INIGRESIK.COM – Gresik siap mencatat sejarah sebagai kabupaten pertama di Jawa Timur yang menerapkan sistem ijazah elektronik (e-ijazah) untuk lulusan SMP negeri maupun swasta pada tahun ajaran 2024/2025.
Program ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik. Sebagai langkah awal, Diskominfo telah membantu membuatkan akun email dan tanda tangan elektronik (TTE) untuk para kepala sekolah.
Pelaksana tugas Kepala Diskominfo Gresik, Johar Gunawan, mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh digitalisasi ini dengan menyediakan semua kebutuhan teknis.
“Kami juga melakukan sosialisasi kepada operator sekolah tentang cara memverifikasi keaslian ijazah digital dan bagaimana menyimpannya dengan aman. Tanda tangan elektronik ini membuat proses lebih cepat, efisien, bisa dilakukan dari mana saja, dan ramah lingkungan,” jelas Johar, Kamis (5/6/2025).
Johar menambahkan, Diskominfo juga memberikan edukasi pentingnya menyimpan ijazah digital dengan baik. Hal ini untuk mengantisipasi jika ijazah fisik hilang akibat bencana.
“Dengan e-ijazah, siswa tetap punya salinan resmi yang sah. Selain itu, tidak akan ada lagi kasus penahanan ijazah,” tambahnya.
Saat ini, ada 125 SMP di Gresik yang siap menerapkan sistem ini, yang terdiri dari 35 SMP negeri dan 90 SMP swasta.

