Categories
Artikel

Tips Mudik Aman Menggunakan Kendaraan

1. Pastikan Kendaraan Dalam Keadaan Baikmerasa baik
2. Pastikan anda dalam kondisi sehat
3. Kemaslah barang barang dengan baik
4. Siapkan alat komunikasi
5. Pastikan rumah yang ditinggal aman
6. Cek Kendaraan kembali
7. Jangan mengangkut barang berlebih
8. Pastikan tidak ada yang tertinggal, Yang paling terutama adalah BERDOA Kepada Allah semoga diberi kelancaran dan kemudahan dalam perjalanan
9. Waspada dan hati hati
10. Beristirahat di tempat yang aman jika merasa lelah, lanjutkan jika sudah  baik
11. Secara berkala cek bahan kendaraan
12. Sesampainya di kampung halaman, beristirahat yang cukup sebelum melakukan aktivitas lain

Sumber : Antara


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Categories
Artikel

6 Type Wanita Yang Tidak Pantas Dinikahi

Dalam Ihya’ Ulumiddin bab Adab Nikah, Imam Al Ghazali memberikan nasehat kepada laki-laki muslim agar tidak menikahi enam tipe wanita: al Annanah, al Mananah, al Hananah, al Haddaqah, al Barraqah, dan asy Syaddaqah. Siapa saja mereka? Berikut ini penjelasannya: 
Al Annanah 
Al Annanah adalah wanita yang suka mengeluh dan mengadu. Menikahi wanita tipe ini membuat suami sulit mencapai sakinah dalam keluarga. Sebab suka mengeluh tidak mendatangkan solusi apapun. Ia justru bisa menguras emosi suami. Sedangkan mengadu sering merusak hubungan baik dengan sesama; baik kerabat maupun sahabat. Apalagi jika yang suka diadukan istri adalah orang tua suami. 
Al Mananah 
Al Mananah adalah wanita yang suka mengungkit-ungkit kebaikan dan jasanya. Menikahi wanita tipe ini membuat seorang laki-laki terhambat menjalankan perannya sebagai pemimpin keluarga. Jika ia berbeda pendapat dengan istrinya, sang istri mengungkit kebaikan dan jasanya. Apalagi jika secara ekonomi sang suami “lebih rendah” dari istrinya.

Selain itu, mengungkit kebaikan berbahaya bagi kehidupan akhirat keluarga. Setiap keluarga muslim pasti menginginkan bisa masuk surga bersama-sama. Namun perilaku mengungkit kebaikan mengancam terhapusnya pahala kebaikan tersebut. Jika pahala-pahala kebaikan terhapus, lalu apa bekal untuk masuk surga? 

Al Hananah 
Al Hananah adalah wanita yang suka menceritakan dan membanggakan orang di masa lalu. Jika ia janda, ia membangga-banggakan mantan suaminya. Jika ia tidak belum pernah menikah sebelumnya, mungkin ia membangga-banggakan ayahnya dan membandingkan dengan suaminya. Atau mungkin membangga-banggakan saudaranya atau temannya di hadapan suami. Lebih parah lagi, kalau ternyata ia pernah pacaran sebelum menikah dan membangga-banggakan pacarnya di hadapan suami. Duh. 
Al Haddaqah 
Al Haddaqah adalah wanita yang keinginan belanjanya besar, mudah tertarik suatu barang atau produk, dan suka meminta suami membelikan. Pendek kata, boros dan konsumtif. Jika wanita-wanita tipe sebelumnya menguras emosi suami, wanita tipe ini menguras kantong suami.

Meskipun suaminya orang yang kaya, boros tetap tidak baik dan tidak disukai agama. Apalagi jika suaminya pas-pasan atau miskin. Betapa banyak suami yang akhirnya terperosok ke jalan haram gara-gara permintaan istri yang berlebihan. 

Al Barraqah 
Imam Al Ghazali menjelaskan bahwa ada dua makna al Barraqah. Pertama, ia adalah tipe wanita yang suka berhias sepanjang hari. Meskipun demi tampil menawan di hadapan suami, berhias sepanjang hari termasuk sikap berlebihan. Berlebihan dalam belanja kosmetik dan berlebihan dalam pemanfaatan waktu yang mengabaikan kewajiban-kewajiban lainnya. Apalagi jika niatnya bukan untuk suami.

