INIGRESIK.COM – Upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat kembali diperkuat melalui kolaborasi antara KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Karangcangkring dan LAZNAS Nurul Hayat Gresik. Kedua lembaga ini menyalurkan 50 ekor kambing kepada warga dalam program Kemandirian Pangan, Selasa (25/11/2025).
Bantuan ternak disalurkan menggunakan sistem breeding untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi penerima. Total ada 10 penerima manfaat, terdiri dari 9 individu dan 1 pondok pesantren. Masing-masing penerima mendapatkan 4–5 ekor indukan dalam kondisi bunting agar proses pengembangbiakan dapat berjalan lebih cepat dan produktif.
Dorong Ekonomi Mandiri Lewat Breeding Kambing
Penyaluran kambing dilakukan di Kecamatan Dukun dan Kecamatan Bungah, wilayah yang selama ini menjadi fokus pendampingan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
General Manager KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Karangcangkring, H. Ayubi Ghozin, menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk nyata sinergi lembaga keuangan syariah dan lembaga amil zakat dalam memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan.
“Terima kasih untuk Nurul Hayat yang mampu melaksanakan amanah ini dengan baik,” ujarnya.
Dukungan tidak berhenti pada pemberian kambing. Para penerima juga mendapatkan pendampingan berkala agar mampu mengelola ternak secara produktif dan berkelanjutan.
Pendampingan dan Monitoring Rutin untuk Maksimalkan Dampak
Kepala Cabang Nurul Hayat Gresik, Sholikhul Amin, S.Sos.I, menegaskan bahwa program ini didesain sebagai bentuk aset produktif, bukan bantuan sesaat.
Ia menjelaskan bahwa selama 2–3 tahun, penerima merawat indukan kambing hingga berkembang biak. Setelah periode tersebut, indukan dikembalikan kepada lembaga, sementara seluruh anak kambing menjadi milik penerima manfaat sepenuhnya.
“Ketika mengembalikan indukan, penerima juga diwajibkan bersedekah satu ekor kambing,” tutur Sholikhul Amin. Selain itu, monitoring bulanan dilakukan untuk memastikan kambing dirawat dengan baik dan hasil program benar-benar dirasakan masyarakat.
Aset Produktif untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Program Kemandirian Pangan ini diharapkan mampu menciptakan sumber penghasilan baru bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. Dengan pola breeding yang terukur dan pendampingan intensif, bantuan kambing akan terus berkembang sehingga memberikan dampak jangka panjang.
Kolaborasi BMT Mandiri Sejahtera dan Nurul Hayat Gresik menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi dapat berjalan efektif ketika lembaga saling bersinergi dan masyarakat terlibat aktif dalam prosesnya.

