INIGRESIK.COM – Kasus pencurian dengan modus ganjal ATM kembali memakan korban. Kali ini, seorang perempuan paruh baya asal Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Manyar, kehilangan tabungan senilai Rp 145 juta secara misterius setelah mengalami kejadian mencurigakan saat bertransaksi di mesin ATM.
Korban bernama Mimin Indah Rindayani (51), awalnya hendak menyetor uang tunai melalui mesin ATM BCA yang berada di minimarket Alfamidi, Jalan Jawa, Perum GKB, Gresik, pada Sabtu (22/6/2025). Namun saat mencoba memasukkan kartu, kartu ATM miliknya tidak bisa masuk ke dalam mesin.
Dalam kondisi bingung, Mimin kemudian dihampiri oleh orang tak dikenal yang mengaku ingin membantu. Pelaku lalu meminta korban untuk menempelkan kartu ATM-nya ke alat yang menyerupai mesin top-up elektronik.
“Mungkin karena panik dan bingung, korban menuruti permintaan orang itu,” kata sumber internal dari kepolisian kepada wartawan.
Setelah “membantu”, orang tersebut segera pergi meninggalkan lokasi. Namun, saat korban mencoba kembali menggunakan kartu ATM-nya, mesin menolak kartu tersebut. Korban pun segera menuju ke kantor cabang BCA terdekat di Jalan Kalimantan, Manyar, dan mendapati bahwa saldo rekeningnya sudah terkuras habis hingga Rp 145 juta.
Polisi Selidiki, Dugaan Jaringan Lintas Kota
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu membenarkan laporan tersebut dan menyebutkan bahwa pelaku menggunakan modus klasik ganjal ATM yang telah sering terjadi di berbagai daerah.
“Kami duga ini adalah jaringan terorganisir dan pelakunya lebih dari satu orang. Tim Resmob sudah diterjunkan untuk mengejar,” ujarnya.
Kasus ini juga memperkuat dugaan bahwa kelompok pelaku memanfaatkan kelengahan korban, terutama lansia, yang kerap bertransaksi sendirian di ATM.
Imbauan Kepada Warga
Kapolres Gresik mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama warga lansia yang hendak menyetor atau menarik uang dalam jumlah besar. Jika memungkinkan, lakukan transaksi bersama anggota keluarga atau petugas keamanan.
“Kami harap warga tidak panik jika terjadi kendala saat menggunakan mesin ATM. Jangan mudah percaya kepada orang asing yang tiba-tiba menawarkan bantuan. Segera hubungi pihak bank atau petugas keamanan terdekat,” pesan AKBP Rovan.
Sumber Detik | Diolah | Gambar AI