Kedua, wanita yang tidak mau makan dan suka mengurung diri sendirian. Dengan kata lain, ia tipe penyedih. Bagaimana keluarga bisa sakinah mawaddah wa rahmah kalau sang istri suka berbuat demikian? 

Asy Syaddaqah 
Asy Syaddaqah adalah tipe wanita yang suka nyinyir dan banyak bicara. Hampir setiap hal dikomentari dan komentarnya bukanlah komentar yang bermanfaat. Ada hal yang wajar saja dikomentari negatif apalagi jika ada kesalahan. Menikahi wanita tipe ini, sulit bagi suami menemukan kedamaian karena semua sikapnya akan menjadi sasaran komentar nyinyir sang istri.

Semoga sahabat Bersamadakwah yang belum menikah dihindarkan Allah dari calon istri dengan tipe seperti di atas. Dan semoga hanya mendapatkan jodoh yang shalihah sehingga terwujud keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah

sumber : bersamdakwah


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Categories
Artikel

Kumpulan Tweet Motivasi Peserta Kontes #GresikBerkah

Gresik

Kontes Tweet dan Foto Ramadhan Gresik yang rencana awal berlangsung hingga 19 ramadhan akhirnya diperpanjang hingga 22 ramadhan atau Kamis 9 Juli 2014, kontes yang digelar dengan tujuan saling memotovasi dan berbagi dibulan suci ramadhan ini cukup antusia diikuti beberapa peserta, sebanyak 24 tweet berhasil dikumpulkan hingga lomba ini berkhir

 Berikut beberapa kutipan tweet yang berhasil masuk ke akun @inigresik
“Tidak perlu yg besar utk memulai sesuatu,tp mulailah sesuatu utk mendapatkn yg besar” #gresikberkah @MAYLAFshop @TweetOptimush #1
“sudahkan kita berbagi kebaikan kepda sesama,yuk kita berbagi walau hanya dg perkataan yg mulia #Gresikberkah@adhy_ndeso @TweetOptimush #2
“Ramadan adalah bulan penuh kebaikan,kebaikan sekecil apapun akan sangat besar balasan dr Allah SWT #GresikBerkah@adhy_ndeso #3
“Kalo kumpul2 lebih baik dzikir bersama dr pada bergunjing,karena bergunjing sangat dilarang agama ” @adhy_ndeso @TweetOptimush #4
“Bersyukurlah niscaya Allah akan tambahkan kenikmatan yg lebih besar lagi #gresikberkah@nikmatul_jannah @TweetOptimush #5
“Sabar adlh slh satu dr kekayaan yg baik. Allah tdk mmberikn kcuali pd hmbaNya yg mulia d sisiNya #gresikberkah @TweetOptimush #6
“Esok adalah harapan sekarang adalah pengalaman kemarin adalah kenangan #gresikberkah #gresikberbagi@MAYLAFshop @TweetOptimush #7
“Puasa mengajarkan kita tuk menahan lapar,dahaga,amarah tapi tidak menahan kita tuk Berbagi Kebaikan ” @adhy_ndeso @TweetOptimush #8
“Berpuasalah,niscaya kita akan lebih sehat kawan #Gresikberkah
@adhy_ndeso @TweetOptimush #9
“Tidak akan masuk Surga orang yang memutus tali kekeluargaan,maka dr itu yuk kita jaga silaturrahmi ” @adhy_ndeso @TweetOptimush #10
“mengeluh tdk menyelesaikn apa2 Mengeluh hanya akan menambah beban dihati Brhentilah mngeluh,sgra brtindak. ” @TweetOptimush #11
“Hendaknya kita menghindari buruk sangka,karena buruk sangka merupakan ucapan paling dusta #gresikberkah@adhy_ndeso @TweetOptimush #12
“Ibadah puasa mengajarkan kita akan ketulusan,tulus memberikan segala yg kita punya kepada Allah SWT ” @adhy_ndeso @TweetOptimush #13
“Yok Bersedekah,karena dg sedekah tidk akan mengurangi harta kita melainkan malah bertambah-tambah #GresikBerkah@TweetOptimush #14
” diam itu emas,trlalu bnyk diam,hilang kesempatan emas #GresikBerbagi@aroiyy @TweetOptimush #15
” mendekatkan diri scra vertikal & kesempatan berbagi scr horisontal, Ramadhan #gresikberkah@TweetOptimush @fefeniaku #16
Jadikan kegagalan sbg sahabat sejati,krna hanya sahabat sejati yg mampu buat kita selalu tersenyum @arisputra96 @TweetOptimush #17
Kawan,jangan pernah bosan tuk bangkit bila mengalami kegagalan sampai kegagalan itulah yg bosan @arisputra96 @TweetOptimush #18
Akankah Ramadhan berikutnya menyapa kita,mari kita maksimalkan ibadah kita disisa Ramadhan ini Kawan @adhy_ndeso @TweetOptimush #19
buka bersama hanya karena Allah,apapun menunya sungguh nikmat #GresikBerkah @aroiyy @TweetOptimush #20 
berbagi dan melihat wajah senang anak yatim…senangnya tuch disini #GresikBerkah @aroiyy @TweetOptimush #21  
Bulan Ramadhan akan segera berlalu,mari kita berlomba-lomba dalam ibadah sebelum menyesal nantinya @adhy_ndeso @TweetOptimush #22
Perindu Ramadhan bkn dy yg berkicau akn kerinduannya, tetapi dy yg terus beribadah meski diluar Ranadhan @Fireboysyah @TweetOptimush #23
Jika Al Qur’an adalah pengingat, maka Ramadhan adalah saat yang tepat utk bermunajat @Fireboysyah @TweetOptimush #24


