Categories
Artikel

Presiden Kembali Beli Sapi Kurban dari Panceng

Sapi jenis peranakan ongole (PO) berbobot 1 ton lebih 10 Kilogram milik peternak H Mohammad Soleh asal Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik dibeli Presiden Republik Indonesia, Jokowi.

Kepala Dinas Pertanian Gresik, Eko Anandito Putro membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, sapi milik Soleh ini kembali dipilih presiden sebagai hewan kurban.

“Ya benar, sapi peranakan ongole atau sering disebut sebagai sapi lokal itu dibeli Presiden Jokowi. Seberat 1 ton,” katanya, Kamis (23/7/2020).

Mohammad Soleh menjelaskan, usai dilakukan survei sejak dua bulan yang lalu. Tim dari presiden telah melakukan pengecekan kesehatan hingga mengukur berat dan postur tubuh sapi.

“Sudah dua bulan lalu, tim dari presiden kesini untuk survei serta memeriksa kesehatan sapi. Dan sudah deal. Kurang sehari idul adha akan kami kirim,” kata Soleh, peternak sapi lokal Gresik.

Dikatakan Soleh, setelah sudah disurvei, sapi tersebut kemudian diperlakukan berbeda. Bahkan sapi tersebut dibersihkan dan dimandikan sehari sekali, setiap siang hari.

Soleh menjelaskan, ia memberikan rumput yang bagus serta tepung kedelai yang kaya protein sebagai makanan sapi. Kebersihan kandang juga diperhatikan setiap waktu.

“Jadi untuk makanan kami perhatikan dengan memberi asupan makanan yang kaya protein seperti tepung gilingan kedelai. Untuk tempat tak kami pisah, karena jika dipisah sapi akan stres karena butuh adaptasi,” ujarnya.

Soleh mengaku, sapi yang dipilih Jokowi ini termasuk pernakan unggul. Ia merawat sapi tersebut selama empat tahun. Ia pun bangga atas terpilihnya sapi ternaknya oleh orang nomor satu di Indonesia.

“Beli di peternak lokal sejak umur satu tahun. Saya rawat selama empat tahun, ini total berat 1 ton. Sapi kurban ini akan kami kirim ke Masjid Agung Surabaya,” imbuhnya.

Diketahui, tak hanya sekali, sapi milik peternak Kabupaten Gresik ini juga pernah dibeli Presiden RI Jokowi pada 2018 silam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *