INIGRESIK.COM -Proyek peningkatan jalan Yosowilangun–Suci resmi dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik dengan anggaran Rp1,5 miliar. Program ini ditujukan untuk menjawab keluhan masyarakat terkait titik padat lalu lintas di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Bina Marga sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) DPUTR Gresik, Eddy Pancoro, menjelaskan bahwa peningkatan jalan meliputi pelebaran jalan sepanjang 175 meter dengan lebar 10 meter, penggantian paving eksisting menjadi aspal dua lapis (AC dan BC) sepanjang 350 meter, serta pembuatan saluran air baru.
Proyek tersebut berdasarkan beberapa usulan masyarakat untuk mengurangi titik crowded pada jam peak hour di Desa Yosowilangun–Suci.
BACA JUGA: Pemkab Gresik Segera Angkat Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu, 3.084 Tenaga Siap Dapat SK
“Output dari proyek tersebut diharapkan mengurangi kemacetan sehingga waktu tempuh masyarakat lebih cepat,” jelas Eddy.
Saat ini, progres pekerjaan baru mencapai 11 persen dan ditargetkan selesai pada 24 November 2025. Untuk meminimalisir dampak bagi pengguna jalan, pelaksanaan proyek akan menerapkan sistem buka-tutup.
“Paket pekerjaan atau proyek yang bersinggungan masyarakat diupayakan seminimal mungkin tidak mengganggu. Mohon kesabaran, karena hasilnya nanti akan langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Dengan rampungnya proyek ini, Pemkab Gresik optimistis ruas jalan Yosowilangun–Suci tidak hanya lebih nyaman dilalui, tetapi juga mendukung kelancaran mobilitas ekonomi warga.