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Categories
Artikel

Meluruskan Tradisi Malam Selawe

“Sesungguhnya kami telah menurunkannya pada malam kemuliaan. Dan taukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”
(QS. Al-Qadr)
 

Dari Siti Aisyah radiyallahu ‘anha, dia berkata:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam beri’tikaf di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan” dan beliau bersabda, “Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR Bukhari dan Muslim) 
Tradisi malam selawe atau malam menjelang 25 Ramadhan merupakan puncak bagi peziarah yang datang ke Makam Sunan Giri. Para peziarah yang terdiri dari anak kecil, remaja, orang tua, hingga lanjut usia ini tak hanya dating dari daerah Gresik dan kota sekitarnya, akan tetapi dari luar daerah bahkan luar pulau. 
Mulanya tradisi Malam Selawe merupakan puncak kegiatan ibadah yang dilakukan Sunan Giri beserta para santrinya yang dipusatkan di Masjid Jamik Sunan Giri sebelum kepulangan para santri menuju kampung halaman untuk lebaran. Tak hanya itu santri yang tidak menetap di Giri yang berada di daerah sekitar banyak yang bersilaturahmi sekaligus beribadah di Masjid Jamik Sunan Giri untuk berburu keberkahan Lailatul Qadar. 
Tradisi ini terus berlangsung hingga wafatnya Sunan Giri dengan tujuan memperbanyak ibadah di bulan Ramadhan, tak hanya itu para santri dan masyarakat juga menyempatkan diri berziarah ke makam Sunan Giri.
Banyaknya peziarah dimanfatkan ratusan PKL mengais rezeki di sepanjang jalan Sunan Giri hingga jalan Sunan Prapen. Mereka berjualan pakaian, makanan, minuman, jajanan khas Giri, jajanan khas Gresik, aksesoris, dan lain-lain. 
Dewasa ini tradisi Malam Selawe ini mulai bergeser menjadi pasar malam di bulan Ramadhan. Selain itu juga dimanfaatkan sebagian generasi muda untuk jalan bersama bermesraan dengan lawan jenis. Suatu hal yang sangat memalukan adalah mereka yang mengunjungi malam selawe tidak dimanfaatkan untuk ibadah akan tetapi melakukan hal-hal yang bertentangan dengan agama. Semoga dengan tulisan menjadi penyadaran kita untuk kembali memaknai Malam Selawe di area Makam Sunan Giri untuk beribadah sekaligus berziarah dengan tujuan utama berburu kemuliaan dan keberkahan Ramadhan. 
Jangan jadikan tradisi Malam Selawe sebagai hinaan terhadap Sunan Giri yang telah bersusah payah menjadikan area Giri sebagai pusat ibadah dan dakwah Islam terlebih ini di bulan Ramadhan akan segala kemuliaan yang dilipatgandakan. Dihimbau dengan sangat untuk memakai busana yang menutup aurat. 
Alternative lain yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Gresik adalah semaraknya masjid yang menyelenggrakan i’tikaf di 10 malam terakhir ramadhan, selain aktivitas sholat malam berjamaah ada masjid juga menyediakan saur gratis bagi para jamaah, sehingga memudahkan untuk konsentrasi mengisi malam ramadhan dengan tilawah dan berdzikir kepada Allah
Adapun masjid yang menyelenggarakan i’tikaf antara lain 
1. Masjid Nurul Jannah jl Ahmad Yani Petrokimia Gresik
2. Masjid At Takwa GKB
3. Masjid UMG Jl Sumatera Gresik
4. Masjid Dukun 
5. Masjid Islamic Center jl Tanjung Wira GKB
6. Masjid … dll
Do’a Malam Lailatul Qadr
Allahumma Innaka ‘Afuwwun, Tuhibbul ‘Afwa, Fa’fu ‘Anna yaa Allah yaa Karim…
Categories
Artikel

