INIGRESIK.COM – Pelatihan Ecoprint digelar di kantor Komunitas Wirausaha Muslim atau KWM, tepatnya di Ruko Multisarana Plaza A61 pada Rabu 19 Januari 2022. Acara worksohp tersebut diikuti sekitar 18 peserta.
Kegiatan dibuka oleh ketua KWM, Evva Yerry Mahmudah, “pelatihan ini adalah pembuka dari pelatihan-pelatihan lainnya selama 2022, tujuannya agar anggota dan masyarakat umum bisa tahu ilmu lain dan meningkatkan manfaat ekonomi keluarga, kita batasi 20 orang karena pandemik” ujar evva Yerry Mahmudah.
Antusias peserta pelatihan terlihat sedari awal saat mentor memberikan informasi tentang ecoprint yang bisa dipelajari dan memiliki nilai jual tinggi.
BACA JUGA
- Tren Remote Work Melejit, Talenta IT Gresik Didorong Tembus Pasar Global dan Kuasai AI
- 638 Kasus Kesehatan Mental di Gresik Sepanjang 2025, Dinas KBPPA Sediakan Konsultasi Psikologi Gratis
- Dari Dukun ke 110.000 Subscriber, Bangga Petani Muda Raup 1,5 Juta Views dan Kembangkan Melon Hidroponik 70 Hari Panen
- 38 Persen Warga Akses Informasi dari Medsos, Kominfo Gresik Soroti Tantangan Hoaks di Hari Pers Nasional 2026
- Didik Anak Raih Perak Olimpiade Matematik Internasional Singapura, Metode Ayah dari Gresik Ini Jadi Sorotan
Mentor mengenalkan beberapa jenis daun dan proses pembuatan ecorprint. Karena peserta masih awam sehingga diajarakan cara basic yakni di fonding (ditumbuk/dipukul), cara tehnik fonding adalah daun yang sudah dicelup dalam air tawas dimasukkan dalam media (tote bag) dan dilapisi plastik kemudian dipukul-pukul dengan ulegan, proses ini harus dilakukan dengan hati2 agar media tidak sobek.
Setelah proses memukul, media yg sudah dilapisi plastik digulung dan diikat dengan kecang menggunakan rafia dan setelah itu dikukus selama 1 jam.
Meski prosesnya cukup rumit namun saat melihat hasil karyanya para peserta merasa puas dan berharap ada kegiatan lanjutan dengan media yang lebih besar.

