Categories
Artikel

Bukit Jamur Tampil Beda, Benarkah akan Dijadikan Tempat Wisata?

Sempat lama tidak terdengar kabarnya, Bukit Jamur yang berlokasi di Bungah Gresik, dan sempat hits terlihat tampak berbeda. Beberapa hari yang lalu salah satu pengguna instagram bernama Maulana Firman update status dengan latar tulisan “Bukit Jamur”.

Sepintas tulisan dengan variasi warna merah putih tersebut bermakna akan ada optimalisasi lokasi untuk lokasi wisata, benarkah demikian?

Setelah dikonfirmasi kebeberapa pihak, apakah akan dikelola untuk pariwisata. Berikut jawabannya “Bukit Jamur statusnya masih dikelola pemilik tanah” begitu ujar salah satu admin @cakyukgresik yang juga mengelola Tourm Centr di Dinas Pariwisata Gresik.

Menurut informasi lokasi tersebut hanya dibuka saat hari Ahad saja. “Soalnya Senin-Sabtu banyak pekerja yang menggali kapur, makanya cuma dibuka Minggu” Beny Faza salah satu pengunjung saat memberikan keterangannya.

Jadi apakah akan dikelola untuk Pariwisata, kita tunggu saja dari pihak pemilik tanah. Apakah akan serius mengelola potensi tersebut.

Berikut penampakan lain yang diunggah oleh Beny Faza

Bukit Jamur Tampak Beda dengan Tulisan

Gambar Wisata Bukit Jamur Terbaru
Categories
Artikel

Ini Caranya ke Bukit Jamur Selain Hari Minggu !!!

bukit jamur foto : Hesti
Bagi pecinta perjalanan wisata, kami selaku komunitas iniGresik memberitahukan bahwasanya pemberitaan terkait bukit jamur beberapa bulan yang lalu perlu beberapa informasi tambahan yang sangat perlu diketahui pembaca sekalian
1. Bagaimana Rute Menuju Bukit Jamur
dari beberapa pantauan penulis ketika mengunjungi lokasi bukit jamur bisa dilalui dari beberapa pintu masuk untuk jalur utama yang menggunakan mobil bisa melalui jalur yang dimiliki oleh PT Jaya Saktu Barutama. tepatnya dari jalan raya Bungah belok ke kiri tepatnya jalan yang berada di depan lapangan futsal Tiga Putra.
Untuk  jalur lain bisa melalui perkampungan di sekitar lokasi dengan sedikit pengorbanan untuk berjalan sekitar 1 Km
2. Hari Apa Buka Untuk Umum
Wisata bukit jamur sangat terbatas aksesnya, selain lahan milik perorangan, juga belum adanya pengelolaan serius dari pemerintah terkait, sehingga sementara hanya dibuka untuk umum pada hari Minggu,

3. Kenapa Dilarang Masuk
Karena lahan disana masih ada pekerjaan galian, dan tentunya membayakan bagi pengunjung karena banyak lalu lintas kendaraan berat, selain itu juga lahan bukit jamur saat ini masih dikelola oleh perorangan bukan pemerinta, semoga ada tindak lanjutnya hehehe 

4. Kapan Waktu Terbaik Kunjungan Ke Bukit Jamur
Lokasi ini bisa dimanfaatkan untuk foto sebelum jam 8 pagi, atau sore sekalian, bisa pas terbit atau terbenam matahari. Kondisi cuaca yang panas di siang hari perlu diwaspadai masyarakat sekalian
5. Apa Bisa Kunjungan Selain Hari Minggu
Setelah mendapati realitas petugas dilapangan yang kurang bersahabat setidaknya ada beberapa langkah yang bisa dilakukan yaitu membuat surat ijin masuk sebelum datang ke lokasi dengan membuat surat resmi ke PT Jaya Saktu Barutama yang beralamatkan di jalan Panglima Sudirman ruko sebelah kanan pegadaian  seperti kami pernah lakukan berikut ini : 
Jadi jawabanya adalah tetap bisa masuk selain hari minggu dengan cara koordinasi terlebih dahulu  hehehe . Silahkan untuk ditiru langkah diatas, jika masih kesulitan siapkan uang yang cukup untuk jalur yang lain 🙂


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Categories
Artikel

Dukung Jadi Tempat Wisata, Menteri Marwan Kunjungi Bukit Jamur

Bukit Jamur sumber Gresikkab.go.id
Gresik – Kepopuleran bukit jamur menyedot perhatian tokoh nasional untuk mengunjungi tempat bekas galian C tersebut, Kemarin 21/03/15 Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Ja’far sengaja melihat langsung keelokan bukit jamur sebagai dukungan untuk menjadi ikon wisata baru
“Saya tahu melalui internet. Saya penasaran sehingga datang langsung ke sini” ujar Marwan Ja’far seperti dikutip dari harian jawa Pos 22/03. dalam kunjungan tersebut, menteri didampingi anggota DPR RI Jazilul Fawaid, Wakil ketua DPRD Gresik Sholihuddin, dan anggota komisi E Jawa Timur Kartika Hidayati
Keelokan bukit jamur juga diharapkan bisa dioptimalkan dengan melibatkan perangkat desa yang ada, karena kalau digarap dengan serius akan menjadi sumber pendapatan desa. Bukan sebaliknya justru membatasi pengunjung.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});