Event Juli “Giri Expo dan Wisata Religi 2015”

Banyak cara untuk memeriahkan bulan Ramadhan, salah satunya yang dilakukan remaja di Giri. Berperan serta memeriahkan Ramadhan, remaja di Giri menggelar “Giri Expo” sebagai bentuk menampilkan display kepada masyarakat sekitar dan turut serta meramaikan dan varian kegiatan malam selawe di Giri. Gelaran “Giri Expo” tahun ini merupakan tahun ke-2 pagelaran seni dan festival jajanan. 
Giri Expo akan dilangsungkan di parkiran utama Sunan Giri di jalan Sunan Giri, Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik menurut rencana, Giri Expo nantinya akan dihadiri orang nomor satu dan orang nomor dua di kota Giri. Beliau merupakan bapak Sambari selaku Bupati Gresik serta bapak Qosim selaku Wakil Bupati Gresik. Keduanya akan memberikan sambutan pembukaan acara. Festival yang dilangsungkan setelah Sholat Tarawih ini nantinya akan dihadiri beberapa pejabat publik serta tokoh masyarakat dan akan dimeriahkan oleh berbagai grup Al Banjari serta dimanjakan dengan festival jajanan khas kota Giri dengan paduan indahnya lomba hijab fashion. Tak ketinggalan, acara Giri Expo nantinya akan diisi dengan lomba tartil Al Qur’an. 
Berikut beberapa agenda “Giri Expo” : 
  • Lomba Tartil Al Qur’an (Kamis, 9 Juli 2015) 
  • Sarasehan Bersama (Kamis, 9 Juli 2015) 
  • Lomba Hijab Fashion (Jum’at, 10 Jli 2015) 
  • Jajanan Khas Giri (Kamis – Sabtu, 9 -11 Juli 2015) 
  • Kesenian Al Banjari (Kamis – Sabtu, 9 -11 Juli 2015) 
Anda berminat berpartisipasi? Silahkan hubungi contact person dibawah ini : 
Rima : 085732785249
Irda : 085706104655
Niha : 085706322859 
Namun perlu diingat, Giri Expo merupakan bagian dari rangkaian untuk memeriahkan bulan Ramadhan umumnya, dan Malam Selawe khususnya. Maka jangan sampai meninggalkan tujuan utama di Malam Selawe yakni meningkatkan amal ibadah untuk meraih kemuliaan dan keberkahan Lailatul Qadr yang dulunya oleh santri Sunan Giri dipusatkan di Masjid Jamik Sunan Giri


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Categories
Artikel

Pemuda Juara Gagas “Ramadhan Kinclong”

Gresik – Kegiatan positif dibulan ramadhan diekspresikan oleh Pemuda Juara Foundation, salah satu yayasan yang bergerak dikalangan pelajar ini menggelar acara dengan tema “Ramadhan Kinclong” Minggu 5 Juli 2015 bertempat di Aula ainul yaqin Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik
Acara yang diikuti sekitar seratus pelajar ini cukup antusias bagi peserta, apa lagi dibawakan oleh 2 pembicara kondang antara lain Wawan Saktiawan selaku komikus dan Zubairi selaku motivator spiritual asal Surabaya
Salah satu pesan yang bisa diambil dalam acara yang juga bekerjasama dengan UISI ini bagi para pemuda dan pelajar adalah bisa meminimalisir budaya latah yang sekarang menjadi trend dalam media sosial “saat ini tren latah yang dilakukan muda mudi lebih mengarah kepada hal-hal yang negatif, ini yang harus dikendalikan” ujar Wawan yang juga finalis Stand Up Comedy ini

