Close Menu
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Kuliner Gresik
  • Wisata Gresik
  • Daftar Isi
    • Bibliography
    • Boso Gresikan
    • Budaya Gresik
  • Profil Media
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
    • ABSEN
      • TIMER
      • SERTIFIKAT
  • PESAN

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

TMMD ke-128 Gresik Resmi Dibuka 22 April 2026, Libatkan Ratusan Personel untuk Percepat Pembangunan Desa

April 23, 2026

2 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik Lolos UGM 2026, Ini Strategi Rafa dan Khansa Tembus Kampus Top Nasional

April 22, 2026

Pemuda Gresik Raih Medali Emas hingga Sukses di Dunia Digital, Ini Kisah Muhammad Taufik Rahman Bangun Karier dari Nol

April 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • TMMD ke-128 Gresik Resmi Dibuka 22 April 2026, Libatkan Ratusan Personel untuk Percepat Pembangunan Desa
  • 2 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik Lolos UGM 2026, Ini Strategi Rafa dan Khansa Tembus Kampus Top Nasional
  • Pemuda Gresik Raih Medali Emas hingga Sukses di Dunia Digital, Ini Kisah Muhammad Taufik Rahman Bangun Karier dari Nol
  • Bupati Gresik Terima Kunjungan Bupati Lamongan di TPA Ngipik, Perkuat Kolaborasi Wujudkan PSEL
  • Gebyar Perizinan Gresik 2026 Dimulai! Urus NIB, Halal, hingga SPP-IRT Kini Bisa Dekat Rumah di 16 Kecamatan
  • 5 Aktivitas Favorit di Alun-Alun Gresik, Destinasi Publik Ramai dari Pagi hingga Malam
  • Keluhan Warga Direspons, Dinas PUPR Gresik Terjunkan Tim Tinjau Jalan Rusak Hulaan–Randupadangan
  • Bungah Hat-trick Juara MTQ ke-32 Gresik 2026, Dominasi Sejumlah Cabang Lomba
Facebook X (Twitter) Instagram
inigresik.cominigresik.com
  • Home
  • Berita
  • Artikel

    TMMD ke-128 Gresik Resmi Dibuka 22 April 2026, Libatkan Ratusan Personel untuk Percepat Pembangunan Desa

    April 23, 2026

    2 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik Lolos UGM 2026, Ini Strategi Rafa dan Khansa Tembus Kampus Top Nasional

    April 22, 2026

    Pemuda Gresik Raih Medali Emas hingga Sukses di Dunia Digital, Ini Kisah Muhammad Taufik Rahman Bangun Karier dari Nol

    April 22, 2026

    5 Aktivitas Favorit di Alun-Alun Gresik, Destinasi Publik Ramai dari Pagi hingga Malam

    April 21, 2026

    Bungah Hat-trick Juara MTQ ke-32 Gresik 2026, Dominasi Sejumlah Cabang Lomba

    April 19, 2026
  • Kuliner Gresik

    Dimsum Mentai: Perpaduan Lezat Oriental dan Jepang yang Bikin Nagih!

    November 29, 2025

    Gulai Ubus, Kuliner Langka Khas Gresik yang Terinspirasi dari Masakan Arab

    Oktober 31, 2025

    Menikmati Soto Terenak di Gresik: Sensasi Kuliner yang Wajib Dicoba

    Februari 14, 2025

    10 Kuliner Khas Gresik yang Wajib Dicoba, Dijamin Lezat!

    Februari 13, 2025

    Bongko Kopyor: Takjil Legendaris Khas Gresik di Bulan Ramadan

    Januari 28, 2025
  • Wisata Gresik

    Wagos Masuk Kandidat Penghargaan Nasional: Wisata Gresik Terbaru Ini Gaet 485 Ribu Pengunjung dan Rp694 Juta Pendapatan

    Juni 19, 2025

    10 Tempat Wisata Hits Gresik 2025: Destinasi Kekinian yang Wajib Dikunjungi

    Juni 17, 2025

    Wisata Baru di Gresik 2025: Destinasi Menarik yang Wajib Dikunjungi

    April 1, 2025

    Telaga Ngipik: Wisata Alam Eks Tambang yang Menyuguhkan Keindahan di Gresik

    Januari 28, 2025

    Rekomendasi Wisata Edukasi Lontar Sewu Gresik

    Januari 14, 2025
  • Daftar Isi
    • Bibliography
    • Boso Gresikan
    • Budaya Gresik
  • Profil Media
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
    • ABSEN
      • TIMER
      • SERTIFIKAT
  • PESAN
inigresik.cominigresik.com
Home » Pak Noed: Kisah Generasi Ketiga Merawat Kampung Kemasan Hingga Kini
Artikel

