Dari data  kami peroleh setidaknya ada 55 korban suporter Gresik yang menjadi ajang penyerangan PS TNI “dari data yang kami terima dari 3 rumah sakit, total 55 orang korban . Sebagian besar sudah diperbolehkan pulang” ujar salah satu akun twiter bernama @persegresfc

Berikut beberapa kronologi kejadian yang memicu kerusuhan tersebut

15.30 Kedua suporter sudah saling berkumpul Persegres di sektor 1-4 sementara PS TNI sektor 6 keduanya mengeluarkan yel-yel masing masing

16.05 Fariq Hitaba wasit pertandingan tersebut meniup peluit kick off tanda berlangsungnya pertandingan, ada suporter gresik yang memasang spanduk di sektor 5,

16.06 Suporter TNI mengingatkan untuk tidak memasang spanduk dan terjadi beberapa pelemparan botol dan batu dari kedua suporter

16.07 Suporter TNI keluar pagar dan melakukan serangan ke kubu Gresik yang berada di sektor 3

16,08 Laga dihentikan karena suporter gresik di serang oleh suporter PS TNI. lemparan batu dan botol semakin deras ke arah Suporter Gresik

16.10 Kondisi tak terkendali dan puluhan suporter termasuk anak anak berlarian kelapangan tidak mampu melawan PS TNI

16.11 Panitia menginstuksikan suporter TNI masuk ke tribun namun tidak dihiraukan. puluhan korban dibawa ruang medis dan sebagian dibawa ke RS terdekat

16.15 Bupati Sambarai, petinggi kodam V Brawijaya dan Kapolres Gresik Adex Yuswandi turun langsung menenangkan kerusuhan dan akhirnya reda. Pengamanan diperketat

16.25 Laga dilajutkan

sumber infografis JawaPos 23/5