Perilaku negatif ini juga diharapkan bisa dirubah menjadi hal yang positif dalam bulan ramadhan ini “diharapkan bisa menjadi salah satu poin melatih diri untuk terbiasa untuk menjadi generasi yang bertindak tanduk positif dan tidak lata” singgung oleh Zubairi dalam paparanya


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Categories
Artikel

Karnaval Musik Dinihari di Kota Gresik

Banyak cara unik dilakukan masyarakat untuk membangunkan orang untuk sahur. Bagi sebagian masyarakat, tradisi membangunkan sahur tidak hanya berfungsi sebagai cara untuk membangunkan ibadah sahur namun menjadi hiburan tersendiri yang hanya dapat dirasakan hanya dalam Ramadhan. 

Di Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, terdapat tradisi membangunkan orang sahur atau biasa dikenal dengan istilah lalar sahur. Tradisi dilakukan oleh para remaja dan anak-anak dikampung dengan berkeliling membunyikan benda sederhana menyusuri jalan-jalan desa menjadi sebuah harmoni musik yang indah. 
Tradisi yang dilakukan menjelang waktu imsak ini diramaikan dengan tabuhan alat musik tongklek serta teriakan membangunkan sahur diikuti alat musik sederhana. Layaknya karnaval beragam lagu maupun sholawat mengiringi alunan musik yang terrcipta dari bedug dan kentongan yang dipukul berirama. 
Dalam wawancara yang dilakukan oleh Viva.co.id Samsul, salah seorang warga mengaku, merasa diuntungkan karena bisa bangun lebih awal setelah mendengar bunyi tabuhan musik para patroli sahur.

“Kami tidak terganggu dengan mereka, Justru kami merasa senang anak-anak ini dapat membantu kami bangun lebih awal pada saat menjelang sahur. Lagian ini juga kan sudah tradisi” ujar Samsul. 

Sementara itu Gus Ali, tokoh masyarakat setempat mengatakan tradisi lalar ini sudah berlangsung sejak turun temurun dan merupakan warisan nenek moyang yang perlu dilestarikan.

“Tradisi ini harus dipertahankan oleh warga. Lewat tradisi ini juga bisa membangun silaturahim dengan warga yang lain,” ujar Gus Ali. 

Tradisi membangunkan orang menjelang sahur memang menjadi tradisi rutin di beberapa daerah di Kabupaten Gresik, bahkan sudah menjadi tradisi Nasional dimana tidak lengkap rasanya apabila karnaval musik sederhana khas Ramadhan ini tidak dilangsungkan ketika menjelang Sahur. 
Bahkan dari tradisi musik patrol ini tercetus ide di beberapa pemerintah daerah untuk melaksanakan kontes musik patrol guna meraimakan dan menjaga tradisi khas Ramadhan ini, salah satunya kabupaten Gresik yang telah beberapa tahu terakhir melaksanakan kontes musik patrol di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) beberapa tahun terakhir.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Categories
Artikel

Kisah Inspiratif Hafiz Kecil dari Gresik

Gresik– secara penampilan para hafiz kecil itu memang tak berbeda dengan rekan sepantarannya. Aisyah Yasmin Mumtaz misalnya. Dia masih suka bermanja dan mengikuti kemanapun sang bunda. Saat berbicara dengan orang yang baru dikenal dia juga malu-malu. Namun diusianya yang masih 10 tahun, Aisyah sudah menghafal 30 Juz. Keberhasilan ini didapat setelah hampir 1,5 tahun berpisah dengan keluarganya. Kini bersama keluarganya Aisyah merintis sebuah misi baru.
Sebenarnya minat putri pasangan Uyik Unari dan Muhammad Rusli tersebut terhadap dunia tahfidz sudah muncul lama. Sehingga seorang rekan Uyik bernama Dr Sarmini mengenalkan sebuah metode baru menghafal Qur’an. “metode yang ditawarkan sangat simpel dan cepat” ujar Uyik seperti dikutip dari Harian Jawa Pos Metropolis 28/06/15
Sarmini yang merupakan doktor linguistik yang tinggal di Pondok Cabe Jakarta berencana akan mendirikan lembaga baru untuk mengenalkan metode tersebut “karena baru buka, yang ditawari hanya teman temannya, bisa dibilang anak saya adalah yang pertama” ujar Uyik
Awalnya tawaran itu membuat Uyik dan Rusli bimbang . Maklum untuk mengikuti program tersebut, Aisyah harus tinggal di Jakarta. Otomatis aktifitas sekolahnya di SDIT Al Ibrah ditinggal sementara. Namun pihak sekolah memberikan solusi. Aisyah diberikan kesempatan untuk cuti sekolah dulu “jika program selesai, dia boleh melanjutkan sekolahnya” Kata Rusli