Pak Noed: Kisah Generasi Ketiga Merawat Kampung Kemasan Hingga Kini

By November 10, 2021Updated:November 10, 2021Tidak ada komentar
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
Sejarah dan Profil Lengkap Kampung Kemasan Gresik
Sejarah dan Profil Lengkap Kampung Kemasan Gresik
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

INIGRESIK.COM – Gresik, tepatnya di Kampung Kemasan memang serasa lorong waktu yang membawa pengunjung ke era puluhan tahun silam. Bangunan-bangunan kuno berjejer di kiri-kanan gang perkampungan. Gaya arsitekturnya unik. Lain daripada
yang lain. Rasanya, bangunan itu seolah diabadikan oleh waktu.

Setidaknya ada empat coak yang melekat pada bangunan-bangunan tersebut. Yakni, Jawa, Arab, Tiongkok, dan Belanda. Bata berwarna merah marun mendominasi pagar dan tembok di bagian depan. ’’Ini menggambarkan akulturasi (percampuran) budaya yang terjadi saat itu,” kata Oemar Zaenuddin Seperti dikutip dari harian cetak Jawa Pos, Minggu (31/8).  

Sebagai ’’penjaga” Kampung Kemasan, Pak Nud –sapaan karib Oemar Zaenuddin– sangat familier di lingkungan itu. Maklum, lelaki 74 tahun tersebut termasuk bagian dari keluarga besar Haji Djaenuddin. Mulai 1894, keluarga Haji Djaenuddin menjadi konglomerat di Gresik karena bisnisnya dalam pabrik pengolahan kulit. Pabrik itu terletak di Jalan
Stasiun (kini Jalan KH Kholil).  

BACA JUGA

  • TMMD ke-128 Gresik Resmi Dibuka 22 April 2026, Libatkan Ratusan Personel untuk Percepat Pembangunan Desa
  • 2 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik Lolos UGM 2026, Ini Strategi Rafa dan Khansa Tembus Kampus Top Nasional
  • Pemuda Gresik Raih Medali Emas hingga Sukses di Dunia Digital, Ini Kisah Muhammad Taufik Rahman Bangun Karier dari Nol
  • Bupati Gresik Terima Kunjungan Bupati Lamongan di TPA Ngipik, Perkuat Kolaborasi Wujudkan PSEL
  • Gebyar Perizinan Gresik 2026 Dimulai! Urus NIB, Halal, hingga SPP-IRT Kini Bisa Dekat Rumah di 16 Kecamatan

’’Saya adalah generasi ketiga. Jadi, saya merasa bertanggung jawab untuk memeliharanya,” ujar pria berkacamata tersebut.   Pak Nud mengatakan, Haji Djaenuddin kali pertama membangun rumah dua lantai di kampung itu sekitar 1890. Seiring kejayaan pabriknya, Haji Djaenuddin terus membangun.

Di Kampung Kemasan, ada enam rumah yang dibangun. Semuanya memiliki motif arsitektur yang serupa. Yaitu,
kombinasi Arab, Tiongkok, Jawa, dan Belanda.   Namun, di luar Kampung Kemasan, ada sekitar 16 unit rumah yang
tersebar di kawasan Gresik kota tua. ’’Banyak yang sudah beralih tangan. Sebab, banyak yang dijual,” tuturnya. Corak Belanda terlihat pada pilar-pilar jendelanya yang lebar dan panjang.

Di atas jendela, selalu ada hiasan bermotif bunga yang melengkung. Sedangkan lantai keramiknya dibuat dengan warna mencolok khas Tiongkok. Kesan Arab terlihat pada dinding yang dibuat melengkung seperti pada masjid.   Ciri lain, setiap rumah juga selalu memiliki lorong di bagian samping. Lorong tersebut menjadi penyambung antara rumah satu dan rumah
lain. Itu dimaksudkan agar tali persaudaraan antarkeluarga sedarah tetap terjalin kuat. ’’Saya merawat rumah seperti momong cucu.

