikan dan pasar rakyat. Sistem penjualan kerang masih beragam, kerang dijual beserta cangkangnya dan ada juga yang dijual secara terpisah.
Selama ini cangkang kerang belum dimanfaatkan dan dibuang ditempat pembuangan sampah karena tidak memiliki nilai jual. Aktivitas pengolahan kerang berlangsung secara terus menerus sehingga membuat penumpukan sampah cangkang kerang semakin banyak dan menganggu kebersihan serta kenyamanan lingkungan sekitar.
Edukasi pada masyarakat dan pelatihan pengelolaan pada limbah cangkang kerang perlu digalakkan, sehingga cangkang kerang yang sangat melimpah dan tidak terpakai terssebut bisa bernilai tambah.
BACA JUGA
- TMMD ke-128 Gresik Resmi Dibuka 22 April 2026, Libatkan Ratusan Personel untuk Percepat Pembangunan Desa
- 2 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik Lolos UGM 2026, Ini Strategi Rafa dan Khansa Tembus Kampus Top Nasional
- Pemuda Gresik Raih Medali Emas hingga Sukses di Dunia Digital, Ini Kisah Muhammad Taufik Rahman Bangun Karier dari Nol
- Bupati Gresik Terima Kunjungan Bupati Lamongan di TPA Ngipik, Perkuat Kolaborasi Wujudkan PSEL
- Gebyar Perizinan Gresik 2026 Dimulai! Urus NIB, Halal, hingga SPP-IRT Kini Bisa Dekat Rumah di 16 Kecamatan
Jumlah hasil tangkapan kerang oleh nelayan sangat banyak, menurut salah satu nelayan mengatakan bahwa, hasil tangkapan perhari bisa berkisar 30-50 Kg. Kerang hasil tangkapan nelayan kemudian dijual ke pengepul yang sudah siap dijual ke pelelangan ikan dan pasar rakyat. Sistem penjualan kerang masih beragam, kerang dijual beserta cangkangnya dan ada juga yang dijual secara terpisah. Aktivitas sehari-hari dalam pengolahan kerang yang selalu dilakukan menyisakan tumpukan sampah, hal tersebut tentunya menjadi permasalahan yang sangat besar bagi lingkungan. Cangkang kerang yang saat ini ada masih dianggap sebagai limbah yang tidak memiliki nilai guna dan ekonomis sehingga masyarakat hanya membuang begitu saja tanpa memperhatikan dampak yang akan ditimbulkan.
Menurut Hidayat (Dosen Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik) Mengatakan bahwa pemanfaat cangkang kerang melalui Program Kemitraan Masyarakat akan menjadi sumber pendapatan baru bagi para pelaku usaha kerang dan khususnya masyarakat kecamatan sidayu bisa ikut serta dalam mengelola dan memanfaatkan limbah cangkang kerang yang sangat melimpah untuk selanjutnya diolah sebagai campuran bahan pakan ikan dan unggas. Dengan demikian akan menambah jumlah pendapatan para pengelola dan sebagai wadah kesempatan juga mendukung terlaksananya program zero waste demi mewujudkan lingkungan kecamatan yang bersih dan terlihat indah.