Akhirnya pada awal 2013, Aisyah pergi ke Jakarta . Dia tinggal dilembaga pesantren yang dikelola Sarmini
Meode yang diikuti Aisyah sebenarnya tidak rumit. Setiap malam, bungsu dari lima bersaudara ini diwajibkan membaca minimal dua halaman. “minimal dua halaman itu harus dibaca 10 kali” tutur Aisyah 
Saat pagi dia kembali membaca dua halaman Al Qur’an itu. Siangnya sang bocah diminta setor hafalan kepada pengasuhnya, aktifitas seperti ini dilakukan secara rutin setiap hari
Keberhasilan Aisyah tersebut menjadi inspirasi keluarga Rusli, dengan membuat program camping Al Quran dirumahnya. Melalui program ini Rusli dan keluargnya mengajak sejumlah putra putri koleganya menggelar hafalan Al Quran dirumahnya
dikutip dari : Harian Jawa Pos “Metropolis People” Minggu 28 Juni 2015


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Categories
Artikel

Walisongo Periode Pertama

Pada waktu Sultan Muhammad I yang merupakan pemimpin kusultanan Turki Ottoman, beliau menanyakan perkembangan agama Islam kepada para pedagang dari Gujarat (India). Dari keterangan para pedagang muslim Sultan Muhammad I mendapatkan informasi bahwa di Pulau Jawa ada dua kerajaan Hindu yaitu Majapahit dan Padjajaran. 
Dari keterangan tersebut diketahui diantara para rakyat di Pulau Jawa ada yang beragama Islam tapi hanya terbatas pada keluarga pedagang Timur Tengah dan Gujarat yang menikah dengan penduduk pribumi yang sebelumnya diislamkan terlebih dahulu. Mayoritas komunitas keluarga muslim tersebar di kota-kota pelabuhan seperti Gisik (Gresik), Tuban, Demak, Cirebon, Banten, dan sebagainya. 
Pada akhirnya Sultan Muhammad I mengirim surat kepada para pembesar Islam di Timur Tengah dan Afrika Utara. Dari surat tersebut terdapat permohonan kepada para Ulama yang mempunyai ilmu agama Islam yang sangat tinggi untuk secara ikhlas dikirim ke Pulau Jawa. Maka terkumpulah sembilan ulama berilmu tinggi. 
Pada tahun 808 Hijrah atau 1404 Masehi para ulama itu berangkat ke Pulau Jawa. Mereka adalah : 
1. Syekh Maulana Malik Ibrahim 
Berasal dari Turki, ahli mengatur negara. Berdakwah di Jawa bagian timur, wafat di kota Gresik, Jawa Timur pada tahun 1419 M. Makamnya terletak sekitar 300 meter sebelah selatan Alun-alun Gresik. 
2. Syekh Maulana Ishaq 
Berasal dari Samarqand (dekat Bukhara – Rusia Selatan), ahli pengobatan. Berdakwah di Jawa bagian timur, setelah tugasnya di Jawa selesai Syekh Maulana Ishaq melanjutkan dakwahnya ke Pasai dan wafat disana. Beliau merupakan ayahanda Syekh Maulana Ainul Yaqin (Sunan Giri) 
3. Syekh Maulana Ahmad Jumadil Kubro 
Berasal dari Mesir, Beliau berdakwah di Jawa bagian timur. Makamnya di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Beliau merupakan kakek Sayyid Ali Murtadho “Raden Santri” (Sunan Gisik, Gresik) dan Sayyid Ali Rahmatullah “Raden Rahmat” (Sunan Ampel, Surabaya). 
4. Syekh Maulana Al Maghrobi 
Berasal dari Maghrib (Maroko), Beliau berdakwah di Jawa bagian Tengah. Wafat pada tahun 1465 M. Makamnya di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah. 
5. Syekh Maulana Malik Isroil 
Berasal dari Turki, ahli mengatur negara. Beliau berdakwah di Jawa bagian tengah. wafat tahun 1435 M. Makamnya di Gunung Santri. 
6. Syekh Maulana Ali Akbar 
Berasal dari Persia (Iran), ahli pengobatan. Berdakwah di Jawa bagian barat. Wafat tahun 1435 M. Makamnya di Gunung Santri. 
7. Syekh Maulana Hasanuddin 
Berasal dari Palestina. Berdakwah di Jawa bagian barat. Wafat tahun 1462 M. Makamnya di samping Masjid Banten lama. 
8. Syekh Maulana Aliyuddin
Berasal dari Palestina. Berdakwah di Jawa bagian barat. Wafat tahun 1462 M. Makamnya di samping Masjid Banten lama. 
9. Syekh Subakir 
Berasal dari Persia, ahli ekologi Islam. Beliau berdakwah keliling, setelah tugasnya selesai beliau kembali dan melanjutkan dakwah di Persia. Pada tahun 1462 M dan wafat disana 
Perlu diketahui bahwa anggota Wali Songo mengajarkan Islam Ahlussunah wal Jama’ah sesuai pesan Rasulullah SAW dalam sebuah hadistnya. Disini negeri Persia (Iran) masih dalam naungan Islam Ahlussunah wal Jama’ah. 
bersambung…