Memang harus telaten,” kelakar kakek 12 cucu tersebut lalu terkekeh. Mengapa disebut Kampung Kemasan? Oemar mengisahkan bahwa kampung itu kali pertama dihuni seorang perajin emas asal Tiongkok. Dia bernama Bak
Lie Ong. Sejak 1850, Bak Lie Ong membangun rumah di kawasan itu.

Namun, karena termakan usia, kini bangunan tersebut rapuh dan ditumbuhi ilalang di atapnya. ’’Nah, itulah sebabnya kampung ini disebut Kampung Kemasan,” tuturnya.   Oemar Zainuddin memang sosok yang bertanggung jawab dengan
peninggalan leluhurnya. Selain menjadi ’’penjaga” keaslian Kampung Kemasan, kakek 12 cucu itu masih setiap menyimpan peninggalan lain.

Yaitu, dokumen lawas berupa surat dagang milik Haji Djaenuddin.Jumlahnya sampai 500 lembar. Hingga kini, lembaran surat itu masih tersimpan rapi dalam amplop-amplop lengkap dengan prangkonya. Dokumen tersebut asli tulisan tangan Djaenuddin yang ditujukan kepada rekan-rekan bisnis di berbagai Pulau Jawa.  

Keberadaan surat itu membuat seorang kolektor asing kepincut. Pada 2011 Pak Nud ditawari seorang kolektor asal Prancis. Harganya pun sangat fantastis, yakni Rp 1,5 miliar. Namun, lelaki berkacamata itu mengaku tidak tergiur untuk menjualnya.   Selain Pak Nud, ada nama lain, yaitu Syamsuddin Noer. Syamsuddin adalah keturunan ketiga dari Haji Djaelan, kakak kandung Haji Djaenuddin.  

Peninggalan Haji Djaelan yang mengundang decak kagum adalah rumah bernama Gajah Mungkur. Rumah itu berjarak sekitar 400 meter dari Kampung Kemasan. ’’Dulu kakek (Haji Djaelan, Red) juga pengusaha. Dia pernah tinggal lama di Solo,” tutur Syamsuddin yang memiliki 14 cucu tersebut.

Arsitektur Gajah Mungkur dibuat sendiri oleh Haji Djaelan. Ide bangunannya muncul karena yang bersangkutan memiliki pergaulan luas di berbagai kota.

Konon, pada 1926, Pakubuwono X, raja Keraton Solo, datang ke Gresik. Raja Solo ke-10 itu pun terkagum-kagum. Dia meminta dibuatkan satu bangunan yang sama dengan Gajah Mungkur. Hingga kini, perwujudan bangunan yang sama bisa ditemukan di Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo.’’Mereka memang sahabat karib. Sampai-sampai kakek saya diberi satu
selir oleh Pakubuwono X,” tutur pria 78 tahun itu.

Gresik Kota Lama memang menyimpan banyak bangunan kuno yang masuk cagar budaya. Berdasar data yang dihimpun dari dinas pekerjaan umum (PU), terdapat 370 bangunan kuno. Namun, hanya 124 bangunan yang masih layak. Selebihnya, banyak bangunan yang rusak karena usia. Pihaknya berharap Pemkab Gresik berperan aktif melindungi bangunan-bangunan kuno.
’’Tentu kami sangat prihatin. Ini adalah aset Gresik yang harus dirawat pemerintah,” kata alumnus Pondok Modern Gontor itu.

Sebab, hanya gedung-gedung itulah yang berfungsi sebagai jendela waktu dalam menengok masa lalu kota santri tersebut

sumber : http://www.jawapos.com/baca/artikel/6529/Merawat-Rumah-Kuno-seperti-Momong-Cucu |Umar Wirahadi

Budaya Gresik gresik Kemasan Pak Noed Sejarah Gresik
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

Related Posts

TMMD ke-128 Gresik Resmi Dibuka 22 April 2026, Libatkan Ratusan Personel untuk Percepat Pembangunan Desa

April 23, 2026

2 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik Lolos UGM 2026, Ini Strategi Rafa dan Khansa Tembus Kampus Top Nasional

April 22, 2026

Pemuda Gresik Raih Medali Emas hingga Sukses di Dunia Digital, Ini Kisah Muhammad Taufik Rahman Bangun Karier dari Nol

