INIGRESIK.COM – Asap tebal tiba-tiba mengepul dari kawasan padat penduduk di Jl. Sunan Giri XIII/13 G, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kebomas, Minggu (12/10/2025) sore. Satu rumah kontrakan milik Suratman (58) hangus terbakar diduga akibat kompor gas yang ditinggal menyala tanpa pengawasan.
Kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB, saat pemilik rumah sedang memasak air di dapur. Api yang berasal dari kompor merembet cepat ke area sekitar yang terdapat dua tabung elpiji 3 kg, memicu kobaran besar dan kepulan asap pekat.
“Begitu melihat asap tebal dari rumah sebelah, saya langsung menghubungi Command Center AKAS 112,” kata Rizky, tetangga sekaligus pelapor kejadian.
BACA JUGA: BPBD Gresik Bentuk Desa Tangguh Bencana di Domas Menganti, Warga Didorong Siaga Hadapi Risiko Alam
Mendapat laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik Pos Kota langsung bergerak cepat. Laporan masuk pukul 15.17 WIB, tim berangkat pukul 15.18 WIB, tiba di lokasi 15.31 WIB, dan api berhasil dipadamkan pukul 16.48 WIB.
Dua unit armada tangki kecil jenis Hino Karba (S05 dan S06) dikerahkan bersama 7 personel Damkar, dibantu PLN setempat dan warga sekitar. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.
“Pemadaman dilakukan hingga tahap pembasahan untuk memastikan nihil titik api. Semua aman dan terkendali,” ujar Faical Irhansyah, S.E., Perwira Piket Damkar Gresik.
Sementara itu, kerugian material masih dalam proses pendataan, namun diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Menariknya, berdasarkan data resmi Damkar Gresik, selama Oktober 2025 tercatat sudah ada 21 kasus kebakaran dan 31 kejadian penyelamatan (rescue) di wilayah Kabupaten Gresik.
Petugas mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah tangga, terutama saat menggunakan peralatan masak berbahan gas.