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Categories
Artikel

Serba-Serbi Menyambut Bulan Ramadhan Di Gresik

Ada banyak cara untuk memeriahkan dan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, salah satunya dengan parade lomba musik patrol sahur. Hari ini (16/6) MUI Gresik bekerjasama dengan asosiasi yatim menggelar aksi menyambut bulan Ramadhan dengan parase lomba musik patrol sahur. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB diawali dengan start di Alun-alun kota Gresik. Terlihat beberapa spanduk mengenai kampanye menyambut datangnya bulan suci Ramadhan beserta kostum yang sangat menarik. 


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tak hanya itu, dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan pemerintah Gresik mengeluarkan edaran berisi peraturan tentang keharusan mengenakan busana muslim bagi pramuniaga tak terkecuali penjaga counter, toko, mall, warung, rumah makan, dan sebagainya di seluruh wilayah kabupaten Gresik. Langkah berani ini juga diikuti keluarnya edaran nomor 451/109/437.13/2015nuntuk menghimbau dengan keras pengelolah restoran, rumah makan, maupun warung untuk tidak buka di siang hari 

Menyambut datangnya Ramadhan juga dimanfaatkan mayoritas masyarakat muslim untuk menziarahi dan membersihkan makam para leluhur maupun kerabat dekat. Terpantau setiap tahunnya akan terjadi kepadatan lalu lintas di beberapa titik pemakaman Islam salah satunya di pemakaman Islam Tlogopojok di jalan Gubernur Suryo. Tradisi ini menjadi keberkahan tersendiri bagi penduduk sekitar untuk mengais rizky dengan menjual beberapa keperluan untuk pembersihan makam maupun kuliner. Tradisi ini biasa disebut dengan istilah Padusan. 
Selain itu di bukit Condrodipo, Giri juga akan dilaksanakan Rukyatul hilal untuk melihat bulan baru sebagai pertanda pergantian bulan dengan syarat batas minimum melebihi 2o. Pelaksanaan ini rutin dilaksanakan setiap tahun untuk menentukan awal Ramadhan dan awal Syawal. Hasil Rukyatul hilal yang dilakukan oleh berbagai ormas Islam yang dikomandoi Lajnah Falakiyyah Nahdhatul Ulama (LF NU) ini nantinya akan diinformasikan kepada Kementrian Agama RI yang nantinya akan dibahas pada sidang Isbat penentuan awal Ramadhan. Untuk penentuan awal Ramadhan dan akhir Ramadhan tunggu hasil sidang Isbat Kementrian Agama RI sebagai lembaga resmi yang berhak menetukan datangnya atau berakhirnya bulan Ramadhan. Selamat Menyambut bulan suci Ramadhan.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});