INIGRESIK.COM – Satuan Lalu Lintas Polres Gresik mengambil langkah tegas dengan menindak sekitar 30 unit truk angkutan barang yang nekat melintas tanpa penutup terpal di sepanjang Jalan Daendels, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Rabu, 30 September 2026.
Penertiban masif ini digelar saat jajaran kepolisian melakukan patroli keselamatan lalu lintas di jalur pantura yang terkenal padat kendaraan heavy duty. Petugas langsung menghentikan kendaraan muatan terbuka yang dinilai sangat berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Langkah tegas ini diambil karena material muatan yang dibiarkan terbuka berisiko tinggi jatuh, berceceran, dan memicu kecelakaan lalu lintas fatal. Ceceran pasir, batu, atau material konstruksi sering kali membuat jalan licin dan membanting pengendara sepeda motor.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie menegaskan bahwa penggunaan terpal penutup muatan merupakan kewajiban mutlak. Kewajiban ini bukan sekadar pemenuhan aturan administratif lalu lintas, melainkan prosedur keselamatan jiwa di jalan raya.
Polisi memastikan tindakan lapangan tidak hanya berfokus pada pemberian sanksi tilang sesuai aturan yang berlaku. Petugas juga memberikan edukasi langsung kepada para sopir truk agar memahami dampak buruk dari kelalaian menutup muatan barang.
Setiap pengemudi yang terjaring penertiban diwajibkan menutup material barang bawaannya menggunakan terpal dengan kuat dan aman. Setelah memastikan penutup terpasang secara sempurna, barulah para sopir diperbolehkan melanjutkan kembali perjalanan mereka.
Imbauan keras ditujukan kepada para pengemudi serta pemilik perusahaan angkutan barang agar selalu memeriksa kelayakan kendaraan. Kesadaran dan kepatuhan armada angkutan sangat penting untuk meminimalkan risiko potensi insiden berdarah di lintasan umum.
Penertiban kendaraan angkutan barang ini dipastikan akan terus berlangsung secara konsisten di berbagai titik rawan. Langkah ini dilakukan guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas di seluruh wilayah Gresik.
Jalan Daendels Gresik sendiri dikenal sebagai urat nadi logistik dengan mobilitas kendaraan berat yang sangat tinggi setiap harinya. Tanpa pengawasan ketat, kecerobohan kecil dari armada angkutan dapat berdampak fatal bagi para pengguna jalan.
Tindakan preventif dari Kepolisian Resor Gresik ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan standar keselamatan transportasi darat. Pengusaha ekspedisi dan sopir truk diharapkan semakin tertib dan mengutamakan keselamatan bersama di atas mengejar target pengiriman.

