INIGRESIK.COM – Akses pendidikan di Kabupaten Gresik terus menunjukkan perkembangan menggembirakan. Berdasarkan infografis capaian APK (Angka Partisipasi Kasar) dan APM (Angka Partisipasi Murni) sepanjang 2021–2025, tren partisipasi sekolah dari jenjang PAUD, SD hingga SMP terus meningkat. Hal ini menegaskan bahwa semakin banyak anak di Gresik yang memperoleh hak pendidikan sesuai kelompok usianya.
Pada jenjang PAUD, partisipasi pendidikan terus bergerak naik. Tren APK dan APM memperlihatkan perbaikan dari tahun ke tahun, menandakan bertambahnya jumlah anak usia 3–6 tahun yang mengikuti pendidikan dini. Data tahun 2024 mencatat APM PAUD mencapai 79,32%, sementara APK PAUD berada di angka 83,79%.
BACA JUGA: Pemkab Gresik Perkuat Kesiapan Penegak Hukum Hadapi KUHP Baru, Ratusan Praktisi Hadir Bahas Pembaruan Sistem Pidana
Kemajuan signifikan juga terlihat pada pendidikan dasar. Pada jenjang SD, partisipasi siswa meningkat stabil. Tahun 2024 mencapai APM 97,10% dan APK 102,59%, menunjukkan bahwa sebagian siswa yang bersekolah berada di luar kelompok usia ideal, namun tetap menggambarkan tingginya minat bersekolah.
Untuk jenjang SMP, data juga menampilkan tren positif. Tahun 2024, APM SMP berada di angka 78,12%, sedangkan APK mencapai 94,12%, menandakan semakin kuatnya transisi dari pendidikan dasar ke menengah pertama.
Secara keseluruhan, grafik APK–APM 2021–2025 menunjukkan pola yang cenderung naik, baik pada PAUD, SD maupun SMP. Artinya, akses pendidikan di Gresik semakin merata dan menjangkau lebih banyak anak. Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan agar sejalan dengan meningkatnya partisipasi siswa.
Peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa program-program Pemkab Gresik dalam pemerataan pendidikan berjalan efektif. Dengan semakin tingginya partisipasi sekolah, diharapkan kualitas sumber daya manusia Gresik terus meningkat dan menjadi fondasi penting untuk pembangunan jangka panjang.

