INIGRESIK.COM – Pelatihan Ecoprint digelar di kantor Komunitas Wirausaha Muslim atau KWM, tepatnya di Ruko Multisarana Plaza A61 pada Rabu 19 Januari 2022. Acara worksohp tersebut diikuti sekitar 18 peserta.
Kegiatan dibuka oleh ketua KWM, Evva Yerry Mahmudah, “pelatihan ini adalah pembuka dari pelatihan-pelatihan lainnya selama 2022, tujuannya agar anggota dan masyarakat umum bisa tahu ilmu lain dan meningkatkan manfaat ekonomi keluarga, kita batasi 20 orang karena pandemik” ujar evva Yerry Mahmudah.
Antusias peserta pelatihan terlihat sedari awal saat mentor memberikan informasi tentang ecoprint yang bisa dipelajari dan memiliki nilai jual tinggi.
BACA JUGA
- TMMD ke-128 Gresik Resmi Dibuka 22 April 2026, Libatkan Ratusan Personel untuk Percepat Pembangunan Desa
- 2 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik Lolos UGM 2026, Ini Strategi Rafa dan Khansa Tembus Kampus Top Nasional
- Pemuda Gresik Raih Medali Emas hingga Sukses di Dunia Digital, Ini Kisah Muhammad Taufik Rahman Bangun Karier dari Nol
- Bupati Gresik Terima Kunjungan Bupati Lamongan di TPA Ngipik, Perkuat Kolaborasi Wujudkan PSEL
- Gebyar Perizinan Gresik 2026 Dimulai! Urus NIB, Halal, hingga SPP-IRT Kini Bisa Dekat Rumah di 16 Kecamatan
Mentor mengenalkan beberapa jenis daun dan proses pembuatan ecorprint. Karena peserta masih awam sehingga diajarakan cara basic yakni di fonding (ditumbuk/dipukul), cara tehnik fonding adalah daun yang sudah dicelup dalam air tawas dimasukkan dalam media (tote bag) dan dilapisi plastik kemudian dipukul-pukul dengan ulegan, proses ini harus dilakukan dengan hati2 agar media tidak sobek.
Setelah proses memukul, media yg sudah dilapisi plastik digulung dan diikat dengan kecang menggunakan rafia dan setelah itu dikukus selama 1 jam.
Meski prosesnya cukup rumit namun saat melihat hasil karyanya para peserta merasa puas dan berharap ada kegiatan lanjutan dengan media yang lebih besar.

