INIGRESIK.COM – Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik resmi menetapkan Wongso Negoro sebagai ketua baru menggantikan Ahmad Nurhamim pada Selasa (2/9/2025). Agenda politik ini diikuti kurang lebih 500 kader dan anggota partai.
Selain sebagai ketua, Wongso juga dipercaya menjabat Ketua Formatur bersama empat anggota lainnya, yang terdiri dari dua unsur Pengurus Kecamatan (PK), satu perwakilan DPD Provinsi Jawa Timur, dan satu dari unsur Asta Karya. Sementara itu, laporan pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode Ahmad Nurhamim diterima sepenuhnya oleh peserta Musda.
Golkar Gresik sendiri memiliki sejarah panjang dalam peta politik lokal, dengan kader yang pernah menduduki jabatan strategis, baik sebagai Bupati maupun Ketua DPRD. Kepemimpinan baru diharapkan mampu mengonsolidasikan kekuatan partai menjelang Pemilu 2029.
BACA JUGA: Muchlisin Resmi Jabat Ketua DPD PKS Gresik Periode 2025–2030, Berikut Profilnya
Dalam sambutannya, Wongso menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal dan memperluas basis dukungan. “Saya siap membangun Golkar Gresik agar lebih solid dan mampu meraih kenaikan kursi dalam pemilu mendatang,” tegasnya.
Politisi asal Bawean itu juga menyampaikan bahwa dengan semangat karya kekaryaan, Golkar Gresik harus mampu menjawab aspirasi masyarakat dari berbagai sektor, mulai industri, agraris, hingga maritim.
Data Penting Musda XI Golkar Gresik 2025:
- Peserta: ± 500 kader dan anggota
- Ketua terpilih: Wongso Negoro (asal Bawean)
- Ketua formatur: Wongso Negoro + 4 anggota (PK, DPD Jatim, Asta Karya)
- LPJ kepengurusan Ahmad Nurhamim: diterima penuh
Dengan kepemimpinan baru, Golkar Gresik menargetkan konsolidasi lebih kuat, kursi legislatif bertambah, bahkan mencetak kader untuk maju dalam kontestasi kepala daerah.
Profil Wongso Negoro, S.E., S.H., M.Si.
Nama Lengkap: Wongso Negoro, S.E., S.H., M.Si.
Usia: 52 Tahun
Tempat Lahir: Gresik
Tempat Tinggal: Gresik
Jenis Kelamin: Laki-laki
Agama: Hindu
Status Perkawinan: Sudah menikah
Disabilitas: Bukan penyandang disabilitas
Pekerjaan: Anggota DPRD Kabupaten/Kota
Status Hukum: Tidak memiliki status hukum
Riwayat Pendidikan
- SMA: SMA Swasta Sejahtera Kodya Surabaya (1988–1991)
- S1: Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (1992–1996)
- S1: Universitas Wijaya Putra (1997–2001)
- S2: Universitas Wijaya Putra (2003–2005)
Catatan Tambahan
Wongso Negoro dikenal sebagai politisi asal Bawean yang aktif dalam dunia politik Gresik. Selain menjabat sebagai anggota DPRD, ia juga dipercaya menempati posisi penting di internal partai.

