INIGRESIK.COM – Berikut kita simak tulisan tentang penawar penyakit Itu bernama madu dan Al Quran
Betapa mengagumkan kualifikasi Firman Allah tentang madu, di dalam Al-Gur’an:
“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, “Buatlah sarangsarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).” Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.” (OS An-Nahl (16): 68-69).
Demikian pula sabda Rasulullah
“Hendaklah kalian menggunakan dua terapi penyembuhan penyakit: yaitu dengan madu dan Al-Qur’an an.”
Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, dan Al-Hakim dalam kitab Sahih-nya, dan Al-Haetsami berkata: sanad Hadits-nya shahih.
BACA JUGA
- Modernisasi Pertanian Gresik Kian Cepat, Kementan Salurkan Alsintan dan Combine Harvester untuk Tingkatkan Produktivitas Petani
- Kolaborasi Pemkab Gresik dan Industri Tuai Apresiasi Menteri PPPA, Perlindungan Perempuan dan Anak Jadi Prioritas
- Job Fair Gresik Dibuka Awal Juli 2026, Buka Ribuan Lowongan Kerja
- Nasib Investasi dan UMKM Gresik Ditentukan Mulai Besok: 1.095 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Disebar ke Lapangan, Ini Dampaknya bagi Warga
- Aksi Donor Darah Gressmall dan PMI Gresik Amankan Stok Darah di Tengah Tingginya Kebutuhan Medis
Madu adalah penawar bagi setiap penyakit, dan Al Gur an adalah penawar bagi penyakit yang terdapat di dalam dada (hati), maka hendaklah kamu hendaklah kalian menggunakan dua terapi penyembuhan penyakit yaitu dengan madu dan Al-Gur’an.” “
Dalam kitab “At-Thib min Al-Kitab wa Al-Sunnah” (Pengobatan dari Al-Gur’an dan Sunah), karya Maufig Al-Din Al-Baghdadi, dikatakan: bahwa Rasulullah meminum segelas madu dicampur air, setiap hari sebelum sarapan.
Hikmah meminum madu sangat menakjubkan untuk memelihara kesehatan. Abu Ourath, seorang bapak medis, yang telah berusia lebih dari 108 tahun, ia selalu mengonsumsi madu setiap hari. Hal yang sama dilakukan oleh penyair Yunani, Anacreon, yang hidup 115 tahun.