April 22, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Postingan Terbaru
  • TMMD ke-128 Gresik Resmi Dibuka 22 April 2026, Libatkan Ratusan Personel untuk Percepat Pembangunan Desa
  • 2 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik Lolos UGM 2026, Ini Strategi Rafa dan Khansa Tembus Kampus Top Nasional
  • Pemuda Gresik Raih Medali Emas hingga Sukses di Dunia Digital, Ini Kisah Muhammad Taufik Rahman Bangun Karier dari Nol
  • Bupati Gresik Terima Kunjungan Bupati Lamongan di TPA Ngipik, Perkuat Kolaborasi Wujudkan PSEL
  • Gebyar Perizinan Gresik 2026 Dimulai! Urus NIB, Halal, hingga SPP-IRT Kini Bisa Dekat Rumah di 16 Kecamatan
  • 5 Aktivitas Favorit di Alun-Alun Gresik, Destinasi Publik Ramai dari Pagi hingga Malam
  • Keluhan Warga Direspons, Dinas PUPR Gresik Terjunkan Tim Tinjau Jalan Rusak Hulaan–Randupadangan
  • Bungah Hat-trick Juara MTQ ke-32 Gresik 2026, Dominasi Sejumlah Cabang Lomba
  • Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, 12 Kecamatan Gresik Terancam Kekeringan, Bupati Yani Minta Gerak Cepat
RSS Berita
  • Jogging Track Stadion Gelora Joko Samudro Gresik Ambles Akibat Longsor, BPBD Pasang Garis Pembatas Januari 3, 2026
  • MUSDA MUI Kebomas, Kiai Rofiq Tekankan Pentingnya Kolaborasi Tua dan Muda dalam Organisasi Oktober 30, 2025
  • Perkuat Sinergi Desa dan Polisi, Kapolres Gresik Luncurkan “Lapor Cak Roma” untuk Wujudkan Gresik Aman dan Kondusif Oktober 11, 2025
  • Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan September 30, 2025
  • Film Komunitas Gresik Tembus Australia Barat, Gemintang dan Salah Melihat Jalan Surga Diputar di IWAFF 2025 September 30, 2025
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • Telegram
  • Pinterest
Don't Miss
Artikel

TMMD ke-128 Gresik Resmi Dibuka 22 April 2026, Libatkan Ratusan Personel untuk Percepat Pembangunan Desa

By Nanim MaulidiyyahApril 23, 2026

INIGRESIK – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di…

2 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik Lolos UGM 2026, Ini Strategi Rafa dan Khansa Tembus Kampus Top Nasional

April 22, 2026

Pemuda Gresik Raih Medali Emas hingga Sukses di Dunia Digital, Ini Kisah Muhammad Taufik Rahman Bangun Karier dari Nol

April 22, 2026

Bupati Gresik Terima Kunjungan Bupati Lamongan di TPA Ngipik, Perkuat Kolaborasi Wujudkan PSEL

April 21, 2026
Tentang Kami
Tentang Kami

iniGresik bertekad menjadi media yang suportif, explore potensi dan segala pernak pernik Gresik sebagai kota santri. Mulai wisata kuliner, budaya, industri, sampai kabar & lowongan terintegrasi dalam @inigresik

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp Telegram
Berita

TMMD ke-128 Gresik Resmi Dibuka 22 April 2026, Libatkan Ratusan Personel untuk Percepat Pembangunan Desa

April 23, 2026

2 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik Lolos UGM 2026, Ini Strategi Rafa dan Khansa Tembus Kampus Top Nasional

April 22, 2026

Pemuda Gresik Raih Medali Emas hingga Sukses di Dunia Digital, Ini Kisah Muhammad Taufik Rahman Bangun Karier dari Nol

April 22, 2026
New Comments
  • Danil Setiawan pada Kelompok 15 KKN Universitas Gresik Bersama MI Al Khoiriyah Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional dengan Beragam Lomba Kreatif
  • Amelia pada Kelompok 15 KKN Universitas Gresik Bersama MI Al Khoiriyah Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional dengan Beragam Lomba Kreatif
  • Eriko Fahmi pada Belajar Bahasa Isyarat di Tengah Festival Nasi Krawu: Komunitas RASA Gresik Hadirkan Ruang Inklusif untuk Teman Tuli
  • Riz f pada Buruan, Dinas Tenaga Kerja Gresik Buka Pelatihan Operator Forklift GRATIS, Ini Syaratnya!
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
  • Redaksi
  • Profil Media
  • Logo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Daftar Isi
    • Boso Gresik’an
  • Karir
  • Tentang Kami

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.